alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Terbitkan SE Wajib Vaksin

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Genjot capaian vaksinasi Covid-19, Pemkab Bojonegoro terbitkan surat edaran (SE) tentang kewajiban vaksinasi untuk mendapatkan layanan publik. SE tersebut merupakan tindak lanjut PP Nomor 14 Tahun 2021 tentang perubahan PP Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin sekaligus Penanggulangan Wabah Covid-19.
“Selain itu, pemerintah ingin capaian vaksinasi bisa lebih tinggi lagi mengingat ada momen libur Natal dan Tahun Baru 2022 (nataru), agar segera terbentuk herd immunity,” tutur Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio.
Triguno mengatakan, bahwa masyarakat yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan (Kemkes), tetapi tidak mengikuti vaksin Covid-19 dikenakan sanksi administratif sebagaimana dalam pasal 13 A PP Nomor 14 Tahun 2021.
“Sanksi administratif berupa penundaan atau penghentian jaminan sosial atau bantuan sosial. Serta penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintah bagi yang tidak mengikuti vaksinasi,” katanya.
SE ditujukan kepada Camat se-Bojonegoro, Kepada OPD, dan kepala instansi vertikal itu diharapkan melaksanakan ketentuan dalam surat edaran. Namun, di lapangan tentu mengedepankan langkah persuasi, edukasi, dan sosialisasi agar masyarakat tidak ragu menjalani vaksinasi.
“Karena ada juga masyarakat yang memang tidak memenuhi persyaratan sebagai peserta vaksinasi Covid-19. Namun harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter,” tambahnya.
Seluruh tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan forpincam bersinergi menggejot capaian vasksinasi sasaran usia lanjut. Karena syarat minimal capaian 40 persen belum tersebut. Saat ini capaian vaksinasi sasaran usia lanjut masih 38,86 persen atau 60.612 orang. Sedangkan capaian vaksinasi dosis pertama 61,06 persen atau 626.483 orang.
“Semoga dalam minggu ini capaian vaksinasi sasaran usia lanjut 40 persen bisa terpenuhi dalam minggu ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  SMAN 4 Tuban Mewujudkan Sekolah Destinasi

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Genjot capaian vaksinasi Covid-19, Pemkab Bojonegoro terbitkan surat edaran (SE) tentang kewajiban vaksinasi untuk mendapatkan layanan publik. SE tersebut merupakan tindak lanjut PP Nomor 14 Tahun 2021 tentang perubahan PP Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin sekaligus Penanggulangan Wabah Covid-19.
“Selain itu, pemerintah ingin capaian vaksinasi bisa lebih tinggi lagi mengingat ada momen libur Natal dan Tahun Baru 2022 (nataru), agar segera terbentuk herd immunity,” tutur Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio.
Triguno mengatakan, bahwa masyarakat yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan (Kemkes), tetapi tidak mengikuti vaksin Covid-19 dikenakan sanksi administratif sebagaimana dalam pasal 13 A PP Nomor 14 Tahun 2021.
“Sanksi administratif berupa penundaan atau penghentian jaminan sosial atau bantuan sosial. Serta penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintah bagi yang tidak mengikuti vaksinasi,” katanya.
SE ditujukan kepada Camat se-Bojonegoro, Kepada OPD, dan kepala instansi vertikal itu diharapkan melaksanakan ketentuan dalam surat edaran. Namun, di lapangan tentu mengedepankan langkah persuasi, edukasi, dan sosialisasi agar masyarakat tidak ragu menjalani vaksinasi.
“Karena ada juga masyarakat yang memang tidak memenuhi persyaratan sebagai peserta vaksinasi Covid-19. Namun harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter,” tambahnya.
Seluruh tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan forpincam bersinergi menggejot capaian vasksinasi sasaran usia lanjut. Karena syarat minimal capaian 40 persen belum tersebut. Saat ini capaian vaksinasi sasaran usia lanjut masih 38,86 persen atau 60.612 orang. Sedangkan capaian vaksinasi dosis pertama 61,06 persen atau 626.483 orang.
“Semoga dalam minggu ini capaian vaksinasi sasaran usia lanjut 40 persen bisa terpenuhi dalam minggu ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  SMAN 4 Tuban Mewujudkan Sekolah Destinasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/