alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Friday, July 1, 2022

SMKN PALANG TUBAN SAMBUT TAHUN BARU DENGAN SEMANGAT BARU

UNTUK mengantisipasi pengaruh negatif saat libur panjang, SMKN Palang membekali para siswanya dengan penguatan karakter. Hal tersebut digelar Jumat (20/12) bersamaan dengan class meeting sekolah setempat. Tempatnya di aula dan halaman sekolah.

Penguatan karakter dilakukan dengan mengundang koramil setempat untuk memberikan pengarahan kepada para siswa. Selain pengarahan, dalam acara tersebut juga digelar berbagai macam kegiatan untuk meningkatkan literasi, keakraban, kerja sama, gotong-royong, dan kekompakan siswa. Kegiatan yang di lakukan berupa senam sehat, baris berbaris, outbond, khotmil quran, ngaji bareng, dan lomba desain motif batik.

Kepala SMKN Palang Dra. Hj. Maria Ernawati, MM mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upayanya untuk melindungi anak didiknya dari pengaruh negatif saat libur panjang. Menurut dia, libur panjang merupakan titik rawan siswa terpengaruh lingkungan negatif dari luar. ‘’saya ingin mengajak siswa-siwi kita, sambut datangnya libur panjang semester yang bertepatan dengan Natal dan tahun baru dengan kegiatan yang positif,’’ ujar dia.

Baca Juga :  261 Calon Jemaah Haji Bojonegoro Berangkat Menuju Asrama Haji

Maria menjelaskan, tidak hanya siswa saja yang diberikan pengarahan. Pendidik, staf, karyawan, serta wali murid juga diberikan pengarahan dan tausiah. Mereka juga mendapat pengarahan agar mengajak anak-anaknya selama masa liburan dengan menggelar kegiatan yang sifatnya positif. Menurut dia, pembekalan terhadap guru dan wali murid sangatlah penting. Itu karena mereka merupakan teladan bagi siswa dan anak-anaknya. ’’Saya bekali juga guru dan wali murid dengan pengarahan yang sifatnya pendekatan religi. Hal itu saya lakukan karena saya berharap bertepatan liburan nanti para wali murid dapat memberikan pendampingan di rumah kepada anaknya, serta dapat mengawasi dan membimbing selama liburan berlangsung. Harapannya, anak dapat berbakti kepada orang tua dan menghabiskan masa liburannya dengan kegiatan-kegiatan yang positif,’’ jelas pendidik berhijab tersebut.

Baca Juga :  Imam Didapuk Ketua Komisi D Bojonegoro

Pendidik asal Surabaya itu lebih lanjut mengatakan, pendidik adalah teladan dan panutan bagi muridnya. Menurut dia, jika pendidik ingin siswanya menjadi baik, penurut, dan berprestasi, hendaklah seorang pendidik juga memberi contoh yang baik dan berprestasi. ‘‘Saya kemarin juga mendapat penghargaan lomba peragaan busana dan lomba menu sehat dari jagung dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP). Dengan mendapatkan penghargaan tersebut, saya berharap dapat menjadi contoh untuk para siswa dalam berkompetisi meraih prestasi,’’ tuturnya. (rif/ds)

UNTUK mengantisipasi pengaruh negatif saat libur panjang, SMKN Palang membekali para siswanya dengan penguatan karakter. Hal tersebut digelar Jumat (20/12) bersamaan dengan class meeting sekolah setempat. Tempatnya di aula dan halaman sekolah.

Penguatan karakter dilakukan dengan mengundang koramil setempat untuk memberikan pengarahan kepada para siswa. Selain pengarahan, dalam acara tersebut juga digelar berbagai macam kegiatan untuk meningkatkan literasi, keakraban, kerja sama, gotong-royong, dan kekompakan siswa. Kegiatan yang di lakukan berupa senam sehat, baris berbaris, outbond, khotmil quran, ngaji bareng, dan lomba desain motif batik.

Kepala SMKN Palang Dra. Hj. Maria Ernawati, MM mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upayanya untuk melindungi anak didiknya dari pengaruh negatif saat libur panjang. Menurut dia, libur panjang merupakan titik rawan siswa terpengaruh lingkungan negatif dari luar. ‘’saya ingin mengajak siswa-siwi kita, sambut datangnya libur panjang semester yang bertepatan dengan Natal dan tahun baru dengan kegiatan yang positif,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Satu Calon Jemaah Haji Bojonegoro Sakit, Sempat Ditunda Berangkat

Maria menjelaskan, tidak hanya siswa saja yang diberikan pengarahan. Pendidik, staf, karyawan, serta wali murid juga diberikan pengarahan dan tausiah. Mereka juga mendapat pengarahan agar mengajak anak-anaknya selama masa liburan dengan menggelar kegiatan yang sifatnya positif. Menurut dia, pembekalan terhadap guru dan wali murid sangatlah penting. Itu karena mereka merupakan teladan bagi siswa dan anak-anaknya. ’’Saya bekali juga guru dan wali murid dengan pengarahan yang sifatnya pendekatan religi. Hal itu saya lakukan karena saya berharap bertepatan liburan nanti para wali murid dapat memberikan pendampingan di rumah kepada anaknya, serta dapat mengawasi dan membimbing selama liburan berlangsung. Harapannya, anak dapat berbakti kepada orang tua dan menghabiskan masa liburannya dengan kegiatan-kegiatan yang positif,’’ jelas pendidik berhijab tersebut.

Baca Juga :  261 Calon Jemaah Haji Bojonegoro Berangkat Menuju Asrama Haji

Pendidik asal Surabaya itu lebih lanjut mengatakan, pendidik adalah teladan dan panutan bagi muridnya. Menurut dia, jika pendidik ingin siswanya menjadi baik, penurut, dan berprestasi, hendaklah seorang pendidik juga memberi contoh yang baik dan berprestasi. ‘‘Saya kemarin juga mendapat penghargaan lomba peragaan busana dan lomba menu sehat dari jagung dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP). Dengan mendapatkan penghargaan tersebut, saya berharap dapat menjadi contoh untuk para siswa dalam berkompetisi meraih prestasi,’’ tuturnya. (rif/ds)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/