alexametrics
25.7 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Bepergian dengan Transportasi Umum di Bojonegoro Kini Tak Wajib Tes Antigen

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Setelah diumumkannya pelonggaran lepas masker di luar ruangan, kini masyarakat hendak bepergian tidak lagi diwajibkan tes antigen atau PCR. Namun syaratnya harus sudah vaksin kedua dan ketiga (booster).

 

Aturan tersebut berdasar Surat Edaran (SE) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pandemi Covid-19. Tentu, ini membuka mobilitas warga akan kembali normal.

 

Pantauan kemarin siang (20/5) penumpang antre masuk ke pintu keberangkatan Stasiun Bojonegoro. Penumpang hendak naik kereta api (KA) lokal menuju Surabaya yang berangkat pukul 14.30.

 

Kepala Stasiun Bojonegoro Totok Kushendarto membenarkan, bahwa pelonggaran berupa tidak diwajibkan tes antigen atau PCR bagi penumpang KA jarak jauh mulai Rabu (18/5) lalu. Tetapi, harus dibuktikan melalui aplikasi PeduliLindungi bahwa telah mendapat vaksin dosis kedua dan ketiga (booster).

Baca Juga :  Awal Vaksinasi, Kasus Aktif Turun

 

Sedangkan, penumpang KA jarak jauh baru mendapat vaksin dosis pertama tetap wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen 1×24 jam atau tes PCR 3×24 jam. Juga berlaku bagi penumpang tidak atau belum divaksin karena alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah disertai hasil negatif tes antigen atau PCR.

 

“Kalau penumpang usia di bawah enam tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen atau PCR. Namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan,” tegasnya.

 

Sementara itu, penumpang KA lokal tidak ada perubahan aturan yang mana tidak wajib tes antigen maupun PCR. Meski sudah tidak diwajibkan tes, para penumpang KA tetap diimbau menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga :  Mengaku Keluarga Polisi, Pelanggar Prokes Mengamuk

 

Penumpang wajib pakai masker tiga lapis, dilarang berbicara selama perjalanan, dan jaga jarak. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Setelah diumumkannya pelonggaran lepas masker di luar ruangan, kini masyarakat hendak bepergian tidak lagi diwajibkan tes antigen atau PCR. Namun syaratnya harus sudah vaksin kedua dan ketiga (booster).

 

Aturan tersebut berdasar Surat Edaran (SE) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pandemi Covid-19. Tentu, ini membuka mobilitas warga akan kembali normal.

 

Pantauan kemarin siang (20/5) penumpang antre masuk ke pintu keberangkatan Stasiun Bojonegoro. Penumpang hendak naik kereta api (KA) lokal menuju Surabaya yang berangkat pukul 14.30.

 

Kepala Stasiun Bojonegoro Totok Kushendarto membenarkan, bahwa pelonggaran berupa tidak diwajibkan tes antigen atau PCR bagi penumpang KA jarak jauh mulai Rabu (18/5) lalu. Tetapi, harus dibuktikan melalui aplikasi PeduliLindungi bahwa telah mendapat vaksin dosis kedua dan ketiga (booster).

Baca Juga :  Awalnya Sempat Mengagetkan Keluarga

 

Sedangkan, penumpang KA jarak jauh baru mendapat vaksin dosis pertama tetap wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen 1×24 jam atau tes PCR 3×24 jam. Juga berlaku bagi penumpang tidak atau belum divaksin karena alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah disertai hasil negatif tes antigen atau PCR.

 

“Kalau penumpang usia di bawah enam tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen atau PCR. Namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan,” tegasnya.

 

Sementara itu, penumpang KA lokal tidak ada perubahan aturan yang mana tidak wajib tes antigen maupun PCR. Meski sudah tidak diwajibkan tes, para penumpang KA tetap diimbau menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga :  Kenaikan Tarif Retribusi Parkir Berlangganan Bertahap

 

Penumpang wajib pakai masker tiga lapis, dilarang berbicara selama perjalanan, dan jaga jarak. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/