alexametrics
26.5 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

Lagi, Satu Pasien Covid-19 Meninggal

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro Kenaikan kasus Covid-19 makin tak terbendung. Kurang dari sepekan, dilaporkan sudah ada dua pasien Covid-19 meninggal dunia. Namun, pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro hingga kini belum membeberkan inisial, asal, lalu usia kedua pasien meninggal dunia tersebut.

 

Berdasar data dihimpun Jawa Pos Radar Bojonegoro, laman infocovid19.jatimprov.go.id melaporkan ada penambahan satu pasien meninggal dunia kemarin (24/2). Sebelumnya, jumlah kematian secara kumulatif 626 kasus, sedangkan kemarin naik menjadi 627 kasus. Selain itu, kasus aktif sebelumnya 448 kasus, kemarin naik menjadi 468 kasus.

 

“Kami masih menunggu laporan dari pihak dinkes (dinas kesehatan) terkait inisial, usia, dan asal pasien meninggal dunia tersebut,” tutur Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio.

Baca Juga :  Konsernya Para Musisi Cilik

 

Triguno mengimbau agar masyarakat mengurangi mobilitas di luar rumah. Adapun status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Bojonegoro level tiga. Penerapan protokol kesehatan (prokes) juga jangan sampai terlewatkan.

 

Penyebab status PPKM Bojonegoro level tiga karena syarat capaian vaksinasi dosis kedua belum terpenuhi. Juga tren naiknya kasus sejak awal Februari lalu.

 

Perlu diketahui, kenaikan kasus Covid-19 merata se-Jawa Timur. Wilayah Bojonegoro di peta sebaran Covid-19 masih zona kuning atau risiko rendah. Ada satu wilayah yang sudah zona oranye atau risiko sedang yakni Kota Blitar.

 

Terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad menyampaikan, bahwa setiap hari pihaknya menerjunkan tim patroli motor penegak prokes. Mengingat gelombang ketiga Covid-19 sudah di depan mata. Masyarakat diharapkan tidak boleh lengah dan senantiasa waspada. “Disiplin prokes tidak boleh kendor,” tegasnya. (bgs/rij)

Baca Juga :  Damkar Bojonegoro : Saat Musim Kemarau, Waspada Kebakaran

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro Kenaikan kasus Covid-19 makin tak terbendung. Kurang dari sepekan, dilaporkan sudah ada dua pasien Covid-19 meninggal dunia. Namun, pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro hingga kini belum membeberkan inisial, asal, lalu usia kedua pasien meninggal dunia tersebut.

 

Berdasar data dihimpun Jawa Pos Radar Bojonegoro, laman infocovid19.jatimprov.go.id melaporkan ada penambahan satu pasien meninggal dunia kemarin (24/2). Sebelumnya, jumlah kematian secara kumulatif 626 kasus, sedangkan kemarin naik menjadi 627 kasus. Selain itu, kasus aktif sebelumnya 448 kasus, kemarin naik menjadi 468 kasus.

 

“Kami masih menunggu laporan dari pihak dinkes (dinas kesehatan) terkait inisial, usia, dan asal pasien meninggal dunia tersebut,” tutur Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio.

Baca Juga :  Desa Napis Berpacu Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

 

Triguno mengimbau agar masyarakat mengurangi mobilitas di luar rumah. Adapun status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Bojonegoro level tiga. Penerapan protokol kesehatan (prokes) juga jangan sampai terlewatkan.

 

Penyebab status PPKM Bojonegoro level tiga karena syarat capaian vaksinasi dosis kedua belum terpenuhi. Juga tren naiknya kasus sejak awal Februari lalu.

 

Perlu diketahui, kenaikan kasus Covid-19 merata se-Jawa Timur. Wilayah Bojonegoro di peta sebaran Covid-19 masih zona kuning atau risiko rendah. Ada satu wilayah yang sudah zona oranye atau risiko sedang yakni Kota Blitar.

 

Terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad menyampaikan, bahwa setiap hari pihaknya menerjunkan tim patroli motor penegak prokes. Mengingat gelombang ketiga Covid-19 sudah di depan mata. Masyarakat diharapkan tidak boleh lengah dan senantiasa waspada. “Disiplin prokes tidak boleh kendor,” tegasnya. (bgs/rij)

Baca Juga :  ETLE Belum Berfungsi, Muncul Incar

Artikel Terkait

Most Read

Kreativitas Penentu Persaingan Kafe

Fachrudin Uji Barisan Pertahanan Persibo

765 Santri Ramaikan Qotmil Alquran

Jajaki Investasi Air Bersih

Artikel Terbaru

/