alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Belum Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Perbaikan Jalan Picu Kemacetan

Radar Tuban – Sesuai prediksi, perbaikan jalan nasional di kawasan kota memicu arus lalu lintas tersendat. Kemarin (20/10), saat jam padat kendaraan berat mengular mulai Jalan Wahidin Sudiro Husodo depan SMAN 2 Tuban hingga pertigaan Manunggal Selatan.

Kemacetan sekitar 3 kilometer tersebut semakin parah saat terjadi kecelakaan lalu lintas kendaraan berat di sekitar perempatan Kapur. Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Gunadi mengatakan Forum Lalu Lintas belum menyiapkan rekayasa lalin.

Pertimbangannya, kemacetan terjadi hanya di waktu tertentu dan tidak terus menerus. Jika kondisi kemacetan semakin parah, dia memastikan akan membahas rekayasa lalin tersebut dalam waktu dekat.

‘’Masih lihat keadaan dulu. Hari ini (kemarin, Red) macet parah karena ada kecelakaan,’’ jelas dia. Mantan Camat Grabagan ini menyampaikan pihaknya belum mengetahui detail timeline pekerjaan jalan nasional tersebut hingga kapan. Sehingga keputusan rekayasa lalin belum bisa dibahas.

Baca Juga :  Satu Siswa SMAdi Bojonegoro Tidak Lulus

Dia hanya mengimbau untuk kendaraan pribadi lebih baik menghindari Jalan Wahidin Sudiro Husodo. ‘’Terutama kenda raan pribadi dari barat lebih baik memilih jalan lain agar tidak terjebak kemacetan,’’ imbaunya.

Terpisah, Kasatlantas Polres Tuban AKP Argo Budi Sarwono mengakui kemacetan terjadi karena perbaikan jalan nasional sejak sepekan terakhir. Menurut Argo, belum dilakukannya rekayasa lalu lintas karena waktu perbaikan jalan tak pasti. Perbaikan jalan tidak dilakukan setiap hari. Sehingga rekayasa lalin sulit dilakukan.

‘’Sementara kami menerjunkan petugas untuk mengurai kemacetan,’’ tuturnya. Di bagian lain, lulusan Akpol 2007 ini mengatakan rekayasa lalin belum terlalu urgen. Sebab perbaikan jalan sifatnya parsial atau sebagian, sehingga kendaraan masih bisa melintas secara bergiliran.

Baca Juga :  Produsen Rokok Belum Bisa Memastikan

Sehingga perbaikan jalan nasional cukup teratasi dengan penjagaan petugas. Pertimbangan lain kemacetan hanya terjadi di jam tertentu. ‘’Perbaikannya bersifat parsial jadi kendaraan masih bisa lewat meski tersendat,’’ kata dia.

Radar Tuban – Sesuai prediksi, perbaikan jalan nasional di kawasan kota memicu arus lalu lintas tersendat. Kemarin (20/10), saat jam padat kendaraan berat mengular mulai Jalan Wahidin Sudiro Husodo depan SMAN 2 Tuban hingga pertigaan Manunggal Selatan.

Kemacetan sekitar 3 kilometer tersebut semakin parah saat terjadi kecelakaan lalu lintas kendaraan berat di sekitar perempatan Kapur. Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Gunadi mengatakan Forum Lalu Lintas belum menyiapkan rekayasa lalin.

Pertimbangannya, kemacetan terjadi hanya di waktu tertentu dan tidak terus menerus. Jika kondisi kemacetan semakin parah, dia memastikan akan membahas rekayasa lalin tersebut dalam waktu dekat.

‘’Masih lihat keadaan dulu. Hari ini (kemarin, Red) macet parah karena ada kecelakaan,’’ jelas dia. Mantan Camat Grabagan ini menyampaikan pihaknya belum mengetahui detail timeline pekerjaan jalan nasional tersebut hingga kapan. Sehingga keputusan rekayasa lalin belum bisa dibahas.

Baca Juga :  Program Satu Desa Dua Sarjan Promotor Nasional

Dia hanya mengimbau untuk kendaraan pribadi lebih baik menghindari Jalan Wahidin Sudiro Husodo. ‘’Terutama kenda raan pribadi dari barat lebih baik memilih jalan lain agar tidak terjebak kemacetan,’’ imbaunya.

Terpisah, Kasatlantas Polres Tuban AKP Argo Budi Sarwono mengakui kemacetan terjadi karena perbaikan jalan nasional sejak sepekan terakhir. Menurut Argo, belum dilakukannya rekayasa lalu lintas karena waktu perbaikan jalan tak pasti. Perbaikan jalan tidak dilakukan setiap hari. Sehingga rekayasa lalin sulit dilakukan.

‘’Sementara kami menerjunkan petugas untuk mengurai kemacetan,’’ tuturnya. Di bagian lain, lulusan Akpol 2007 ini mengatakan rekayasa lalin belum terlalu urgen. Sebab perbaikan jalan sifatnya parsial atau sebagian, sehingga kendaraan masih bisa melintas secara bergiliran.

Baca Juga :  Demokrat Canangkan Program UMKM Binaan

Sehingga perbaikan jalan nasional cukup teratasi dengan penjagaan petugas. Pertimbangan lain kemacetan hanya terjadi di jam tertentu. ‘’Perbaikannya bersifat parsial jadi kendaraan masih bisa lewat meski tersendat,’’ kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/