alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Aturan PPKM Libur Nataru Belum Turun

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemerintah pusat berencana menyeragamkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tiga secara nasional saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Namun, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio mengatakan, aturan resmi tersebut belum turun dari pusat.
“Belum ada (aturan PPKM libur Nataru), terakhir (yang turun) Inmendagri Nomor 60 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Wilayah Jawa dan Bali,” jelas Triguno.
Diperkirakan saat libur nataru, mobilitas masyarakat diperketat, untuk menekan rantai penularan Covid-19 dan muncul klaster baru. Mengingat virus corona terus bermutasi. Sehingga masyarakat diharap senantiasa waspada, jangan lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Apalagi Bojonegoro status PPKM-nya saat ini masih level tiga. Karena salah satu indikator asesmen Kemdagri dan Kemkes yakni capaian vaksinasi sasaran usia lanjut minimal 40 persen belum terpenuhi,” tambah mantan Camat Gondang tersebut.
Namun, menurut Triguno, diperkirakan hari ini (22/11) atau besok (23/11) capaian vaksinasi sasaran usia lanjut 40 persen mampu terpenuhi. Karena per 21 November, capaian vaksinasi sasaran usia lanjut sudah 38,10 persen atau 59,428 orang.
Sedangkan capaian vaksinasi dosis pertama sudah 59,92 persen atau 614.766 orang.
“Semoga lekas terpenuhi capaian vaksinasinya agar status level PPKM Bojonegoro berubah menjadi level dua. Target selanjutnya PPKM level satu dengan syarat capaian vaksinasi dosis pertama minimal 60 persen dan capaian vaksinasi sasaran usia lanjut minimal 50 persen,” terangnya.
Sementara itu, capaian vaksinasi juga bergantung pada pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Adapun data terakhir stok vaksin di Bojonegoro tersisa 105.784 dosis, cukup untuk sembilan hari ke depan.

Baca Juga :  Atlet Judo Bojonegoro, Wakili Jatim di Kejurnas Palembang 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemerintah pusat berencana menyeragamkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tiga secara nasional saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Namun, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio mengatakan, aturan resmi tersebut belum turun dari pusat.
“Belum ada (aturan PPKM libur Nataru), terakhir (yang turun) Inmendagri Nomor 60 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Wilayah Jawa dan Bali,” jelas Triguno.
Diperkirakan saat libur nataru, mobilitas masyarakat diperketat, untuk menekan rantai penularan Covid-19 dan muncul klaster baru. Mengingat virus corona terus bermutasi. Sehingga masyarakat diharap senantiasa waspada, jangan lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Apalagi Bojonegoro status PPKM-nya saat ini masih level tiga. Karena salah satu indikator asesmen Kemdagri dan Kemkes yakni capaian vaksinasi sasaran usia lanjut minimal 40 persen belum terpenuhi,” tambah mantan Camat Gondang tersebut.
Namun, menurut Triguno, diperkirakan hari ini (22/11) atau besok (23/11) capaian vaksinasi sasaran usia lanjut 40 persen mampu terpenuhi. Karena per 21 November, capaian vaksinasi sasaran usia lanjut sudah 38,10 persen atau 59,428 orang.
Sedangkan capaian vaksinasi dosis pertama sudah 59,92 persen atau 614.766 orang.
“Semoga lekas terpenuhi capaian vaksinasinya agar status level PPKM Bojonegoro berubah menjadi level dua. Target selanjutnya PPKM level satu dengan syarat capaian vaksinasi dosis pertama minimal 60 persen dan capaian vaksinasi sasaran usia lanjut minimal 50 persen,” terangnya.
Sementara itu, capaian vaksinasi juga bergantung pada pasokan vaksin dari pemerintah pusat. Adapun data terakhir stok vaksin di Bojonegoro tersisa 105.784 dosis, cukup untuk sembilan hari ke depan.

Baca Juga :  Mulai Ditanami Pohon Usai Pelebaran Jalan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/