alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Ada Tiga PR Lalu Lintas

TUBAN, Radar Tuban – Ada tiga pekerjaan rumah (PR) besar untuk membuat lalu lintas (lalin) di Tuban lebih nyaman. Pekerjaan yang belum terselesaikan tersebut yakni tingginya angka kecelakaan, tingginya pelanggar lalin, dan kemacetan panjang yang disebabkan penumpukan kendaraan di sejumlah ruas jalan.

Tugas-tugas itu yang dibedah Satlantas Polres Tuban untuk dievaluasi dan diselesaikan. Salah satunya melalui Operasi Zebra Semeru 2019. Razia pelanggar lalin ini bertujuan untuk meminimalisir pelanggar dari pengendara roda dua dan roda empat. Sebab, pelanggaran lalin menjadi peringkat nomor wahid penyebab kecelakaan lalu lintas di Tuban selama ini.

Baca Juga :  Warna Cerah Dominasi Penjualan HelmĀ 

Kasatlantas Polres Tuban AKP Ricky Tridhama menjelaskan, berdasarkan Anev Ditlantas Polda Jatim, angka kecelakaan di Jawa Timur terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Jumlah laka lantas pada 2018 (hingga Oktober) sebanyak 18.649 kejadian. Sementara pada 2019, 19.416 kasus kecelakaan sudah terjadi. ‘’Sementara ini tercatat kecelakaan di Jawa Timur naik 4,11 persen jika dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Untuk pelanggar lalu lintas, data pelanggaran lalin 2019 turun sebesar 3,67 persen jika dibanding 2018. Mantan Kasatlantas Polres Trenggalek ini mengatakan, permasalahan lain yakni kemacetan di sejumlah ruas jalan. Apalagi saat arus balik lebaran. Dikatakan Ricky, kemacetan salah satunya dipicu dari peningkatan volume kendaraan. ‘’Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas juga masih minim,” ungkapnya.

Baca Juga :  Percikan Air Berkah di Puja Mahabrama

Ricky menambahkan, untuk pengurangan risiko kecelakaan, Forum Lalu Lintas juga sering melakukan sejumlah evaluasi. Termasuk durasi traffic light, rekayasa arus lalu lintas, dan lainnya. Tujuannya agar tiga pekerjaan rumah dari Polda Jatim tersebut bisa segera teratasi.

TUBAN, Radar Tuban – Ada tiga pekerjaan rumah (PR) besar untuk membuat lalu lintas (lalin) di Tuban lebih nyaman. Pekerjaan yang belum terselesaikan tersebut yakni tingginya angka kecelakaan, tingginya pelanggar lalin, dan kemacetan panjang yang disebabkan penumpukan kendaraan di sejumlah ruas jalan.

Tugas-tugas itu yang dibedah Satlantas Polres Tuban untuk dievaluasi dan diselesaikan. Salah satunya melalui Operasi Zebra Semeru 2019. Razia pelanggar lalin ini bertujuan untuk meminimalisir pelanggar dari pengendara roda dua dan roda empat. Sebab, pelanggaran lalin menjadi peringkat nomor wahid penyebab kecelakaan lalu lintas di Tuban selama ini.

Baca Juga :  Dipetakan, Pemicu Kemacetan Jalan Nasional

Kasatlantas Polres Tuban AKP Ricky Tridhama menjelaskan, berdasarkan Anev Ditlantas Polda Jatim, angka kecelakaan di Jawa Timur terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Jumlah laka lantas pada 2018 (hingga Oktober) sebanyak 18.649 kejadian. Sementara pada 2019, 19.416 kasus kecelakaan sudah terjadi. ‘’Sementara ini tercatat kecelakaan di Jawa Timur naik 4,11 persen jika dibanding tahun lalu,” jelasnya.

Untuk pelanggar lalu lintas, data pelanggaran lalin 2019 turun sebesar 3,67 persen jika dibanding 2018. Mantan Kasatlantas Polres Trenggalek ini mengatakan, permasalahan lain yakni kemacetan di sejumlah ruas jalan. Apalagi saat arus balik lebaran. Dikatakan Ricky, kemacetan salah satunya dipicu dari peningkatan volume kendaraan. ‘’Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas juga masih minim,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ombak Besar Jebol Tembok Warga Pesisir

Ricky menambahkan, untuk pengurangan risiko kecelakaan, Forum Lalu Lintas juga sering melakukan sejumlah evaluasi. Termasuk durasi traffic light, rekayasa arus lalu lintas, dan lainnya. Tujuannya agar tiga pekerjaan rumah dari Polda Jatim tersebut bisa segera teratasi.

Artikel Terkait

Most Read

Pertandingkan Tiga Cabor

NAIK DUA PERINGKAT

Permintaan Plasma Kian Membeludak

Tersangka Miliki Sembilan Reseler

Artikel Terbaru


/