alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Pengentasan Kemiskinan Melalui Transformasi Struktur Ekonomi

Radar Tuban – Sebuah hasil akhir yang baik, tidak terlepas dari perencanaan awal yang baik. Begitu juga dengan pem­bangunan di daerah yang keberhasilannya di­tentukan oleh kualitas perencanaannya. Untuk mengawali proses pembangunan tahun 2022, Kamis kemarin (25/3) dise­leng­garakan Musyawarah Perencanaan Pem­bangunan (Musrenbang). 

Musrenbang mengusung tema Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan Melalui Transformasi Struktur Ekonomi yang Produktif dan Ber­ketahanan dengan Afirmasi Perlindungan So­sial. Dipimpin Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tuban yakni Bupati H. Fathul Huda; Wakil Bupati Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si; ketua DPRD H.M. Miyadi, S.Ag, MM; Kapolres AKBP Ruruh Wicaksono; serta Ko­mandan Kodim 0811 Letkol Inf Viliala Romadhon.

Untuk menaati aturan protokol kesehatan, hanya beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengikuti rapat pembahasan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Rong­golawe lantai 3 Setda Tuban. Sebagian peserta mengikuti melalui video conference. Musrenbang juga disiarkan live melalui streaming Youtube dan bisa diikuti oleh masyarakat. 

Bupati Tuban H. Fathul Huda mengatakan Musrenbang tingkat kabupaten menjadi salah satu tahapan penting dan strategis bagi pembangunan yang berkelanjutan. Sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bahwa perencanaan pembangunan daerah tahunan diwujudkan dalam sebuah dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). 

Bupati dua periode ini mengatakan, fokus pencapaian 2022 menjadi sangat penting dan menentukan dalam upaya menggapai visi dan misi kepala daerah terpilih. Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung akan ber­pengaruh terhadap capaian pembangunan Tuban selama 2021. ‘’Diproyeksikan dampaknya juga akan ma­sih dirasakan hingga 2022,’’ terang dia. 

Pada proses penyusunan rencana pem­bangunan, bupati kelahiran Montong ini me­nekankan yang jadi prinsip dasar adalah money follow the program. Dengan nilai tambah pada efisiensi belanja bersifat rutin untuk selanjutnya alokasi anggaran lebih difokuskan pada peningkatan porsi belanja publik. Ter­masuk salah satunya untuk penanganan dampak pandemi Covid-19. 

Mantan ketua PCNU Tuban ini juga me­nyampaikan apresiasinya terhadap seluruh masyarakat Tuban, jajaran pemerintah, dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Tuban. Dia berterima kasih karena banyak pihak yang konsisten mengawal pelaksanaan pem­bangunan pada periode RPJMD tahun 2016–2021. ‘’Harapan saya, jalinan kerja sama dan koordinasi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus terjaga,’’ harap dia.

Baca Juga :  Proyek Tak Rampung, Kontraktor Diputus Kontrak

Tujuan Musrenbang RKPD Tuban

Dalam laporannya, Plt Kepala Bappeda Tuban Dra. Rini Indrawati mengatakan Mus­renbang kabupaten merupakan forum antar pemangku kepentingan yang bertujuan mem­bahas rancangan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) selama satu tahun ke depan. 

Dalam kesempatan tersebut, Rini mengatakan prinsip dasar dari Musrenbang RKPD adalah membangun komunikasi dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Serta bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat. Artinya pembangunan harus benar-benar dari, oleh, dan untuk masyarakat. 

Pejabat yang juga Kepala BPPKAD Tuban ini menuturkan, beberapa hal yang dibahas dalam Musrenbang diantaranya tentang pembangunan daerah, prioritas pembangunan daerah, dan penyelarasan program. Serta ke­giatan pembangunan daerah dengan usulan dari desa/kelurahan, kecamatan, antar pe­rangkat daerah maupun penyelarasan dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi dan nasional. 

Pelaksanaan kegiatan Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD Tuban 2022 dihadiri peserta rapat secara langsung dan melalui video conference. Peserta yang hadir lang­sung anggota Forkopimda, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pimpinan Perguruan Tinggi, perwakilan perusahaan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, komunitas sosial, dan media. 

