alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Sisa Tujuh Hari, Belum Ada Kandidat Diajukan Ketua Askab PSSI Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kandidat-kandidat bersaing ketua Askab Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bojonegoro tampaknya masih malu-malu muncul. Terlihat waktu pengajuan calon nama pengurus baru askab PSSI setempat menyisakan tujuh hari lagi. Pada 28 Februari mendatang, pendaftaran sudah ditutup.

Namun hingga kini belum ada nama calon pengurus yang diajukan. Belum ada satu pun voter (pemilik hak suara) dari klub internal yang mengajukan kandidat. Formasi pengurus askab PSSI nantinya ketua, wakil ketua, hingga komite eksekutif (exco). Komite pemilihan tetap optimistis akan ada nama calon yang diajukan.

“Belum ada yang masuk (pengajuan pengurus baru),” kata Komite Pemilihan Kongres Pemilihan Pengurus Askab PSSI Yanuar Andika kemarin (21/2).

Baca Juga :  Sisa Bantuan Keuangan Khusus Desa di Bojonegoro Belum Cair

Andika mengatakan, belum ada nama calon diajukan, meski pengajuan oleh voter dari klub internal  menyisakan tujuh hari.  Namun, ia optimistis sisa waktu pengajuan aka nada voter yang mengusulkan nama calon ketua, wakil ketua, dan exco. Terlebih terdapat beberapa klub internal berkomunikasi dengan komite pemilihan terkait proses-proses pengajuan. “Ada dari klub internal, ada dari calon,” ujarnya.

Meski sudah ada koordinasi voter dan kandidat digadang-gadang diajukan sebagai pengurus, pihaknya tetap menunggu pengajuan resmi untuk publikasi nama-nama calon akan dipilih dalam kongres. “Pastinya belum (nama calon pengurus baru),” ujar pria juga pelatih tim porprov sepak bola itu.

Komite pemilihan, menurut Andika, sudah menyiapkan formulir dan petunjuk teknis kongres pemilihan. Setelah beberapa pekan dilakukan penyusunan melalui koordinasi dengan Asprov PSSI Jawa Timur. Sedangkan kongres pemilihan sendiri direncanakan pada 5 Maret mendatang.

Baca Juga :  Pahat Gunung Batu Kapur Terancam Mundur

Tentu rencana tersebut bisa berubah, karena perlu koordinasi lebih lanjut dengan Asprov PSSI Jatim. “Masih bisa saja mundur,” jelas pria asal Kecamatan Purwosari itu. (irv/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kandidat-kandidat bersaing ketua Askab Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bojonegoro tampaknya masih malu-malu muncul. Terlihat waktu pengajuan calon nama pengurus baru askab PSSI setempat menyisakan tujuh hari lagi. Pada 28 Februari mendatang, pendaftaran sudah ditutup.

Namun hingga kini belum ada nama calon pengurus yang diajukan. Belum ada satu pun voter (pemilik hak suara) dari klub internal yang mengajukan kandidat. Formasi pengurus askab PSSI nantinya ketua, wakil ketua, hingga komite eksekutif (exco). Komite pemilihan tetap optimistis akan ada nama calon yang diajukan.

“Belum ada yang masuk (pengajuan pengurus baru),” kata Komite Pemilihan Kongres Pemilihan Pengurus Askab PSSI Yanuar Andika kemarin (21/2).

Baca Juga :  Enya Ebiarta Ariani, Pemain Futsal dan Sepak Bola Putri

Andika mengatakan, belum ada nama calon diajukan, meski pengajuan oleh voter dari klub internal  menyisakan tujuh hari.  Namun, ia optimistis sisa waktu pengajuan aka nada voter yang mengusulkan nama calon ketua, wakil ketua, dan exco. Terlebih terdapat beberapa klub internal berkomunikasi dengan komite pemilihan terkait proses-proses pengajuan. “Ada dari klub internal, ada dari calon,” ujarnya.

Meski sudah ada koordinasi voter dan kandidat digadang-gadang diajukan sebagai pengurus, pihaknya tetap menunggu pengajuan resmi untuk publikasi nama-nama calon akan dipilih dalam kongres. “Pastinya belum (nama calon pengurus baru),” ujar pria juga pelatih tim porprov sepak bola itu.

Komite pemilihan, menurut Andika, sudah menyiapkan formulir dan petunjuk teknis kongres pemilihan. Setelah beberapa pekan dilakukan penyusunan melalui koordinasi dengan Asprov PSSI Jawa Timur. Sedangkan kongres pemilihan sendiri direncanakan pada 5 Maret mendatang.

Baca Juga :  Lelang Rampung, Pengerjaan Trotoar Harus Tuntas Dalam Lima Bulan

Tentu rencana tersebut bisa berubah, karena perlu koordinasi lebih lanjut dengan Asprov PSSI Jatim. “Masih bisa saja mundur,” jelas pria asal Kecamatan Purwosari itu. (irv/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/