alexametrics
23.2 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

EHB-BKS SMA, Evaluasi Belajar Daring Selama Setahun

- Advertisement -

Radar Tuban – Semua SMA di Jawa Timur kemarin (22/3) mengikuti evaluasi hasil belajar berbasis komputer dan smartphone (EHB-BKS). EHB BKS adalah kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jatim untuk menakar mutu pendidikan sekolah selama satu tahun. Termasuk semua SMA di Bumi Wali kemarin mengikuti ujian tersebut. Ujian untuk menakar mutu lembaga pendidikan tersebut diselenggarakan mulai kemarin hingga Senin (29/3) pekan depan.

Karena masih pandemi, EHB BKS diselenggarakan sesuai protokol kesehatan. Begitu datang, siswa dicek suhu tubuhnya dan diminta cuci tangan. Ujian wajib dijadwalkan bergantian dengan sistem sif agar tidak terjadi kerumunan siswa. Selama ujian, siswa diwajibkan pakai masker dan menjaga jarak. Kepala SMAN 3 Tuban Nuryono mengatakan, EHB BKS diselenggarakan serentak di Jawa Timur untuk siswa kelas XII SMA.

Nantinya, nilai tersebut menjadi salah satu indikator penilaian mutu pendidikan lembaga pendidikan selama satu tahun terakhir. Kemampuan siswa akan dicek untuk menghadapi ujian seleksi masuk perguruan tinggi. Diterangkan Nuryono, konsep soal EHB BKS dibuat mirip dengan UTBK (ujian tulis ber basis komputer) untuk masuk perguruan tinggi. Selain menakar mutu pendidikan jenjang SMA, EHB juga untuk tryout atau latihan siswa sebelum mengikuti seleksi ke perguruan tinggi negeri.

Baca Juga :  Ditolak, Gugatan Warga kepada PT KML

‘’Agar tidak terjadi kerumunan di sekolah, sehari itu, diterapkan tiga sif ujian,’’ kata pendidik yang juga Plt kepala SMAN 5 Tuban itu ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro – Tuban Adi Prayitno menerangkan, EHB-BKS diselenggarakan untuk mengecek mutu pendidikan siswa dan lembaga pendidikan selama satu tahun.

Dari hasil EHB yang dinilai Disdik Provinsi Jawa Timur akan dilihat kualitas sekolah dalam membimbing siswa selama pandemi. ‘’Hasil belajar satu tahun ini dievaluasi,’’ tuturnya. Mantan kacabdin pendidikan Nganjuk ini menjelaskan, hasil EHB-BKS tidak berpengaruh dengan kelulusan. Dia memastikan, nilai EHB-BKS tidak masuk dalam transkrip nilai kelulusan. Dan tidak berpengaruh apa pun untuk seleksi siswa ke perguruan tinggi negeri.

Baca Juga :  Bioskop Lesu, Lima Penonton pun Tetap Diputar
- Advertisement -

‘’Ini kebijakan Disdik Jatim untuk tetap mempertahankan mutu pendidikan di tengah pandemi,’’ katanya. Dijelaskan Adi, EHB-BKS hanya untuk jenjang SMA. EHB diselenggarakan sekaligus menjadi sarana belajar siswa menjelang SBMPTN (seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri). Nantinya, siswa tak lagi kaget dengan konsep soal yang di hadapi untuk seleksi masuk PTN. ‘’Nilai dari EHB tidak memengaruhi nilai dalam SBMPTN, ini hanya untuk latihan siswa sekaligus mengecek mutu pendidikan kita,’’ tegasnya.

Radar Tuban – Semua SMA di Jawa Timur kemarin (22/3) mengikuti evaluasi hasil belajar berbasis komputer dan smartphone (EHB-BKS). EHB BKS adalah kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jatim untuk menakar mutu pendidikan sekolah selama satu tahun. Termasuk semua SMA di Bumi Wali kemarin mengikuti ujian tersebut. Ujian untuk menakar mutu lembaga pendidikan tersebut diselenggarakan mulai kemarin hingga Senin (29/3) pekan depan.

Karena masih pandemi, EHB BKS diselenggarakan sesuai protokol kesehatan. Begitu datang, siswa dicek suhu tubuhnya dan diminta cuci tangan. Ujian wajib dijadwalkan bergantian dengan sistem sif agar tidak terjadi kerumunan siswa. Selama ujian, siswa diwajibkan pakai masker dan menjaga jarak. Kepala SMAN 3 Tuban Nuryono mengatakan, EHB BKS diselenggarakan serentak di Jawa Timur untuk siswa kelas XII SMA.

Nantinya, nilai tersebut menjadi salah satu indikator penilaian mutu pendidikan lembaga pendidikan selama satu tahun terakhir. Kemampuan siswa akan dicek untuk menghadapi ujian seleksi masuk perguruan tinggi. Diterangkan Nuryono, konsep soal EHB BKS dibuat mirip dengan UTBK (ujian tulis ber basis komputer) untuk masuk perguruan tinggi. Selain menakar mutu pendidikan jenjang SMA, EHB juga untuk tryout atau latihan siswa sebelum mengikuti seleksi ke perguruan tinggi negeri.

Baca Juga :  Closing Ceremony Libatkan 1.000 Penari Kolosal

‘’Agar tidak terjadi kerumunan di sekolah, sehari itu, diterapkan tiga sif ujian,’’ kata pendidik yang juga Plt kepala SMAN 5 Tuban itu ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro – Tuban Adi Prayitno menerangkan, EHB-BKS diselenggarakan untuk mengecek mutu pendidikan siswa dan lembaga pendidikan selama satu tahun.

Dari hasil EHB yang dinilai Disdik Provinsi Jawa Timur akan dilihat kualitas sekolah dalam membimbing siswa selama pandemi. ‘’Hasil belajar satu tahun ini dievaluasi,’’ tuturnya. Mantan kacabdin pendidikan Nganjuk ini menjelaskan, hasil EHB-BKS tidak berpengaruh dengan kelulusan. Dia memastikan, nilai EHB-BKS tidak masuk dalam transkrip nilai kelulusan. Dan tidak berpengaruh apa pun untuk seleksi siswa ke perguruan tinggi negeri.

Baca Juga :  Tatap Muka SD – SMP Tunggu Aturan Baru
- Advertisement -

‘’Ini kebijakan Disdik Jatim untuk tetap mempertahankan mutu pendidikan di tengah pandemi,’’ katanya. Dijelaskan Adi, EHB-BKS hanya untuk jenjang SMA. EHB diselenggarakan sekaligus menjadi sarana belajar siswa menjelang SBMPTN (seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri). Nantinya, siswa tak lagi kaget dengan konsep soal yang di hadapi untuk seleksi masuk PTN. ‘’Nilai dari EHB tidak memengaruhi nilai dalam SBMPTN, ini hanya untuk latihan siswa sekaligus mengecek mutu pendidikan kita,’’ tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/