Selanjutnya yang mengikuti melalui video conference adalah Pemerintah Provinsi, Camat, dan sejumlah masyarakat. Rini me­nyampaikan mengawali kegiatan Mus­renbang tahun 2021, sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kegiatan di level kecamatan hingga kabupaten.

Melalui Musrenbang, Rini berharap pem­bangunan Tuban bisa lebih terencana dan terstruktur. Sehingga seluruh OPD dan instansi terkait dapat kompak untuk memenuhi target-target Pemkab Tuban selama setahun kedepan. Selanjutnya hasil dari pelaksanaan Musrenbang RKPD ini secara teknis akan dijadikan bahan penyempurnaan terhadap RRKPD 2022. 

Baca Juga :  Aksi Peduli Pramuka Bagikan 7000 Masker dan Penyemprotan Desinfektan

Visi RPJMD Kabupaten Tuban Tahun 2021–2026 akan Diwujudkan Melalui Misi Berikut: 

1. Membangun dan mewujudkan infrastruktur desa dan utilitas kota yang terpadu, partisipatif, efektif, berwawasan lingkungan serta selaras dengan pertumbuhan dan pemerataan sosial, ekonomi, dan budaya. Serta bertumpu pada nilai-nilai agama, budaya, dan kearifan lokal.

2. Meningkatkan pengelolaan dan nilai tambah sektor pertanian secara meluas (pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan), pariwisata perindustrian, perdagangan yang berbasis pemberdayaan dan ekonomi kerakyatan. 

3. Mewujudkan sumber daya manusia berkualitas dan terlatih, menciptakan seluas-luasnya kesempatan berusaha, membangun, dan memantapkan sinergitas daya saing usaha ekonomi lokal dan pengembangan ekonomi kreatif. 

4. Memantapkan tata kelola pemerintah daerah yang baik, profesional, transparan, akuntabel, dan sistem pengawasan yang efektif. 

Tujuan Yang Ingin Dicapai:

1. Meningkatnya Indeks Layak/Nyaman Tinggal

2. Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi

3. Meningkatnya Pendapatan Per Kapita

4. Menurunnya Angka Kemiskinan

5. Meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

6. Meningkatnya Indeks Reformasi Birokrasi (IRB)

SASARAN YANG AKAN DICAPAI ANTARA LAIN :

1. MENINGKATNYA INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP (IKLH)

2. MENURUNNYA INDEKS RISIKO BENCANA

3. MENINGKATNYA INDEKS TOLERANSI / KERUKUNAN HIDUP

4. MENINGKATNYA PERTUMBUHAN PDRB PERTANIAN (MENCAKUP PERKEBUNAN, PETERNAKKAN, DAN PERIKANAN)

5. MENINGKATNYA PERTUMBUHAN PDRB SEKTOR INDUSTRI

6. MENINGKATNYA PERTUMBUHAN PDRB SEKTOR PERDAGANGAN

7. MENURUNNYA INDEKS GINI RATIO

8. MENURUNNYA INDEKS WILLIAMSON (PDRB KECAMATAN)

9. MENURUNNYA TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT)

10. MENINGKATNYA JUMLAH LAPANGAN KERJA TERCIPTA

11. MENINGKATNYA INDEKS KETAHANAN PANGAN

12. MENINGKATNYA TINGKAT PARTISIPASI SEKOLAH

13. MENINGKATNYA ANGKA MELANJUTKAN SEKOLAH

14. MENINGKATNYA ANGKA HARAPAN HIDUP

15. MENINGKATNYA INDEKS PEMBERDAYAAN GENDER DAN PERLINDUNGAN ANAK

16. MENINGKATNYA NILAI SAKIP

17. MENINGKATNYA NILAI OPINI BPK

18. MENINGKATNYA INDEKS SPBE (SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK)

19. MENINGKATNYA INDEKS PROFESIONAL ASN

20. MENINGKATNYA EFEKTIVITAS DAN MATURITAS SISTEM PENGAWASAN

Radar Tuban – Sebuah hasil akhir yang baik, tidak terlepas dari perencanaan awal yang baik. Begitu juga dengan pem­bangunan di daerah yang keberhasilannya di­tentukan oleh kualitas perencanaannya. Untuk mengawali proses pembangunan tahun 2022, Kamis kemarin (25/3) dise­leng­garakan Musyawarah Perencanaan Pem­bangunan (Musrenbang). 

