alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Empat Pelamar Kadisdik Gagal

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Empat pelamar lelang jabatan kepala dinas pendidikan (Kadisdik) dinyatakan belum memenuhi syarat kompetisi manajerial. Keempat pelamar terdiri pengawas dan tiga kepala SMP tidak lolos dalam seleksi tahap akhir.
Tidak adanya pelamar lolos seleksi membuat pengisian Kadisdik berpeluang skema mutasi. Namun, menunggu kebijakan dari Bupati Anna Mu’awanah, karena menjadi kewenangan kepala daerah.
Rasmadi salah satu pelamar Kadisdik mengatakan, hasil seleksi sudah keluar. Dan dari keempat pelamar tidak ada yang lolos. Meski tak lolos seleksi, ia tetap akan mengabdi memajukan pendidikan sebagai kepala sekolah. Berkarya dan berprestasi di sekolah.
“Tidak ada (lolos seleksi),” kata kepala SMPN 1 Padangan itu.
Pelamar Kadisdik lainnya A.H Moestofa mengatakan, tidak ada yang lolos seleksi dari ke empat calon. Sebab hasil penilaian dari UIN Jakarta dan panitia seleksi (pansel) belum sesuai. “Menerima, kami tidak masalah,” ujarnya kepala SMPN 1 Kedungadem itu.
Dua pelamar lainnya yakni Sumariyanto pengawas madya disdik dan M. Sholichin kepala SMPN 2 Padangan. Saat dihubungi melalui sambungan seluler kemarin sore, keduanya tidak merespons.
Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) M. Aan Syahbana mengatakan, hasil dari penilaian asesmen kompetensi menjerial para pelamar kurang. Juga ketika diajukan ke Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN) tidak mendapat rekomendaasi.
“Seleksi ada dua tahap. Tahap penulisan dan presentasi makalah, serta wawancara. Juga tahap asesmen kompetensi manajerial,” ungkapnya.
Aan menjelaskan, tidak lolosnya pelamar Kadisdik membuat pengisiannya dilakukan secara internal melalui mutasi. Namun, hal tersebut kebijakan dari bupati. “Satu-satunya melalui mutasi. Menunggu kebijakan dari bupati,” ujarnya.
Menurut Aan, saat ini kepala disdik tetap dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Nur Sujito selama tiga bulan. Nantinya jika belum terisi, Plt akan diperpanjang lagi selama tiga bulan. “Saat ini Plt Kadisdik baru berlangsung selama hampir dua bulan,” terangnya.
Gagalnya pendaftar dalam lelang jabatan tidak hanya kali ini. Lelang jabatan 2019 lalu juga ada semua pendaftar yang gagal. Yakni, di dinas pendidikan. Sehingga, pengisian kepala disdik kala itu tidak bisa melalui lelang jabatan. Pemkab kemudian mengisinya lewat mutasi pejabat. (irv)

Baca Juga :  Berbondong-Bondong Mengaku Korban Investasi Bodong di Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Empat pelamar lelang jabatan kepala dinas pendidikan (Kadisdik) dinyatakan belum memenuhi syarat kompetisi manajerial. Keempat pelamar terdiri pengawas dan tiga kepala SMP tidak lolos dalam seleksi tahap akhir.
Tidak adanya pelamar lolos seleksi membuat pengisian Kadisdik berpeluang skema mutasi. Namun, menunggu kebijakan dari Bupati Anna Mu’awanah, karena menjadi kewenangan kepala daerah.
Rasmadi salah satu pelamar Kadisdik mengatakan, hasil seleksi sudah keluar. Dan dari keempat pelamar tidak ada yang lolos. Meski tak lolos seleksi, ia tetap akan mengabdi memajukan pendidikan sebagai kepala sekolah. Berkarya dan berprestasi di sekolah.
“Tidak ada (lolos seleksi),” kata kepala SMPN 1 Padangan itu.
Pelamar Kadisdik lainnya A.H Moestofa mengatakan, tidak ada yang lolos seleksi dari ke empat calon. Sebab hasil penilaian dari UIN Jakarta dan panitia seleksi (pansel) belum sesuai. “Menerima, kami tidak masalah,” ujarnya kepala SMPN 1 Kedungadem itu.
Dua pelamar lainnya yakni Sumariyanto pengawas madya disdik dan M. Sholichin kepala SMPN 2 Padangan. Saat dihubungi melalui sambungan seluler kemarin sore, keduanya tidak merespons.
Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) M. Aan Syahbana mengatakan, hasil dari penilaian asesmen kompetensi menjerial para pelamar kurang. Juga ketika diajukan ke Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN) tidak mendapat rekomendaasi.
“Seleksi ada dua tahap. Tahap penulisan dan presentasi makalah, serta wawancara. Juga tahap asesmen kompetensi manajerial,” ungkapnya.
Aan menjelaskan, tidak lolosnya pelamar Kadisdik membuat pengisiannya dilakukan secara internal melalui mutasi. Namun, hal tersebut kebijakan dari bupati. “Satu-satunya melalui mutasi. Menunggu kebijakan dari bupati,” ujarnya.
Menurut Aan, saat ini kepala disdik tetap dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Nur Sujito selama tiga bulan. Nantinya jika belum terisi, Plt akan diperpanjang lagi selama tiga bulan. “Saat ini Plt Kadisdik baru berlangsung selama hampir dua bulan,” terangnya.
Gagalnya pendaftar dalam lelang jabatan tidak hanya kali ini. Lelang jabatan 2019 lalu juga ada semua pendaftar yang gagal. Yakni, di dinas pendidikan. Sehingga, pengisian kepala disdik kala itu tidak bisa melalui lelang jabatan. Pemkab kemudian mengisinya lewat mutasi pejabat. (irv)

Baca Juga :  Ingin Upacara di Gunung

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/