alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Perketat Gereja dan Pusat Perbelanjaan

TUBAN, Radar Tuban – Gereja dan pusat per belanjaan menjadi dua prioritas yang harus diawasi ketat saat Natal dan tahun baru. Untuk me mastikan kesiapan menyambut Nataru, Forkopimda Tuban melakukan patroli ke sejumlah gereja, pusat perbelanjaan, dan pasar kemarin (20/12). Pengelola sejumlah tempat tersebut diimbau untuk waspada dan harus mengantisipasi ancaman gelombang ketiga pandemi Covid-19. Patroli dalam rangka menyambut Nataru itu di mulai dari Gereja Santo Petrus. Di gereja ter besar di Tuban itu, Bupati Tuban Aditya Ha lindra Faridzky mengunjungi pengurus gereja di dampingi Sekda Budi Wiyana, Kapolres AKBP Darman, dan Ketua DPRD Miyadi. Dalam kesem patan tersebut, bupati memimpin untuk mengecek kesiapan pengurus gereja dalam menghadapi Nataru.

Patroli dilanjutkan ke Gereja Kristen Indonesia dan Gereja Kristen Jawa. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tuban AKBP Darman menyampaikan imbauan untuk semua pengurus gereja agar mengimbau semua jemaat menginstal PeduliLindungi. Semua jemaat yang akan ibadah di Gereja wajib sudah tervaksin dan terde teksi oleh aplikasi pemerintah tersebut. ‘’Yang akan iba dah harus menaati protokol kesehatan ketat,’’ tegas dia. Patroli dilanjutkan ke Samudra Swalayan dan Pasar Baru Tuban. Pusat perbelanjaan menjadi dua titik yang turut dipantau. Selain untuk pengawasan prokes, juga untuk meng antisipasi lonjakan harga yang rawan terjadi saat akhir tahun seperti sekarang ini. Lulusan Akpol 2000 ini menegaskan semua petugas polisi harus turut aktif memantau har ga pasar. ‘’Seluruh personel harus aktif melakukan pengamanan Natal dan tahun baru,’’ ungkap dia. 

Baca Juga :  Konsisten Dorong Tingkatkan Produksi Pertanian

Darman mengatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan dinas kesehatan (Dinkes) untuk menyiapkan posko vaksinasi di sejumlah titik keramaian. Seperti gereja, pusat perbelanjaan, dan lokasi wisata. Bagi masyarakat yang terdeteksi melalui PeduliLindungi belum vaksin, maka akan langsung di vaksin di tempat. Juga, antisipasi lain berupa tes swab acak bagi masyarakat yang tak taat prokes. ‘’Nanti akan didirikan posko vaksin di lokasilokasi yang paling ramai,’’ kata dia. 

TUBAN, Radar Tuban – Gereja dan pusat per belanjaan menjadi dua prioritas yang harus diawasi ketat saat Natal dan tahun baru. Untuk me mastikan kesiapan menyambut Nataru, Forkopimda Tuban melakukan patroli ke sejumlah gereja, pusat perbelanjaan, dan pasar kemarin (20/12). Pengelola sejumlah tempat tersebut diimbau untuk waspada dan harus mengantisipasi ancaman gelombang ketiga pandemi Covid-19. Patroli dalam rangka menyambut Nataru itu di mulai dari Gereja Santo Petrus. Di gereja ter besar di Tuban itu, Bupati Tuban Aditya Ha lindra Faridzky mengunjungi pengurus gereja di dampingi Sekda Budi Wiyana, Kapolres AKBP Darman, dan Ketua DPRD Miyadi. Dalam kesem patan tersebut, bupati memimpin untuk mengecek kesiapan pengurus gereja dalam menghadapi Nataru.

Patroli dilanjutkan ke Gereja Kristen Indonesia dan Gereja Kristen Jawa. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tuban AKBP Darman menyampaikan imbauan untuk semua pengurus gereja agar mengimbau semua jemaat menginstal PeduliLindungi. Semua jemaat yang akan ibadah di Gereja wajib sudah tervaksin dan terde teksi oleh aplikasi pemerintah tersebut. ‘’Yang akan iba dah harus menaati protokol kesehatan ketat,’’ tegas dia. Patroli dilanjutkan ke Samudra Swalayan dan Pasar Baru Tuban. Pusat perbelanjaan menjadi dua titik yang turut dipantau. Selain untuk pengawasan prokes, juga untuk meng antisipasi lonjakan harga yang rawan terjadi saat akhir tahun seperti sekarang ini. Lulusan Akpol 2000 ini menegaskan semua petugas polisi harus turut aktif memantau har ga pasar. ‘’Seluruh personel harus aktif melakukan pengamanan Natal dan tahun baru,’’ ungkap dia. 

Baca Juga :  Memasuki Era Society 5.0, Menko Airlangga Sampaikan untuk Membangun

Darman mengatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan dinas kesehatan (Dinkes) untuk menyiapkan posko vaksinasi di sejumlah titik keramaian. Seperti gereja, pusat perbelanjaan, dan lokasi wisata. Bagi masyarakat yang terdeteksi melalui PeduliLindungi belum vaksin, maka akan langsung di vaksin di tempat. Juga, antisipasi lain berupa tes swab acak bagi masyarakat yang tak taat prokes. ‘’Nanti akan didirikan posko vaksin di lokasilokasi yang paling ramai,’’ kata dia. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/