Musrenbang mengusung tema Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan Melalui Transformasi Struktur Ekonomi yang Produktif dan Ber­ketahanan dengan Afirmasi Perlindungan So­sial. Dipimpin Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tuban yakni Bupati H. Fathul Huda; Wakil Bupati Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si; ketua DPRD H.M. Miyadi, S.Ag, MM; Kapolres AKBP Ruruh Wicaksono; serta Ko­mandan Kodim 0811 Letkol Inf Viliala Romadhon.

Untuk menaati aturan protokol kesehatan, hanya beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengikuti rapat pembahasan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Rong­golawe lantai 3 Setda Tuban. Sebagian peserta mengikuti melalui video conference. Musrenbang juga disiarkan live melalui streaming Youtube dan bisa diikuti oleh masyarakat. 

Bupati Tuban H. Fathul Huda mengatakan Musrenbang tingkat kabupaten menjadi salah satu tahapan penting dan strategis bagi pembangunan yang berkelanjutan. Sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bahwa perencanaan pembangunan daerah tahunan diwujudkan dalam sebuah dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). 

Bupati dua periode ini mengatakan, fokus pencapaian 2022 menjadi sangat penting dan menentukan dalam upaya menggapai visi dan misi kepala daerah terpilih. Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung akan ber­pengaruh terhadap capaian pembangunan Tuban selama 2021. ‘’Diproyeksikan dampaknya juga akan ma­sih dirasakan hingga 2022,’’ terang dia. 

Pada proses penyusunan rencana pem­bangunan, bupati kelahiran Montong ini me­nekankan yang jadi prinsip dasar adalah money follow the program. Dengan nilai tambah pada efisiensi belanja bersifat rutin untuk selanjutnya alokasi anggaran lebih difokuskan pada peningkatan porsi belanja publik. Ter­masuk salah satunya untuk penanganan dampak pandemi Covid-19. 

Mantan ketua PCNU Tuban ini juga me­nyampaikan apresiasinya terhadap seluruh masyarakat Tuban, jajaran pemerintah, dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Tuban. Dia berterima kasih karena banyak pihak yang konsisten mengawal pelaksanaan pem­bangunan pada periode RPJMD tahun 2016–2021. ‘’Harapan saya, jalinan kerja sama dan koordinasi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus terjaga,’’ harap dia.

Baca Juga :  Batasi Aktivitas Massa, Bermalam di Tuban Wajib Rapid Test

Tujuan Musrenbang RKPD Tuban

Dalam laporannya, Plt Kepala Bappeda Tuban Dra. Rini Indrawati mengatakan Mus­renbang kabupaten merupakan forum antar pemangku kepentingan yang bertujuan mem­bahas rancangan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) selama satu tahun ke depan. 

Dalam kesempatan tersebut, Rini mengatakan prinsip dasar dari Musrenbang RKPD adalah membangun komunikasi dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Serta bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat. Artinya pembangunan harus benar-benar dari, oleh, dan untuk masyarakat. 

Pejabat yang juga Kepala BPPKAD Tuban ini menuturkan, beberapa hal yang dibahas dalam Musrenbang diantaranya tentang pembangunan daerah, prioritas pembangunan daerah, dan penyelarasan program. Serta ke­giatan pembangunan daerah dengan usulan dari desa/kelurahan, kecamatan, antar pe­rangkat daerah maupun penyelarasan dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi dan nasional. 

Pelaksanaan kegiatan Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD Tuban 2022 dihadiri peserta rapat secara langsung dan melalui video conference. Peserta yang hadir lang­sung anggota Forkopimda, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pimpinan Perguruan Tinggi, perwakilan perusahaan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, komunitas sosial, dan media. 

