alexametrics
24.8 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Relawan Rekdar Kecamatan Sugihwaras – Bojonegoro Diajari Jinakkan Kobaran Api

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Api kian memerah. Berkobar di halaman Kantor Kecamatan Sugihwaras kemarin siang (22/2). Dengan sigap terdapat petugas menjinakkan api. Ketenangan memakai alat pemadam api ringan (APAR) akhirnya berhasil memadamkan rembetan api tersebut.

Siang itu, personel dinas pemadam kebakaran (damkar) mempraktikkan memadamkan api dengan APAR kepada 40 relawan pemadam kebakaran (Redkar). Antisipasi memadamkan api sejak dini menjadi penting mengingat ancaman kebakaran.

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, redkar diajak memadamkan api dengan tenang. Dilatih mengoperasikan APAR. Mulai melepas segel dan cara mengangkat tabung. Bisa jadi ada APAR, tapi kesulitan mengoperasikan saat terjadi kebakaran. Selanjutnya, diajak menyemprotkan APAR untuk memutus medan yang terbakar. Langkah ini ketika terjadi kebakaran di rumah, kamar, atau kantor, bisa teratasi dengan peralatan APAR.

Baca Juga :  Pekan Depan Tuban Terima Pendonor Plasma Konvalesen

Tantangan berikutnya personel redkar dilatih memadamkan api dari gas elpiji bocor. Langkah awal dengan memakai alat-alat seadanya di sekitar lokasi. Misalnya, dilatih menggunakan kain atau karung yang dibasahi. Segera ditutupkan ke tabung elpiji yang bocor. Selanjutnya dibawa ke arah yang berlawanan dari semburan api.

Kepala Dinas Damkar Mochamad Gunawan mengatakan, Redkar mitra utama damkar, terutama saat ada kejadian kebakaran. “Karena keberadaan para personil Redkar membantu pencapaian standar pelayanan minimal serta respons time cepat,” jelasnya.

Nantinya, tambah Gunawan, keberadaan Redkar diharapkan mampu menekan angka terjadinya kebakaran di masyarakat. Misalnya, menjalankan fungsi pencegahan. Terutama redkar akan ditempatkan di desa-desa. (cho/rij)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Api kian memerah. Berkobar di halaman Kantor Kecamatan Sugihwaras kemarin siang (22/2). Dengan sigap terdapat petugas menjinakkan api. Ketenangan memakai alat pemadam api ringan (APAR) akhirnya berhasil memadamkan rembetan api tersebut.

Siang itu, personel dinas pemadam kebakaran (damkar) mempraktikkan memadamkan api dengan APAR kepada 40 relawan pemadam kebakaran (Redkar). Antisipasi memadamkan api sejak dini menjadi penting mengingat ancaman kebakaran.

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, redkar diajak memadamkan api dengan tenang. Dilatih mengoperasikan APAR. Mulai melepas segel dan cara mengangkat tabung. Bisa jadi ada APAR, tapi kesulitan mengoperasikan saat terjadi kebakaran. Selanjutnya, diajak menyemprotkan APAR untuk memutus medan yang terbakar. Langkah ini ketika terjadi kebakaran di rumah, kamar, atau kantor, bisa teratasi dengan peralatan APAR.

Baca Juga :  Setahun, Sumbang Pajak Kendaraan Bermotor Minimal 1 Miliar

Tantangan berikutnya personel redkar dilatih memadamkan api dari gas elpiji bocor. Langkah awal dengan memakai alat-alat seadanya di sekitar lokasi. Misalnya, dilatih menggunakan kain atau karung yang dibasahi. Segera ditutupkan ke tabung elpiji yang bocor. Selanjutnya dibawa ke arah yang berlawanan dari semburan api.

Kepala Dinas Damkar Mochamad Gunawan mengatakan, Redkar mitra utama damkar, terutama saat ada kejadian kebakaran. “Karena keberadaan para personil Redkar membantu pencapaian standar pelayanan minimal serta respons time cepat,” jelasnya.

Nantinya, tambah Gunawan, keberadaan Redkar diharapkan mampu menekan angka terjadinya kebakaran di masyarakat. Misalnya, menjalankan fungsi pencegahan. Terutama redkar akan ditempatkan di desa-desa. (cho/rij)

 

Artikel Terkait

Most Read

Kasus PD Pasar Naik Tahap Penyidikan 

BERBURU LEGIUN ASING ASIA

NU: Jaga Perdamaian saat Pemilu

Artikel Terbaru


/