alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Wahid Jadi Kepala Kemenag Madiun

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Mutasi pejabat di lingkup Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro dilakukan kemarin (26/1). Abdul Wahid sebelumnya menjabat Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Bojonegoro dilantik menjadi Kepala Kemenag Kota Madiun. 

Sementara, jabatan kasi penma kantor Kemenag setempat masih kosong. Abdul Wahid menggantikan Ahmad Munir sebelumnya Kepala Kemenag Kota Madiun yang dipindah menjadi Kepala Kemenag Tuban. 

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Bojonegoro M. Muhlisin Mufa mengatakan, pelantikan Abdul Wahid sebagai Kepala Kemenag Kota Madiun dilakukan di Kantor Wilayah Kemenag Jatim. Sekaligus surat keputusan (SK) pengangkatan diserahkan. “Pelantikan dilakukan di Surabaya,” ungkapnya.

Menurut Muhlisin, pengisian kasi penma akan dilakukan. Namun, harus mangajukan ke Kanwil Kemenag Jatim. Pengisi jabatan tersebut harus sudah melalui asesmen pengawas. Dan sudah terdapat beberapa calon siap diajukan. “Kami mengajukan ke kanwil, nanti kanwil yang menentukan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelebaran Tuntas Akhir Tahun

Muhlisin mengaku meski Kasi Penma sementara kosong, namun tidak akan memengaruhi madrasah. Sebab kegiatan di madrasah tetap berjalan semestinya. (irv)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Mutasi pejabat di lingkup Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro dilakukan kemarin (26/1). Abdul Wahid sebelumnya menjabat Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Bojonegoro dilantik menjadi Kepala Kemenag Kota Madiun. 

Sementara, jabatan kasi penma kantor Kemenag setempat masih kosong. Abdul Wahid menggantikan Ahmad Munir sebelumnya Kepala Kemenag Kota Madiun yang dipindah menjadi Kepala Kemenag Tuban. 

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Bojonegoro M. Muhlisin Mufa mengatakan, pelantikan Abdul Wahid sebagai Kepala Kemenag Kota Madiun dilakukan di Kantor Wilayah Kemenag Jatim. Sekaligus surat keputusan (SK) pengangkatan diserahkan. “Pelantikan dilakukan di Surabaya,” ungkapnya.

Menurut Muhlisin, pengisian kasi penma akan dilakukan. Namun, harus mangajukan ke Kanwil Kemenag Jatim. Pengisi jabatan tersebut harus sudah melalui asesmen pengawas. Dan sudah terdapat beberapa calon siap diajukan. “Kami mengajukan ke kanwil, nanti kanwil yang menentukan,” jelasnya.

Baca Juga :  167 Mahasiswa di Bojonegoro Gagal Terima Beasiswa

Muhlisin mengaku meski Kasi Penma sementara kosong, namun tidak akan memengaruhi madrasah. Sebab kegiatan di madrasah tetap berjalan semestinya. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/