Selanjutnya yang mengikuti melalui video conference adalah Pemerintah Provinsi, Camat, dan sejumlah masyarakat. Rini me­nyampaikan mengawali kegiatan Mus­renbang tahun 2021, sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kegiatan di level kecamatan hingga kabupaten.

Melalui Musrenbang, Rini berharap pem­bangunan Tuban bisa lebih terencana dan terstruktur. Sehingga seluruh OPD dan instansi terkait dapat kompak untuk memenuhi target-target Pemkab Tuban selama setahun kedepan. Selanjutnya hasil dari pelaksanaan Musrenbang RKPD ini secara teknis akan dijadikan bahan penyempurnaan terhadap RRKPD 2022. 

Baca Juga :  Aksesori Unik dari Limbah Kayu

Visi RPJMD Kabupaten Tuban Tahun 2021–2026 akan Diwujudkan Melalui Misi Berikut: 

1. Membangun dan mewujudkan infrastruktur desa dan utilitas kota yang terpadu, partisipatif, efektif, berwawasan lingkungan serta selaras dengan pertumbuhan dan pemerataan sosial, ekonomi, dan budaya. Serta bertumpu pada nilai-nilai agama, budaya, dan kearifan lokal.

2. Meningkatkan pengelolaan dan nilai tambah sektor pertanian secara meluas (pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan), pariwisata perindustrian, perdagangan yang berbasis pemberdayaan dan ekonomi kerakyatan. 

3. Mewujudkan sumber daya manusia berkualitas dan terlatih, menciptakan seluas-luasnya kesempatan berusaha, membangun, dan memantapkan sinergitas daya saing usaha ekonomi lokal dan pengembangan ekonomi kreatif. 

4. Memantapkan tata kelola pemerintah daerah yang baik, profesional, transparan, akuntabel, dan sistem pengawasan yang efektif. 

Tujuan Yang Ingin Dicapai:

1. Meningkatnya Indeks Layak/Nyaman Tinggal

2. Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi

3. Meningkatnya Pendapatan Per Kapita

4. Menurunnya Angka Kemiskinan

5. Meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

6. Meningkatnya Indeks Reformasi Birokrasi (IRB)

SASARAN YANG AKAN DICAPAI ANTARA LAIN :

1. MENINGKATNYA INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP (IKLH)

2. MENURUNNYA INDEKS RISIKO BENCANA

3. MENINGKATNYA INDEKS TOLERANSI / KERUKUNAN HIDUP

4. MENINGKATNYA PERTUMBUHAN PDRB PERTANIAN (MENCAKUP PERKEBUNAN, PETERNAKKAN, DAN PERIKANAN)

5. MENINGKATNYA PERTUMBUHAN PDRB SEKTOR INDUSTRI

6. MENINGKATNYA PERTUMBUHAN PDRB SEKTOR PERDAGANGAN

7. MENURUNNYA INDEKS GINI RATIO

8. MENURUNNYA INDEKS WILLIAMSON (PDRB KECAMATAN)

9. MENURUNNYA TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT)

10. MENINGKATNYA JUMLAH LAPANGAN KERJA TERCIPTA

11. MENINGKATNYA INDEKS KETAHANAN PANGAN

12. MENINGKATNYA TINGKAT PARTISIPASI SEKOLAH

13. MENINGKATNYA ANGKA MELANJUTKAN SEKOLAH

14. MENINGKATNYA ANGKA HARAPAN HIDUP

15. MENINGKATNYA INDEKS PEMBERDAYAAN GENDER DAN PERLINDUNGAN ANAK

16. MENINGKATNYA NILAI SAKIP

17. MENINGKATNYA NILAI OPINI BPK

18. MENINGKATNYA INDEKS SPBE (SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK)

19. MENINGKATNYA INDEKS PROFESIONAL ASN

20. MENINGKATNYA EFEKTIVITAS DAN MATURITAS SISTEM PENGAWASAN

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/