alexametrics
25.7 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Calon Jemaah Haji Bojonegoro Menunggu Pembagian Koper

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Keberangkatan haji kurang sepuluh hari lagi. Para calon jemaah haji (CJH) masih belum menerima koper. Pemberangkatan haji tahun ini ada pengurangan barang bawaan selama di pesawat.

 

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Yasmani mengatakan, koper seluruh CJH sudah berada di asrama haji Surabaya. “Jadi kemungkinan minggu ini koper akan dibagi kepada seluruh CJH Bojonegoro. Agar bisa menyicil untuk packing,” tutur Yasmani.

 

Tetapi, tahun ini ada pemangkasan besar muatan di pesawat. Saat berangkat, CJH hanya diizinkan membawa muatan maksimal 15 kilogram, padahal sebelumnya 30 kilogram. Sedangkan pulangnya, CJH sebelumnya diizinkan bawa muatan 32 kilogram, kini turun menjadi 30 kilogram.

Baca Juga :  Pencairan BPNT Daerah Potensi Molor Lagi

 

Sementara itu, sebanyak 730 CJH jalani bimbingan manasik haji tingkat kabupaten selama dua hari, yakni Senin (22/5) dan kemarin (23/5). Kegiatan manasik digelar di lapangan depan Gedung Serbaguna.

 

Para CJH antusias mempraktikkan tawaf, sai, dan lempar jumrah dengan memanfaatkan replika Kakbah. Selanjutnya, para CJH kembali masuk ke gedung latihan syair dan doa haji dilantunkan saat ibadah haji di Tanah Suci.

 

“Bimbingan manasik haji akan berlangsung selama enam hari. Dua hari di kabupaten dan sisa empat hari bimbingan di tingkat kecamatan,” ujar mantan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Ngawi tersebut.

 

Yasmani mengimbau kepada seluruh CJH sebelum keberangkatan benar-benar fokus menjaga kesehatan. Karena 95 persen ibadah haji merupakan ibadah fisik. Apabila fisik tidak fit, tentu ibadah haji tidak bisa optimal. Adapun CJH Bojonegoro terbagi dua kloter yaitu kloter dua dan kloter tiga.

Baca Juga :  Komitmen PT PJB UBJOM PLTU Tanjung Awar-Awar

 

Kloter dua berangkat ke asrama haji 3 Juni, lalu berangkat ke Tanah Suci pada 4 Juni. Masing-masing kloter berisi 450 CJH. Kloter dua terdiri atas 280 CJH Bojonegoro dan 170 CJH Tuban. Sedangkan kloter tiga berisi 450 CJH Bojonegoro berangkat ke asrama haji pada 4 Juni dan berangkat ke Tanah Suci pada 5 Juni. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Keberangkatan haji kurang sepuluh hari lagi. Para calon jemaah haji (CJH) masih belum menerima koper. Pemberangkatan haji tahun ini ada pengurangan barang bawaan selama di pesawat.

 

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Yasmani mengatakan, koper seluruh CJH sudah berada di asrama haji Surabaya. “Jadi kemungkinan minggu ini koper akan dibagi kepada seluruh CJH Bojonegoro. Agar bisa menyicil untuk packing,” tutur Yasmani.

 

Tetapi, tahun ini ada pemangkasan besar muatan di pesawat. Saat berangkat, CJH hanya diizinkan membawa muatan maksimal 15 kilogram, padahal sebelumnya 30 kilogram. Sedangkan pulangnya, CJH sebelumnya diizinkan bawa muatan 32 kilogram, kini turun menjadi 30 kilogram.

Baca Juga :  Yua Piyur Alifah, Siswi SMAN Gelar Perpustakaan Berkonsep Camping

 

Sementara itu, sebanyak 730 CJH jalani bimbingan manasik haji tingkat kabupaten selama dua hari, yakni Senin (22/5) dan kemarin (23/5). Kegiatan manasik digelar di lapangan depan Gedung Serbaguna.

 

Para CJH antusias mempraktikkan tawaf, sai, dan lempar jumrah dengan memanfaatkan replika Kakbah. Selanjutnya, para CJH kembali masuk ke gedung latihan syair dan doa haji dilantunkan saat ibadah haji di Tanah Suci.

 

“Bimbingan manasik haji akan berlangsung selama enam hari. Dua hari di kabupaten dan sisa empat hari bimbingan di tingkat kecamatan,” ujar mantan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Ngawi tersebut.

 

Yasmani mengimbau kepada seluruh CJH sebelum keberangkatan benar-benar fokus menjaga kesehatan. Karena 95 persen ibadah haji merupakan ibadah fisik. Apabila fisik tidak fit, tentu ibadah haji tidak bisa optimal. Adapun CJH Bojonegoro terbagi dua kloter yaitu kloter dua dan kloter tiga.

Baca Juga :  Pagu Santunan Yatim Berkurang Rp 586 Juta

 

Kloter dua berangkat ke asrama haji 3 Juni, lalu berangkat ke Tanah Suci pada 4 Juni. Masing-masing kloter berisi 450 CJH. Kloter dua terdiri atas 280 CJH Bojonegoro dan 170 CJH Tuban. Sedangkan kloter tiga berisi 450 CJH Bojonegoro berangkat ke asrama haji pada 4 Juni dan berangkat ke Tanah Suci pada 5 Juni. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/