alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Tak Ada Penyekatan Mudik, Bakal Rekayasa Lalu Lintas di Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Lebaran tahun ini jelas berbeda dengan dua tahun lalu. Sebab, tahun ini sudah tidak diberlakukan penyekatan di perbatasan. Jadi, besar kemungkin arus mudik maupun arus balik bakal membludak. Karena itu, Satlantas Polres Bojonegoro telah menyiapkan simulasi pengalihan dan rekayasa lalu lintas (lalin).

 

Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Rizal Nugra Wijaya mengatakan, bahwa simulasi dilakukan untuk mengetahui cara bertindak (CB) di lapangan apabila terjadi kepadatan arus mudik maupun arus balik pada Hari Raya IDUL FITRI 1443 Hijriah di wilayah perbatasan timur yakni Baureno, dan perbatasan barat yaitu Padangan.

 

“Simulasi rekayasa lalin kami lakukan bersama-sama personel dishub dan jajaran Polsek Baureno maupun Padangan,” kata Kasatlantas.

Baca Juga :  Harus Libatkan Pekerja Lokal

 

Menurut Rizal, rekayasa lalin di wilayah Kecamatan Baureno apabila terjadi kepadatan arus lalin telah disiapkan jalur alternatif. Yakni, jalur pertigaan PLN Desa Bayeman Baureno-pertigaan Yon Zipur Babat-Gunung Pegat (apabila arah Jombang)-pertigaan Kecamatan Sugio (apabila arah Surabaya).

 

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Padangan, jalur alternatif yang disiapkan yakni perempatan Padangan-Jembatan Kasiman-perempatan Polsek Kasiman-Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS) Cepu-pasar Cepu (arah Cepu Blora).

 

Pihaknya memprediksi animo masyarakat tinggi untuk mudik. “Sehingga kami ingin mengatur perjalanan mudik yang aman dan sehat. Kelancaran, keselamatan, dan disiplin prokes menjadi keharusan,” imbuhnya.

 

Selama di perjalanan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan fokus saat berkendara.

Baca Juga :  Kini, Produk UMKM Masuk Pasar Modern

 

“Apabila ngantuk atau capek lebih baik istirahat sejenak,” tegasnya.

 

Selain itu, Satlantas Polres Bojonegoro bakal memasang rambu-rambu pada kasawasan rawan kecelakaan atau black spot dan penunjuk arah jalur alternatif. Black spot merupakan jalur yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Penetapan jalur black spot wilayah barat yakni di Kecamatan Kalitidu-Padangan dan wilayah timur ialah jalur di Baureno-Balen-Kapas. (bgs/msu)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Lebaran tahun ini jelas berbeda dengan dua tahun lalu. Sebab, tahun ini sudah tidak diberlakukan penyekatan di perbatasan. Jadi, besar kemungkin arus mudik maupun arus balik bakal membludak. Karena itu, Satlantas Polres Bojonegoro telah menyiapkan simulasi pengalihan dan rekayasa lalu lintas (lalin).

 

Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Rizal Nugra Wijaya mengatakan, bahwa simulasi dilakukan untuk mengetahui cara bertindak (CB) di lapangan apabila terjadi kepadatan arus mudik maupun arus balik pada Hari Raya IDUL FITRI 1443 Hijriah di wilayah perbatasan timur yakni Baureno, dan perbatasan barat yaitu Padangan.

 

“Simulasi rekayasa lalin kami lakukan bersama-sama personel dishub dan jajaran Polsek Baureno maupun Padangan,” kata Kasatlantas.

Baca Juga :  1.983 Hektare Sawah di Kanor dan Baureno Terendam Banjir

 

Menurut Rizal, rekayasa lalin di wilayah Kecamatan Baureno apabila terjadi kepadatan arus lalin telah disiapkan jalur alternatif. Yakni, jalur pertigaan PLN Desa Bayeman Baureno-pertigaan Yon Zipur Babat-Gunung Pegat (apabila arah Jombang)-pertigaan Kecamatan Sugio (apabila arah Surabaya).

 

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Padangan, jalur alternatif yang disiapkan yakni perempatan Padangan-Jembatan Kasiman-perempatan Polsek Kasiman-Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS) Cepu-pasar Cepu (arah Cepu Blora).

 

Pihaknya memprediksi animo masyarakat tinggi untuk mudik. “Sehingga kami ingin mengatur perjalanan mudik yang aman dan sehat. Kelancaran, keselamatan, dan disiplin prokes menjadi keharusan,” imbuhnya.

 

Selama di perjalanan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan fokus saat berkendara.

Baca Juga :  Kebutuhan Sembako Diprediksi Naik Lima Persen

 

“Apabila ngantuk atau capek lebih baik istirahat sejenak,” tegasnya.

 

Selain itu, Satlantas Polres Bojonegoro bakal memasang rambu-rambu pada kasawasan rawan kecelakaan atau black spot dan penunjuk arah jalur alternatif. Black spot merupakan jalur yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Penetapan jalur black spot wilayah barat yakni di Kecamatan Kalitidu-Padangan dan wilayah timur ialah jalur di Baureno-Balen-Kapas. (bgs/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/