alexametrics
25.6 C
Bojonegoro
Saturday, June 25, 2022

Eranya Skill, Gelar Saja Tidak Cukup

SMI Membuka Vokasi Setara Diploma 2

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pesatnya perkembangan zaman di era digital ini, setiap orang butuh skill yang implementatif. Hadirnya Lembaga Pendidikan Vokasi menawarkan penguasaan beragam skill. Lembaga Pendidikan Vokasi Setara D-2 School of Management Information (SMI) Bojonegoro hadir di Bojonegoro untuk memberikan penawaran berbagai skill sesuai perkembangan kebutuhan dunia kerja dan bisnis.

 

Dr. Susilawati, S.P., S.Pd., MM sebagai Direktur School of Management Information (SMI) Bojonegoro menyampaikan, bahwa SMI sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang ingin memperdalam berbagai skill yang dibutuhkan, dan siap berkompetisi baik secara regional maupun nasional dalam keseriusannya menangani Program Vokasi ini.

 

Penawaran Program keahlian yang di-launching pada awal tahun ini adalah:Aplikasi Bisnis Farmasi dan Manajemen Perusahaan; Keahlian Digitalent dan Programming, Kursus Komputer dan Kursus Bahasa Asing.

Baca Juga :  Lima OPD Dapat Tambahan Anggaran

 

Siswa yang masih aktif bersekolah bisa sambil belajar secara double degree dengan SMI, sehingga ketika lulus sudah siap dengan skill yang ditekuni. Dan hal ini menjawab tantangan perkembangan zaman era merdeka belajar saat ini.

Siswa SMI Bojonegoro. (Istimewa For RDR.BJN)

SMI menerima semua warga belajar, bisa duduk di bangku SMA, lulusan SMA, maupun Sarjana Unskill, bahkan siapapun yang ingin belajar dan mampu mengikuti sistem pembelajaran dan latihan yang disajikan.

 

Sebagaimana dalam slogan, saat ini bukan lagi eranya gelar, meskipun gelar tetaplah penting, namun gelar saja tanpa skill berarti kesulitan yang akan menanti dalam memasuki dunia kerja, dunia usaha, dan bisnis secara mandiri.

 

Konsep belajar saat ini sungguh sangat berbeda, merdeka belajar berarti memiliki lebih dari satu kemampuan dan keahlian. Sehingga menyiapkan individu yang mandiri dan siap menghadapi tantangan dan perkembangan yang super cepat, yang hanya ditentukan dengan sifat digit saja sudah bisa mengubah segalanya dalam setiap dunia kerja dan bisnis.

Baca Juga :  Egga Ayu Menghilang, Terkait Investasi Bodong di Bojonegoro

 

 

Sistem belajar di SMI, tidak hanya bersifat klasikal saja, namun lebih bersifat praktis,dapat berupa belajar bersama dengan para pengusaha, maupun praktik belajar di luar kampus, juga belajar kajian dan tindakan berupa riset secara aplikatif dan praktis.’ ’Adik-adik dijamin nyaman dalam proses belajar karena tidak monoton, dan generasi era sekarang adalah generasi yang mudah bosan,’’ demikiantuturnya. (*)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pesatnya perkembangan zaman di era digital ini, setiap orang butuh skill yang implementatif. Hadirnya Lembaga Pendidikan Vokasi menawarkan penguasaan beragam skill. Lembaga Pendidikan Vokasi Setara D-2 School of Management Information (SMI) Bojonegoro hadir di Bojonegoro untuk memberikan penawaran berbagai skill sesuai perkembangan kebutuhan dunia kerja dan bisnis.

 

Dr. Susilawati, S.P., S.Pd., MM sebagai Direktur School of Management Information (SMI) Bojonegoro menyampaikan, bahwa SMI sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang ingin memperdalam berbagai skill yang dibutuhkan, dan siap berkompetisi baik secara regional maupun nasional dalam keseriusannya menangani Program Vokasi ini.

 

Penawaran Program keahlian yang di-launching pada awal tahun ini adalah:Aplikasi Bisnis Farmasi dan Manajemen Perusahaan; Keahlian Digitalent dan Programming, Kursus Komputer dan Kursus Bahasa Asing.

Baca Juga :  Mendobrak Bias, Perempuan Bojonegoro Diberi Kesempatan secara Profesional

 

Siswa yang masih aktif bersekolah bisa sambil belajar secara double degree dengan SMI, sehingga ketika lulus sudah siap dengan skill yang ditekuni. Dan hal ini menjawab tantangan perkembangan zaman era merdeka belajar saat ini.

Siswa SMI Bojonegoro. (Istimewa For RDR.BJN)

SMI menerima semua warga belajar, bisa duduk di bangku SMA, lulusan SMA, maupun Sarjana Unskill, bahkan siapapun yang ingin belajar dan mampu mengikuti sistem pembelajaran dan latihan yang disajikan.

 

Sebagaimana dalam slogan, saat ini bukan lagi eranya gelar, meskipun gelar tetaplah penting, namun gelar saja tanpa skill berarti kesulitan yang akan menanti dalam memasuki dunia kerja, dunia usaha, dan bisnis secara mandiri.

 

Konsep belajar saat ini sungguh sangat berbeda, merdeka belajar berarti memiliki lebih dari satu kemampuan dan keahlian. Sehingga menyiapkan individu yang mandiri dan siap menghadapi tantangan dan perkembangan yang super cepat, yang hanya ditentukan dengan sifat digit saja sudah bisa mengubah segalanya dalam setiap dunia kerja dan bisnis.

Baca Juga :  Terkendala PPKM, Ekspor Belimbing Belum Bisa Terealisasi

 

 

Sistem belajar di SMI, tidak hanya bersifat klasikal saja, namun lebih bersifat praktis,dapat berupa belajar bersama dengan para pengusaha, maupun praktik belajar di luar kampus, juga belajar kajian dan tindakan berupa riset secara aplikatif dan praktis.’ ’Adik-adik dijamin nyaman dalam proses belajar karena tidak monoton, dan generasi era sekarang adalah generasi yang mudah bosan,’’ demikiantuturnya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/