alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Rata-Rata Baru Capai 50 Persen

TUBAN, Radar Tuban – Masa berakhirnya kontrak sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Tuban yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2019 menyisakan waktu kurang lebih satu bulan. Namun, rata-rata progres pengerjaan baru berjalan sekitar 50-60 persen.

Proyek revitalisasi trotoar misalnya. Rata-rata baru mencapai target penyelesaian sekitar 50 persen. Praktis, jika tidak segera dikebut, dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu. Apalagi, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban, pada akhir November ini wilayah Tuban sudah memasuki musim penghujan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Tuban Sudarmaji mengatakan, masa kontrak revitalisasi trotoar yang terbagi dalam beberapa paket proyek tersebut bakal berakhir pada 20–25 Desember. ‘’Kita menargetkan 20 Desember sudah tuntas semua,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (23/11).

Baca Juga :  BEKALI SISWA TERAMPIL DAN MANDIRI DALAM PENGABDIAN DI MASYARAKAT

Disampaikan Darmaji, meski saat ini proses pengerjaan rata-rata baru mencapai 50 persen, namun pihaknya optimistis proyek yang mengurai genangan sekaligus mempercantik wajah kota itu bakal selesai tepat waktu. ‘’Di awal-awal memang sedikit terlambat, tapi kita optimis di sisa waktu ini bakal segera tuntas,’’ terang mantan kabag kesra setda itu.

Darmaji lebih lanjut menyampaikan, keterlambatan pengerjaan proyek itu karena faktor bahan baku yang diproduksi oleh perusahaan. Seperti u-ditch (bahan baku saluran yang terbuat dari beton) dan tutup trotoar yang terbuat dari besi tempa. ‘’Sekarang sudah tersedia. Jadi tinggal proses pemasangan,’’ ujar mantan Camat Plumpang itu.

Meski demikian, pihaknya bersama Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) akan terus mendorong kepada kontraktor untuk mempercepat proses pengerjaan. Harapannya, proyek tuntas sebelum berakhirnya masa kontrak. ‘’Semakin cepat semakin baik,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Investasi Proyek Strategis Nasional di Bojonegoro Tembus Rp 27 Triliun

TUBAN, Radar Tuban – Masa berakhirnya kontrak sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Tuban yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2019 menyisakan waktu kurang lebih satu bulan. Namun, rata-rata progres pengerjaan baru berjalan sekitar 50-60 persen.

Proyek revitalisasi trotoar misalnya. Rata-rata baru mencapai target penyelesaian sekitar 50 persen. Praktis, jika tidak segera dikebut, dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu. Apalagi, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban, pada akhir November ini wilayah Tuban sudah memasuki musim penghujan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Tuban Sudarmaji mengatakan, masa kontrak revitalisasi trotoar yang terbagi dalam beberapa paket proyek tersebut bakal berakhir pada 20–25 Desember. ‘’Kita menargetkan 20 Desember sudah tuntas semua,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (23/11).

Baca Juga :  ETLE Belum Berfungsi, Muncul Incar

Disampaikan Darmaji, meski saat ini proses pengerjaan rata-rata baru mencapai 50 persen, namun pihaknya optimistis proyek yang mengurai genangan sekaligus mempercantik wajah kota itu bakal selesai tepat waktu. ‘’Di awal-awal memang sedikit terlambat, tapi kita optimis di sisa waktu ini bakal segera tuntas,’’ terang mantan kabag kesra setda itu.

Darmaji lebih lanjut menyampaikan, keterlambatan pengerjaan proyek itu karena faktor bahan baku yang diproduksi oleh perusahaan. Seperti u-ditch (bahan baku saluran yang terbuat dari beton) dan tutup trotoar yang terbuat dari besi tempa. ‘’Sekarang sudah tersedia. Jadi tinggal proses pemasangan,’’ ujar mantan Camat Plumpang itu.

Meski demikian, pihaknya bersama Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) akan terus mendorong kepada kontraktor untuk mempercepat proses pengerjaan. Harapannya, proyek tuntas sebelum berakhirnya masa kontrak. ‘’Semakin cepat semakin baik,’’ tandasnya.

Baca Juga :  BEKALI SISWA TERAMPIL DAN MANDIRI DALAM PENGABDIAN DI MASYARAKAT

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/