alexametrics
24 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Vaksinasi Prioritas Kedua Ditarget Usai Sebelum Ramadan

Radar Tuban – Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban optimistis vaksinasi prioritas kedua selesai sebelum Ramadan yang tinggal tiga pekan lagi. Saat ini vaksinasi prioritas kedua masih berlangsung untuk sektor pelayan publik seperti guru, petugas wisata, dan karyawan badan usaha milik negara (BUMN).

Juru bicara satgas Endah Nurul Kumarijati mengatakan vaksinasi prioritas kedua dijadwalkan selesai sebelum Ramadan. Meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan vaksin tak membatalkan puasa, tapi satgas tetap berupaya vaksinasi diselesaikan sebelum bulan puasa.

“Sementara ini belum ada jadwal vaksin selama Ramadan, harapannya prioritas kedua selesai sebelum puasa,” ungkap dia.

Saat ini, kata Endah, vaksinasi prioritas kedua masih kurang banyak. Dari sekitar 60 ribu orang yang terdata, baru selesai sekitar 24 persen. Kekurangan 76 persen diharapkan tuntas dalam tiga pekan kedepan. Apalagi vaksinasi saat ini dibantu oleh 33 Puskesmas se-Kabupaten Tuban.

Baca Juga :  578 Santunan Duka Belum Cair

“Kalau ada jadwal baru, vaksinasi bisa dilakukan selama Ramadan sesuai fatwa MUI,” tutur sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban ini. Endah mengatakan vaksinasi dilakukan terjadwal sesuai instruksi kementerian kesehatan. Untuk saat ini masih difokuskan pekerja dan pelayan publik. Termasuk guru dan para akademisi.

Sebab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan pembelajaran tatap muka dimulai pada tahun ajaran baru. “Kami selesaikan vaksinasi untuk guru dulu sebelum tatap muka,” kata dia.

Dengan prioritas yang sudah diatur pemerintah tersebut, Endah meminta masyarakat untuk bersabar menunggu giliran. Dia memastikan semua masyarakat akan kebagian vaksin, hanya urutan antreannya disesuaikan dengan prioritas yang sudah ditentukan. “Untuk seluruh masyarakat kami imbau tetap sabar menunggu sesuai dengan antrean yang ada,” imbau dia.

Baca Juga :  Bukti Kasih Ibu Bupati kepada Penyandang Disabilitas

Mantan plt kepala Dinkes ini menjelaskan vaksinasi prioritas kedua saat ini memasuki antrean guru dan petugas wisata. Karena jumlah pendidik yang cukup banyak, vaksinasi untuk guru dilakukan di masing-masing kecamatan. Selain itu, prioritas kedua yang masih dalam antrean antara lain petugas transportasi umum dan pedagang. “Mereka yang bekerja melayani publik yang berhak lebih dahulu, termasuk guru dan pedagang,” ungkap Endah.  

Radar Tuban – Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban optimistis vaksinasi prioritas kedua selesai sebelum Ramadan yang tinggal tiga pekan lagi. Saat ini vaksinasi prioritas kedua masih berlangsung untuk sektor pelayan publik seperti guru, petugas wisata, dan karyawan badan usaha milik negara (BUMN).

Juru bicara satgas Endah Nurul Kumarijati mengatakan vaksinasi prioritas kedua dijadwalkan selesai sebelum Ramadan. Meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan vaksin tak membatalkan puasa, tapi satgas tetap berupaya vaksinasi diselesaikan sebelum bulan puasa.

“Sementara ini belum ada jadwal vaksin selama Ramadan, harapannya prioritas kedua selesai sebelum puasa,” ungkap dia.

Saat ini, kata Endah, vaksinasi prioritas kedua masih kurang banyak. Dari sekitar 60 ribu orang yang terdata, baru selesai sekitar 24 persen. Kekurangan 76 persen diharapkan tuntas dalam tiga pekan kedepan. Apalagi vaksinasi saat ini dibantu oleh 33 Puskesmas se-Kabupaten Tuban.

Baca Juga :  Picu Sambaran Petir, Tower Provider Disegel Warga

“Kalau ada jadwal baru, vaksinasi bisa dilakukan selama Ramadan sesuai fatwa MUI,” tutur sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban ini. Endah mengatakan vaksinasi dilakukan terjadwal sesuai instruksi kementerian kesehatan. Untuk saat ini masih difokuskan pekerja dan pelayan publik. Termasuk guru dan para akademisi.

Sebab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan pembelajaran tatap muka dimulai pada tahun ajaran baru. “Kami selesaikan vaksinasi untuk guru dulu sebelum tatap muka,” kata dia.

Dengan prioritas yang sudah diatur pemerintah tersebut, Endah meminta masyarakat untuk bersabar menunggu giliran. Dia memastikan semua masyarakat akan kebagian vaksin, hanya urutan antreannya disesuaikan dengan prioritas yang sudah ditentukan. “Untuk seluruh masyarakat kami imbau tetap sabar menunggu sesuai dengan antrean yang ada,” imbau dia.

Baca Juga :  Percepat Kekebalan Komunitas, Sediakan 2000 Vaksin

Mantan plt kepala Dinkes ini menjelaskan vaksinasi prioritas kedua saat ini memasuki antrean guru dan petugas wisata. Karena jumlah pendidik yang cukup banyak, vaksinasi untuk guru dilakukan di masing-masing kecamatan. Selain itu, prioritas kedua yang masih dalam antrean antara lain petugas transportasi umum dan pedagang. “Mereka yang bekerja melayani publik yang berhak lebih dahulu, termasuk guru dan pedagang,” ungkap Endah.  

Artikel Terkait

Most Read

Rusak Lagi

129 Pohon Jati Belum Ditebang

Fokus Benahi Kekurangan

Artikel Terbaru


/