alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Ortu Wadahi Anak Bermain Drum di Rumah

Inspirasi Kamar Disulap Mini Studio Musik

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Alaric Zeroun sedang asyik menggebuk drum dengan keras. Bocah masih duduk di bangku pendidikan anak usia dini (PAUD) itu dan tinggi badannya sekitar 110 meter, ternyata lihai menginjak pedal drum.

 

Tampak percaya diri (pede) memainkan drum di dalam rumah didampingi ayahnya Choi Dadank Jumat sore (24/6). Pemandangan itu cukup unik. Karena alat musik yang jamak ada di rumah biasanya hanya gitar. Tetapi, di rumah Choi justru ada mini studio musik. Bukan untuk komersial, tapi hiburan di dalam rumah bersama sang anak.

 

Choi mengatakan, mulai bikin mini studio musik di dalam rumah sejak 2019 lalu. Latar belakang bapak tiga anak itu memang suka main musik. Kemudian ingin memberikan kegiatan positif bagi anak-anaknya.

 

“Keluhan orang tua masa kini pasti kebingungan melihat anak-anaknya kecanduan main smartphone. Jadi ingin mencarikan hobi atau kegiatan lebih positif. Kalau saya memilih untuk mengenalkan bermusik kepada anak-anak saya,” tutur Choi.

Baca Juga :  Keterlaluan! BPNT untuk Warga Miskin Diduga Diselewengkan

 

Awalnya secara pelan-pelan Choi meracuni anak-anaknya dengan sering memutar berbagai musik kesukaannya. “Kalau musik lebih sering saya putar di rumah berkutat aliran musik progressive rock atau alternative rock,” ujar pria kelahiran 1982 itu. Kemudian, ia manfaatkan salah satu kamar tidur 3×4 meter di rumah menjadi mini studio musik.

 

Choi mengungkapkan, modal untuk menyulap kamar tidur menjadi mini studio musik tidak terlalu mahal. Modalnya sekitar Rp 5 juta. Kemudian, baru nyicil beli alat-alat musiknya. Kebetulan Alan, sapaan akrab Aleric Zeroun selaku anak bungsunya itu awalnya memiliki ketertarikan main musik.

 

“Jadi langsung saya beli drum yang harganya sekitar Rp 7 juta untuk dibuat main si bungsu. Karena ternyata kalau anak masih kecil lebih cepat nangkapnya ketika diajarin,” bebernya.

 

Setelah beli drum, Choi beli gitar dan keyboard. Ternyata anak keduanya tertarik main keyboard dan anak sulungnya suka main gitar.

 

Dinamika ayah mengisi waktu bersama anak dengan bermain musik di rumah juga dijalani Yuli Zedeng. Lelaki tinggal di Jalan dr Soetomo, Bojonegoro, itu bikin mini studio musik di rumah sejak 2008 silam. Justru sebelum punya anak. Karena memang Yuli merupakan seorang musisi.

Baca Juga :  Pemkab Tuban Raih Penghargaan SRA Terbanyak Nasional

 

Bapak dua anak itu membenarkan, bahwa mengajari anak main musik lebih baik ketika masih kecil. “Anak kecil itu cepat memahami ketika diajari main musik,” ucapnya.

 

Modal bikin mini studio musik yang memanfaatkan kamar tidur ukuran 3×3 meter cenderung ekonomis sekitar Rp 5 juta. “Tembok ruangan wajib dibuat kedap suara. Lalu pintunya juga harus dobel. Agar suaranya tidak mengganggu tetangga kiri kanan,” terang guru SMAN 2 Bojonegoro itu.

 

Awalnya, studio bisa diisi dengan alat-alat musik akustik dulu. Nanti bisa menabung dulu, kalau uangnya sudah cukup, baru beli alat musik elektrik, sound system, dan drum set.

 

“Buat beli alat-alat musik harganya relatif, kalau ditotal kemungkinan sekitar Rp 10 juta,” pungkasnya. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Alaric Zeroun sedang asyik menggebuk drum dengan keras. Bocah masih duduk di bangku pendidikan anak usia dini (PAUD) itu dan tinggi badannya sekitar 110 meter, ternyata lihai menginjak pedal drum.

 

Tampak percaya diri (pede) memainkan drum di dalam rumah didampingi ayahnya Choi Dadank Jumat sore (24/6). Pemandangan itu cukup unik. Karena alat musik yang jamak ada di rumah biasanya hanya gitar. Tetapi, di rumah Choi justru ada mini studio musik. Bukan untuk komersial, tapi hiburan di dalam rumah bersama sang anak.

 

Choi mengatakan, mulai bikin mini studio musik di dalam rumah sejak 2019 lalu. Latar belakang bapak tiga anak itu memang suka main musik. Kemudian ingin memberikan kegiatan positif bagi anak-anaknya.

 

“Keluhan orang tua masa kini pasti kebingungan melihat anak-anaknya kecanduan main smartphone. Jadi ingin mencarikan hobi atau kegiatan lebih positif. Kalau saya memilih untuk mengenalkan bermusik kepada anak-anak saya,” tutur Choi.

Baca Juga :  Tuban Zero Pasien Covid

 

Awalnya secara pelan-pelan Choi meracuni anak-anaknya dengan sering memutar berbagai musik kesukaannya. “Kalau musik lebih sering saya putar di rumah berkutat aliran musik progressive rock atau alternative rock,” ujar pria kelahiran 1982 itu. Kemudian, ia manfaatkan salah satu kamar tidur 3×4 meter di rumah menjadi mini studio musik.

 

Choi mengungkapkan, modal untuk menyulap kamar tidur menjadi mini studio musik tidak terlalu mahal. Modalnya sekitar Rp 5 juta. Kemudian, baru nyicil beli alat-alat musiknya. Kebetulan Alan, sapaan akrab Aleric Zeroun selaku anak bungsunya itu awalnya memiliki ketertarikan main musik.

 

“Jadi langsung saya beli drum yang harganya sekitar Rp 7 juta untuk dibuat main si bungsu. Karena ternyata kalau anak masih kecil lebih cepat nangkapnya ketika diajarin,” bebernya.

 

Setelah beli drum, Choi beli gitar dan keyboard. Ternyata anak keduanya tertarik main keyboard dan anak sulungnya suka main gitar.

 

Dinamika ayah mengisi waktu bersama anak dengan bermain musik di rumah juga dijalani Yuli Zedeng. Lelaki tinggal di Jalan dr Soetomo, Bojonegoro, itu bikin mini studio musik di rumah sejak 2008 silam. Justru sebelum punya anak. Karena memang Yuli merupakan seorang musisi.

Baca Juga :  Empat Pasien Covid-19 Sembuh

 

Bapak dua anak itu membenarkan, bahwa mengajari anak main musik lebih baik ketika masih kecil. “Anak kecil itu cepat memahami ketika diajari main musik,” ucapnya.

 

Modal bikin mini studio musik yang memanfaatkan kamar tidur ukuran 3×3 meter cenderung ekonomis sekitar Rp 5 juta. “Tembok ruangan wajib dibuat kedap suara. Lalu pintunya juga harus dobel. Agar suaranya tidak mengganggu tetangga kiri kanan,” terang guru SMAN 2 Bojonegoro itu.

 

Awalnya, studio bisa diisi dengan alat-alat musik akustik dulu. Nanti bisa menabung dulu, kalau uangnya sudah cukup, baru beli alat musik elektrik, sound system, dan drum set.

 

“Buat beli alat-alat musik harganya relatif, kalau ditotal kemungkinan sekitar Rp 10 juta,” pungkasnya. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/