alexametrics
31.1 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Target E-Tilang Rampung Tahun Ini

- Advertisement -

Radar Tuban — Jika direstui Pemkab Tuban, Forum Lalu Lintas menargetkan e-Tilang atau tilang elektronik dapat dioperasikan di Tuban akhir tahun ini. Sebab operasional kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) tinggal menunggu penganggaran operasional yang direncanakan masuk dalam perubahan anggaran pendapatan belanja daerah (P-APBD).

Kasatlantas Polres Tuban AKP Argo Budi Sarwono mengatakan saat ini kamera tilang elektronik sudah terpasang di dua titik tapi belum berfungsi. Yakni di Bundaran Letda Sucipto sebelah timur dan Jalan RE Martadinata sebelah timur.

“Jika direstui Pemkab Tuban dalam hal ini dianggarkan operasionalnya, e-Tilang sudah bisa dimulai akhir tahun ini,” tutur dia kepada Jawa Pos Radar Tuban. Perwira kelahiran Bandung ini mengatakan Dinas Perhubungan (Dishub) merencanakan akan memasukkan anggaran operasional e-Tilang pada P-APBD.

Baca Juga :  Mastrip Fashion Week Bakal Mengerek Industri Kreatif

Artinya, e-Tilang baru bisa diterapkan jika usulan penganggaran dari Dishub disetujui. “Sementara hanya kamera dulu yang dipasang, selanjutnya tinggal operasional menunggu anggaran,” ungkap dia.

Lulusan Akpol 2007 ini mengatakan sebenarnya e-Tilang direncanakan bisa beroperasi di Tuban sejak tahun lalu. Namun karena biaya e-Tilang tidak murah, operasionalnya ditunda. Sebab banyak anggaran yang terdampak refocusing untuk penanganan Covid-19.

- Advertisement -

“Untuk kebutuhan operasional satu titiknya berkisar Rp 400 juta,” jelas dia. Argo mengatakan di Jawa Timur, e-Tilang baru diterapkan di Surabaya dan Kota Madiun. Sebenarnya Tuban ditargetkan sebagai kota pilot project selanjutnya.

Mengingat sebelum pandemi angka kecelakaan di Tuban selalu menduduki yang teratas. Apalagi lalu lintas Tuban selama ini sangat padat saat jam-jam tertentu. “Semoga bisa diterapkan tahun ini,” harap dia.

Baca Juga :  Aditya Halindra Faridzky – Riyadi Menang, AMPI Tuban Tunaikan Nazar

Radar Tuban — Jika direstui Pemkab Tuban, Forum Lalu Lintas menargetkan e-Tilang atau tilang elektronik dapat dioperasikan di Tuban akhir tahun ini. Sebab operasional kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) tinggal menunggu penganggaran operasional yang direncanakan masuk dalam perubahan anggaran pendapatan belanja daerah (P-APBD).

Kasatlantas Polres Tuban AKP Argo Budi Sarwono mengatakan saat ini kamera tilang elektronik sudah terpasang di dua titik tapi belum berfungsi. Yakni di Bundaran Letda Sucipto sebelah timur dan Jalan RE Martadinata sebelah timur.

“Jika direstui Pemkab Tuban dalam hal ini dianggarkan operasionalnya, e-Tilang sudah bisa dimulai akhir tahun ini,” tutur dia kepada Jawa Pos Radar Tuban. Perwira kelahiran Bandung ini mengatakan Dinas Perhubungan (Dishub) merencanakan akan memasukkan anggaran operasional e-Tilang pada P-APBD.

Baca Juga :  Potensi Kekeringan di Bojonegoro Diprediksi Rendah

Artinya, e-Tilang baru bisa diterapkan jika usulan penganggaran dari Dishub disetujui. “Sementara hanya kamera dulu yang dipasang, selanjutnya tinggal operasional menunggu anggaran,” ungkap dia.

Lulusan Akpol 2007 ini mengatakan sebenarnya e-Tilang direncanakan bisa beroperasi di Tuban sejak tahun lalu. Namun karena biaya e-Tilang tidak murah, operasionalnya ditunda. Sebab banyak anggaran yang terdampak refocusing untuk penanganan Covid-19.

- Advertisement -

“Untuk kebutuhan operasional satu titiknya berkisar Rp 400 juta,” jelas dia. Argo mengatakan di Jawa Timur, e-Tilang baru diterapkan di Surabaya dan Kota Madiun. Sebenarnya Tuban ditargetkan sebagai kota pilot project selanjutnya.

Mengingat sebelum pandemi angka kecelakaan di Tuban selalu menduduki yang teratas. Apalagi lalu lintas Tuban selama ini sangat padat saat jam-jam tertentu. “Semoga bisa diterapkan tahun ini,” harap dia.

Baca Juga :  Salawat untuk Bojonegoro dan Indonesia

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/