29.3 C
Bojonegoro
Wednesday, November 30, 2022

Bisa Mundur Sebelum Penetapan Calon

Satu Balon Kades Wonocolo Terancam Gagal

- Advertisement -

Bisa Mundur Sebelum Penetapan Calon

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro –  Perhelatan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak menyisakan hitungan jari. Suhu potitik di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan mulai menghangat.

 

Karena, satu-satunya desa dari 33 desa yang menggelar pilkades serentak tahun ini, pendaftarnya lebih dari lima bakal calon (balon). Yakni, enam pendaftar. Sesuai regulasinya, harus digelar  tes tulis untuk diambil lima calon.

Sehingga, satu balon terancam gagal. Namun, sebelum penetapan calon, balon masih bisa mengundurkan diri.

- Advertisement -

 

Sekretaris Kecamatan Kedewan Yudistira Nugraha mengatakan, di Kecamatan Kedewan ada dua desa menggelar pilkades. Yakni, Desa Beji; dan Desa Wonocolo.

 

Di Desa Wonocolo antusiasme warga pada pilkades sangat tinggi. Karena itu pendaftarnya cukup banyak. Mencapai enam pendaftar. ‘’Ini nanti akan dilakukan seleksi,’’ ungkapnya singkat.

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Bojonegoro - Balen Telan Anggaran Rp 88 Miliar

 

Sesuai data di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, tercatat 89 balon kades siap berlaga pada 26 Oktober mendatang. Dari jumlah itu, 56 balon di antaranya adalah calon pendatang baru.

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Machmuddin mengatakan, jumlah calon di pilkades serentak hingga penutupan pendaftaran tercatat 89 orang.

 

Dari 33 desa, ada satu desa yang pendaftarnya lebih dari lima orang. Yakni, Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan. Sehingga,  harus digelar seleksi balon kades. Sebab, batas maksimal calon kades hanya lima orang.

 

Sesuai tahapannya, tes tulis akan digelar 12 Oktober mendatang. Kemudian, penetapan calon 13 Oktober. Setelah dilakukan penetapan calon, dipastikan dilarang mengundurkan diri. Saat ini bakal calon masih bisa mengundurkan diri karena belum ada penetapan calon.

Baca Juga :  Terobos Hujan, Lari Estafet 77 Kilometer

 

‘’Setelah calon ditetapkan baru dilakukan proses kampanye,’’ tegasnya. (zim/msu)

Bisa Mundur Sebelum Penetapan Calon

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro –  Perhelatan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak menyisakan hitungan jari. Suhu potitik di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan mulai menghangat.

 

Karena, satu-satunya desa dari 33 desa yang menggelar pilkades serentak tahun ini, pendaftarnya lebih dari lima bakal calon (balon). Yakni, enam pendaftar. Sesuai regulasinya, harus digelar  tes tulis untuk diambil lima calon.

Sehingga, satu balon terancam gagal. Namun, sebelum penetapan calon, balon masih bisa mengundurkan diri.

- Advertisement -

 

Sekretaris Kecamatan Kedewan Yudistira Nugraha mengatakan, di Kecamatan Kedewan ada dua desa menggelar pilkades. Yakni, Desa Beji; dan Desa Wonocolo.

 

Di Desa Wonocolo antusiasme warga pada pilkades sangat tinggi. Karena itu pendaftarnya cukup banyak. Mencapai enam pendaftar. ‘’Ini nanti akan dilakukan seleksi,’’ ungkapnya singkat.

Baca Juga :  Minim Rambu Proyek, Pengendara Rawan Terperosok

 

Sesuai data di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, tercatat 89 balon kades siap berlaga pada 26 Oktober mendatang. Dari jumlah itu, 56 balon di antaranya adalah calon pendatang baru.

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Machmuddin mengatakan, jumlah calon di pilkades serentak hingga penutupan pendaftaran tercatat 89 orang.

 

Dari 33 desa, ada satu desa yang pendaftarnya lebih dari lima orang. Yakni, Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan. Sehingga,  harus digelar seleksi balon kades. Sebab, batas maksimal calon kades hanya lima orang.

 

Sesuai tahapannya, tes tulis akan digelar 12 Oktober mendatang. Kemudian, penetapan calon 13 Oktober. Setelah dilakukan penetapan calon, dipastikan dilarang mengundurkan diri. Saat ini bakal calon masih bisa mengundurkan diri karena belum ada penetapan calon.

Baca Juga :  Nahas, Hendak Menyeberang Pria ini Tewas Dihantam KA

 

‘’Setelah calon ditetapkan baru dilakukan proses kampanye,’’ tegasnya. (zim/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Masih Tunggu Petunjuk Teknis

Harga Anjlok Hingga Rp 1.000 Per Kg

Pemugaran Taman Sleko Telan Rp 1,7 M

Butuh Laboratorium Uji Kualitas Air

Artikel Terbaru

APBD 2023 Ditetapkan Rp 2,2 Triliun

Pamerkan Busana dari Batik Blora

Dijanjikan Penerbangan Tahun Depan

Demi Cewek di Luar Negeri, Curi HP


/