alexametrics
22.5 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Perintahkan Razia Bengkel Knalpot Brong

TUBAN, Radar Tuban – Selama ini, penindakan knalpot brong baru sebatas pengguna kendaraan bermotor yang terjaring razia petugas. 

Sementara bengkel penjual knalpot bising tersebut baru sebatas diberi pembinaan dan teguran. Mulai Jumat (20/12) hari ini, Polres Tuban tidak kompromi. Petugas akan merazia bengkel sekaligus memberi hukuman kepada para pemilik bengkel yang kedapatan menjual knalpot brong. Ancamannya kurungan satu bulan penjara dan denda Rp 250 ribu. Jeratan hukumnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono di depan petugas satlantas dan satreskrim memerintahkan untuk menindak tegas pemilik bengkel yang menjual knalpot brong. Tujuannya, menciptakan situasi kondusif menjelang akhir tahun. ‘’Untuk pengendara sepeda motor berknalpot brong langsung sita di tempat. Untuk bengkel langsung periksa pemiliknya,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Dr Didik Mukrianto, SH, MH, Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Tuban

Perwira kelahiran Kedungadem, Bojonegoro itu menegaskan kepada anggotanya untuk tidak segan menindak para pemilik bengkel yang melanggar. ‘’Kita semua ingin menciptakan situasi yang nyaman dalam berkendara. Jadi jangan sampai ada knalpot brong yang lolos,’’ tegas dia. Dalam razia yang digelar sejak Senin (16/12), petugas berhasil mengamankan belasan knalpot brong dari para pelanggar. 

Knalpot tersebut didapatkan dari hasil razia dan hunting petugas satlantas. Mayoritas pengguna knalpot brong adalah anak muda yang tidak memiliki surat-surat berkendara. Kendaraan mereka juga disita dan hanya bisa diambil setelah kendaraan milik pelanggar diganti dengan knalpot standar.(yud/ds)

TUBAN, Radar Tuban – Selama ini, penindakan knalpot brong baru sebatas pengguna kendaraan bermotor yang terjaring razia petugas. 

Sementara bengkel penjual knalpot bising tersebut baru sebatas diberi pembinaan dan teguran. Mulai Jumat (20/12) hari ini, Polres Tuban tidak kompromi. Petugas akan merazia bengkel sekaligus memberi hukuman kepada para pemilik bengkel yang kedapatan menjual knalpot brong. Ancamannya kurungan satu bulan penjara dan denda Rp 250 ribu. Jeratan hukumnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono di depan petugas satlantas dan satreskrim memerintahkan untuk menindak tegas pemilik bengkel yang menjual knalpot brong. Tujuannya, menciptakan situasi kondusif menjelang akhir tahun. ‘’Untuk pengendara sepeda motor berknalpot brong langsung sita di tempat. Untuk bengkel langsung periksa pemiliknya,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Awas Ular Masuk Rumah

Perwira kelahiran Kedungadem, Bojonegoro itu menegaskan kepada anggotanya untuk tidak segan menindak para pemilik bengkel yang melanggar. ‘’Kita semua ingin menciptakan situasi yang nyaman dalam berkendara. Jadi jangan sampai ada knalpot brong yang lolos,’’ tegas dia. Dalam razia yang digelar sejak Senin (16/12), petugas berhasil mengamankan belasan knalpot brong dari para pelanggar. 

Knalpot tersebut didapatkan dari hasil razia dan hunting petugas satlantas. Mayoritas pengguna knalpot brong adalah anak muda yang tidak memiliki surat-surat berkendara. Kendaraan mereka juga disita dan hanya bisa diambil setelah kendaraan milik pelanggar diganti dengan knalpot standar.(yud/ds)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/