alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Akan Diganti Pohon Peneduh

Pelebaran Jalan Balen-Sroyo Tebang Ratusan Pohon

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Proyek pelebaran jalan Balen-Sroyo mulai berjalan. Tahap awal proyek senilai Rp 87 miliar lebih ini penebangan pohon penghijauan di tepi jalan Bojonegoro-Babat tersebut. Dinas lingkungan hidup (DLH) memastikan pohon-pohon ditebang itu akan diganti bibit pohon yang baru.

 

Kepala DLH Hanafi mengatakan, penebangan pohon untuk proyek pelebaran jalan tidak terhindarkan. Sebab, untuk melebarkan jalan hingga 3 meter sisi kanan dan kiri jalan tetap harus memangkas pohon.

 

‘’Kalau tidak ditebang, khawatirnya pohon rawan tumbang karena akarnya terpangkas,’’ ungkapnya.

- Advertisement -

 

Penebangan dilakukan rekanan mengerjakan pelebaran jalan. Jumlah pohon akan ditebang diperkirakan mencapai ratusan pohon. Pohon-pohon itu selama ini menjadi peneduh jalan. ‘’Rata-rata adalah pohon trembesi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Kanor-Rengel Hanya 10 Menit

 

Menurut Hanafi, pihaknya dan dinas pekerjaan umum (PU) bina marga dan penataan ruang sudah berkoordinasi. Pohon-pohon ditebang itu diganti dengan baru. Jenis pohonnya beragam mulai trembesi hingga mahoni. ‘’Gantinya tetap pohon peneduh,’’ jelasnya.

 

Pelebaran jalan nasional Balen-Sroyo dilakukan oleh PT Surya Mataram Sakti dengan nilai kontrak Rp 82 miliar.

 

Pelebaran jalan nasional berlangsung hingga Desember. Tahun depan jalan sudah bisa digunakan secara normal.

Pelebaran jalan tahun ini adalah melanjutkan pelebaran tahun lalu, yakni Bojonegoro-Balen sepanjang 10 km. Tahun ini pelebaran jalan juga sepanjang 10 km.

 

Kepala Dinas PU BMPR Retno Wulandari belum memberikan keterangan terkait pelebaran jalan itu. Saat dihubungi via ponselnya belum memberikan keterangan. (zim/rij)

Baca Juga :  Festival Seni Boleh Buka dengan Pembatasan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Proyek pelebaran jalan Balen-Sroyo mulai berjalan. Tahap awal proyek senilai Rp 87 miliar lebih ini penebangan pohon penghijauan di tepi jalan Bojonegoro-Babat tersebut. Dinas lingkungan hidup (DLH) memastikan pohon-pohon ditebang itu akan diganti bibit pohon yang baru.

 

Kepala DLH Hanafi mengatakan, penebangan pohon untuk proyek pelebaran jalan tidak terhindarkan. Sebab, untuk melebarkan jalan hingga 3 meter sisi kanan dan kiri jalan tetap harus memangkas pohon.

 

‘’Kalau tidak ditebang, khawatirnya pohon rawan tumbang karena akarnya terpangkas,’’ ungkapnya.

- Advertisement -

 

Penebangan dilakukan rekanan mengerjakan pelebaran jalan. Jumlah pohon akan ditebang diperkirakan mencapai ratusan pohon. Pohon-pohon itu selama ini menjadi peneduh jalan. ‘’Rata-rata adalah pohon trembesi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Kedelai Kian Mahal, Stok Migor Mulai Aman

 

Menurut Hanafi, pihaknya dan dinas pekerjaan umum (PU) bina marga dan penataan ruang sudah berkoordinasi. Pohon-pohon ditebang itu diganti dengan baru. Jenis pohonnya beragam mulai trembesi hingga mahoni. ‘’Gantinya tetap pohon peneduh,’’ jelasnya.

 

Pelebaran jalan nasional Balen-Sroyo dilakukan oleh PT Surya Mataram Sakti dengan nilai kontrak Rp 82 miliar.

 

Pelebaran jalan nasional berlangsung hingga Desember. Tahun depan jalan sudah bisa digunakan secara normal.

Pelebaran jalan tahun ini adalah melanjutkan pelebaran tahun lalu, yakni Bojonegoro-Balen sepanjang 10 km. Tahun ini pelebaran jalan juga sepanjang 10 km.

 

Kepala Dinas PU BMPR Retno Wulandari belum memberikan keterangan terkait pelebaran jalan itu. Saat dihubungi via ponselnya belum memberikan keterangan. (zim/rij)

Baca Juga :  Waspada Predator Anak! Video Pencabulan Terlacak Dari Twitter

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/