alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Baru Lindra dan Kang Warih

TUBAN, Radar Tuban –  Memasuki hari kesepuluh pengumpulan balot dukungan calon bupati Tuban pada Pilkada 2020, kemarin (23/10) sekitar pukul 17.00, baru dua calon yang mendapat  dukungan dari masyarakat Tuban atau pembaca Jawa Pos Radar Tuban.

Dua nama tersebut (sesuai urutan abjad), Aditya Halindra Faridzky (ketua DPD Partai Golkar Tuban yang juga anggota DPRD Provinsi Jatim). Nama berikutnya H. Warih Satria Setiawan ST., MBA (Kang Warih), ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tuban.

Kedua tokoh tersebut mendapat dukungan dari kalangan muda. Terbukti, yang mengumpulkan balot di kantor Jawa Pos Radar Tuban di Jalan Wahidin Sudiro Husodo Nomor 59 Tuban adalah kalangan muda. Mereka tidak hanya mengumpulkan, namun juga pengirim balot. Itu sesuai identitas yang tertulis pada balot.

Baca Juga :  Manfaatkan Limbah Akar Kayu untuk Berseni

Munculnya nama Lindra, panggilan akrab Aditya Halindra Faridzky tersebut murni atas dukungan masyarakat atau pembaca koran ini. Sebelumnya, nama putra mantan Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widyastuti itu tidak muncul dalam penjaringan PDI Perjuangan maupun Partai Nasdem. Berbeda dengan Kang Warih. Dia adalah balon bupati yang mendaftar pada penjaringan PDI Perjuangan dan Partai Nasdem.

Meski belum mengumpulkan balot, pendukung sejumlah calon bupati sudah konfirmasi melalui telepon ke bagian administrasi Jawa Pos Radar Tuban. Mereka mengaku sudah mengumpulkan balot dan akan menyerahkan setelah terkumpul banyak. ”Kalau sekarang nanggung, sekalian kalau sudah banyak saja,” ujar salah satu pendukung bakal calon bupati yang mendaftar pada penjaringan salah satu parpol.

Seperti diberitakan, untuk mencari siapa sosok yang layak memimpin Tuban ke depan, Jawa Pos Radar Tuban mencoba mengambil bagian dengan melibatkan masyarakat Tuban atau pembaca melalui program polling pembaca.

Baca Juga :  Kang Yudi Kukuh di Puncak

Melalui polling pembaca itulah masyarakat atau pembaca memiliki kesempatan untuk mendukung calon yang dianggap layak memimpin Bumi Wali ke depan. Baik calon yang sudah meramaikan pentas penjaringan parpol maupun yang memiliki potensi, namun belum muncul.

Tahap penjaringan tokoh yang dianggap layak memimpin Tuban dilaksanakan sekitar dua bulan. Tokoh yang mendapat dukungan 500 balot akan diikutkan dalam tahap selanjutnya, yakni polling pembaca Jawa Pos Radar Tuban. Temanya, Siapakah Tokoh yang Layak sebagai Calon Bupati Tuban 2020? 
Pimred Jawa Pos Radar Tuban Dwi Setiyawan mengatakan, sebagai bentuk apresiasi kepada pengirim balot, Jawa Pos Radar Tuban memberikan hadiah berupa suvenir menarik setiap minggunya. ”Minggu depan, pengirim balot kita undi,” kata dia.

TUBAN, Radar Tuban –  Memasuki hari kesepuluh pengumpulan balot dukungan calon bupati Tuban pada Pilkada 2020, kemarin (23/10) sekitar pukul 17.00, baru dua calon yang mendapat  dukungan dari masyarakat Tuban atau pembaca Jawa Pos Radar Tuban.

Dua nama tersebut (sesuai urutan abjad), Aditya Halindra Faridzky (ketua DPD Partai Golkar Tuban yang juga anggota DPRD Provinsi Jatim). Nama berikutnya H. Warih Satria Setiawan ST., MBA (Kang Warih), ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Tuban.

Kedua tokoh tersebut mendapat dukungan dari kalangan muda. Terbukti, yang mengumpulkan balot di kantor Jawa Pos Radar Tuban di Jalan Wahidin Sudiro Husodo Nomor 59 Tuban adalah kalangan muda. Mereka tidak hanya mengumpulkan, namun juga pengirim balot. Itu sesuai identitas yang tertulis pada balot.

Baca Juga :  Posisi Amenan Geser Lindra 

Munculnya nama Lindra, panggilan akrab Aditya Halindra Faridzky tersebut murni atas dukungan masyarakat atau pembaca koran ini. Sebelumnya, nama putra mantan Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widyastuti itu tidak muncul dalam penjaringan PDI Perjuangan maupun Partai Nasdem. Berbeda dengan Kang Warih. Dia adalah balon bupati yang mendaftar pada penjaringan PDI Perjuangan dan Partai Nasdem.

Meski belum mengumpulkan balot, pendukung sejumlah calon bupati sudah konfirmasi melalui telepon ke bagian administrasi Jawa Pos Radar Tuban. Mereka mengaku sudah mengumpulkan balot dan akan menyerahkan setelah terkumpul banyak. ”Kalau sekarang nanggung, sekalian kalau sudah banyak saja,” ujar salah satu pendukung bakal calon bupati yang mendaftar pada penjaringan salah satu parpol.

Seperti diberitakan, untuk mencari siapa sosok yang layak memimpin Tuban ke depan, Jawa Pos Radar Tuban mencoba mengambil bagian dengan melibatkan masyarakat Tuban atau pembaca melalui program polling pembaca.

Baca Juga :  500 Pedagang Pasar Belum Punya Lapak

Melalui polling pembaca itulah masyarakat atau pembaca memiliki kesempatan untuk mendukung calon yang dianggap layak memimpin Bumi Wali ke depan. Baik calon yang sudah meramaikan pentas penjaringan parpol maupun yang memiliki potensi, namun belum muncul.

Tahap penjaringan tokoh yang dianggap layak memimpin Tuban dilaksanakan sekitar dua bulan. Tokoh yang mendapat dukungan 500 balot akan diikutkan dalam tahap selanjutnya, yakni polling pembaca Jawa Pos Radar Tuban. Temanya, Siapakah Tokoh yang Layak sebagai Calon Bupati Tuban 2020? 
Pimred Jawa Pos Radar Tuban Dwi Setiyawan mengatakan, sebagai bentuk apresiasi kepada pengirim balot, Jawa Pos Radar Tuban memberikan hadiah berupa suvenir menarik setiap minggunya. ”Minggu depan, pengirim balot kita undi,” kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Siapkah Parpol Hadapi Verifikasi

Tampung Masukan Retribusi Tera Ulang

Rp 1,5 M untuk Boom-Bektiharjo

Artikel Terbaru


/