alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Satu Data Kominfo Bojonegoro Jadi Rujukan Jurnalis dan Peneliti

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Portal satu data milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro jadi terobosan dalam upaya keterbukaan informasi publik (KIP). Melalui laman data.bojonegorokab.go.id dapat ditemukan kumpulan data-data atau big data secara detail.

 

Sehingga, laman tersebut bisa menjadi rujukan atau referensi dalam penulisan berita maupun penelitian. Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bojonegoro terus mengasah dan memperbarui konten satu data agar akurat.

 

Berdasar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Satu Data Kabupaten Bojonegoro, peran satu data untuk mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Juga untuk memperoleh data mutakhir, akurat, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, dan dibagi pakaikan.

 

Data yang bisa didapatkan dari portal satu data di antaranya capaian kinerja indikator makro Pemkab Bojonegoro. Kemudian, ada data dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).  Meski sudah detail, Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bojonegoro Boedy Irhadtanto mengatakan tetap perlu adanya optimalisasi.

Baca Juga :  Anggaran Terpotong Covid-19, 63 Paket Proyek APBD Gagal Tender

 

Karena portal satu data tidak hanya komitmen kepala daerah, tapi juga perlu adanya kolaborasi, koordinasi, dan sinergisitas antar OPD. Sebab, semangat portal satu data tentunya mendorong transparansi kinerja kepada publik berbasis data.

 

Begitu juga dalam perumusan serta perencanaan kebijakan pembangunan seyogyanya berbasis pada data. “Portal satu data pemkab sudah ke arah yang benar. Tapi harus perlu optimalisasi, khususnya peran antar OPD memaksimalkan kinerjanya yang mana saat ini harus bertransformasi secara digital,” beber pria yang akrab disapa Totok tersebut.

 

Hadirnya portal satu data bukan hanya dimanfaatkan pembuat kebijakan. Tapi, juga bisa dimanfaatkan jurnalis maupun peneliti yang mana menggunakan satu data sebagai bahan rujukan. “Jurnalisme berbasis data berupa infografis bisa menyajikan berita menjadi lebih kaya informasi, kredibel, dan akurat. Peneliti pun butuh data sebagai rujukan karya ilmiahnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Rawat Imajinasi, Buku Fiksi Paling Diminati

 

Sementara itu, ke depannya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pun akan diterapkan di Bojonegoro. Sehingga perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masing-masing OPD.  “SPBE nantinya juga akan dikuatkan dengan perbup,” katanya.

 

Perihal penyampaian informasi-informasi kepada publik, Totok menilai peran Dinkominfo Bojonegoro sudah ke arah yang bagus. Namun, perlu adanya peningkatan sinkronisasi serta integrasi antar OPD. Sehingga informasi disajikan benar-benar berbasis data akurat. (bgs)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Portal satu data milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro jadi terobosan dalam upaya keterbukaan informasi publik (KIP). Melalui laman data.bojonegorokab.go.id dapat ditemukan kumpulan data-data atau big data secara detail.

 

Sehingga, laman tersebut bisa menjadi rujukan atau referensi dalam penulisan berita maupun penelitian. Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bojonegoro terus mengasah dan memperbarui konten satu data agar akurat.

 

Berdasar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Satu Data Kabupaten Bojonegoro, peran satu data untuk mewujudkan keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Juga untuk memperoleh data mutakhir, akurat, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, dan dibagi pakaikan.

 

Data yang bisa didapatkan dari portal satu data di antaranya capaian kinerja indikator makro Pemkab Bojonegoro. Kemudian, ada data dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).  Meski sudah detail, Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bojonegoro Boedy Irhadtanto mengatakan tetap perlu adanya optimalisasi.

Baca Juga :  Menikmati Sensasi Japanese Food

 

Karena portal satu data tidak hanya komitmen kepala daerah, tapi juga perlu adanya kolaborasi, koordinasi, dan sinergisitas antar OPD. Sebab, semangat portal satu data tentunya mendorong transparansi kinerja kepada publik berbasis data.

 

Begitu juga dalam perumusan serta perencanaan kebijakan pembangunan seyogyanya berbasis pada data. “Portal satu data pemkab sudah ke arah yang benar. Tapi harus perlu optimalisasi, khususnya peran antar OPD memaksimalkan kinerjanya yang mana saat ini harus bertransformasi secara digital,” beber pria yang akrab disapa Totok tersebut.

 

Hadirnya portal satu data bukan hanya dimanfaatkan pembuat kebijakan. Tapi, juga bisa dimanfaatkan jurnalis maupun peneliti yang mana menggunakan satu data sebagai bahan rujukan. “Jurnalisme berbasis data berupa infografis bisa menyajikan berita menjadi lebih kaya informasi, kredibel, dan akurat. Peneliti pun butuh data sebagai rujukan karya ilmiahnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Siap Cetak Nakes Berdaya Saing Internasional

 

Sementara itu, ke depannya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pun akan diterapkan di Bojonegoro. Sehingga perlu adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masing-masing OPD.  “SPBE nantinya juga akan dikuatkan dengan perbup,” katanya.

 

Perihal penyampaian informasi-informasi kepada publik, Totok menilai peran Dinkominfo Bojonegoro sudah ke arah yang bagus. Namun, perlu adanya peningkatan sinkronisasi serta integrasi antar OPD. Sehingga informasi disajikan benar-benar berbasis data akurat. (bgs)

Artikel Terkait

Most Read

Jalan Jalan ke Turki (2)

Awal Puasa Diprediksi 56 Hari Lagi

Menpora Motivasi Seluruh Atlet

70 Nyawa Melayang di Jalan Raya

Artikel Terbaru


/