alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Bersentuhan Langsung Dengan Bengawan Solo, 27 Desa Ini Rawan Banjir

Radar Tuban – Sebanyak 27 desa dipetakan sebagai zona merah daerah rawan banjir. Merujuk data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, puluhan desa tersebut memiliki risiko besar diterjang banjir karena berdekatan dengan aliran sungai Bengawan Solo.

Jika sewaktu-waktu terjadi luapan Bengawan Solo, hampir dipastikan 27 desa tersebut tergenang Terbanyak di Kecamatan Widang. Meliputi sembilan desa, Patihan, Ngadipuro, Ngadirejo, Widang, Banjar, Tegalsari, Kedungharjo, Tegalrejo, dan Simorejo.

Sementara di Kecamatan Plumpang 6 desa. Keenam desa tersebut, Kedungrojo, Kedung soko, Sembungrejo, Klotok, Kebomlati, dan Bandungrejo. Empat desa lainnya di Kecamatan Rengel. Meliputi Karangtinoto, Tambak rejo, Kanorejo, dan Ngadirejo. (selengkapnya grafis)

Kepala BPBD Tuban Yudi Irwanto mengatakan, sebagian besar desa bersentuhan langsung dengan Bengawan Solo. Sebagian kecil terdampak dari Kali Kening yang merupakan anak sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut. Fenoma La Nina yang memicu ke tinggian air Bengawan Solo meningkat dikhawatirkan akan menggenangi kawasan perkampungan tersebut.

Baca Juga :  Astuti Kandidat Terkuat Gantikan Fanani 

‘’Dampak La Nina diprediksi akan menga kibatkan luapan air lebih luas,’’ jelas dia. Mantan kabag umum setda itu mengimbau masyarakat di desa tersebut untuk waspada. Untuk pemerintahan desa dan kecamatan diminta menyediakan tenda darurat serta alat evakuasi seperti perahu dan sebagainya. Itu mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi banjir kiriman dari hulu atau daerah Bengawan Solo yang lebih tinggi.

Radar Tuban – Sebanyak 27 desa dipetakan sebagai zona merah daerah rawan banjir. Merujuk data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, puluhan desa tersebut memiliki risiko besar diterjang banjir karena berdekatan dengan aliran sungai Bengawan Solo.

Jika sewaktu-waktu terjadi luapan Bengawan Solo, hampir dipastikan 27 desa tersebut tergenang Terbanyak di Kecamatan Widang. Meliputi sembilan desa, Patihan, Ngadipuro, Ngadirejo, Widang, Banjar, Tegalsari, Kedungharjo, Tegalrejo, dan Simorejo.

Sementara di Kecamatan Plumpang 6 desa. Keenam desa tersebut, Kedungrojo, Kedung soko, Sembungrejo, Klotok, Kebomlati, dan Bandungrejo. Empat desa lainnya di Kecamatan Rengel. Meliputi Karangtinoto, Tambak rejo, Kanorejo, dan Ngadirejo. (selengkapnya grafis)

Kepala BPBD Tuban Yudi Irwanto mengatakan, sebagian besar desa bersentuhan langsung dengan Bengawan Solo. Sebagian kecil terdampak dari Kali Kening yang merupakan anak sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut. Fenoma La Nina yang memicu ke tinggian air Bengawan Solo meningkat dikhawatirkan akan menggenangi kawasan perkampungan tersebut.

Baca Juga :  Astuti Kandidat Terkuat Gantikan Fanani 

‘’Dampak La Nina diprediksi akan menga kibatkan luapan air lebih luas,’’ jelas dia. Mantan kabag umum setda itu mengimbau masyarakat di desa tersebut untuk waspada. Untuk pemerintahan desa dan kecamatan diminta menyediakan tenda darurat serta alat evakuasi seperti perahu dan sebagainya. Itu mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi banjir kiriman dari hulu atau daerah Bengawan Solo yang lebih tinggi.

Artikel Terkait

Most Read

Koalisi PAN Sudah Komplet

MASIH ADA TIGA LAGA

Keluarga Minta Dipulangkan 

Artikel Terbaru


/