alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Pagu Proyek Rumah Pompa Lebaksari, Baureno Capai Rp 25 Miliar

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro masih memiliki pekerjaan rumah (PR) proyek rumah pompa air pengendali banjir yang molor. Namun, tahun ini kembali menganggarkan proyek pembangunan rumah pompa air.

 

Kali ini lokasinya di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno. Prosesnya masih perencanaan, kemungkinan berkas lelang pembangunan fisik dikirim bulan depan. Pagu anggaran proyek tersebut Rp 25 miliar.

 

Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Pemeliharaan Dinas PU SDA Bojonegoro David Yudha Prasetya menerangkan, bahwa saat ini masih proses perencanaan. Tingginya pagu anggaran pembangunan rumah pompa air di Desa Lebaksari mencapai Rp 25 miliar karena ada penggabungan paket proyek.

Baca Juga :  Daging Ayam Merangkak Naik

 

“Proyek tersebut terdiri atas pembangunan rumah pompa air, pintu air pengendali banjir, dan pengadaan pompa air,” terangnya.

Apabila perencanaan rampung, pihaknya menargetkan berkas lelang pekerjaan fisik bisa mulai dilelang Juni mendatang. “Sehingga Juli lelang rampung dan segera dimulai pengerjaannya,” tuturnya.

 

Ia mengatakan, sebisa mungkin proyek tersebut dimulai lebih awal sebelum musim hujan. Sebab saat memasuki musim hujan, arus Bengawan Solo deras mengakibatkan pengerjaan kurang maksimal.

 

Perlu diketahui, fungsi rumah pompa pengendali banjir di Desa Lebaksari tentunya untuk meminimalisasi luapan air Kali Ingas. Karena setiap musim hujan, kawasan di Kecamatan Baureno selalu langganan banjir luapan Kali Ingas.

 

Baca Juga :  Butuh Stoper dan Striker Baru

Adapun berkaca pada dua proyek pembangunan rumah pompa air pengendali banjir di Desa Kalirejo dan Desa Semanding turut Kecamatan Bojonegoro Kota yang dikerjakan pada akhir Agustus 2021 tidak bisa rampung tepat waktu. Bahkan, proyek pembangunan rumah pompa air di Desa Kalirejo tak rampung hingga sekarang dan pihak kontraktor diputus kontrak. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro masih memiliki pekerjaan rumah (PR) proyek rumah pompa air pengendali banjir yang molor. Namun, tahun ini kembali menganggarkan proyek pembangunan rumah pompa air.

 

Kali ini lokasinya di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno. Prosesnya masih perencanaan, kemungkinan berkas lelang pembangunan fisik dikirim bulan depan. Pagu anggaran proyek tersebut Rp 25 miliar.

 

Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Pemeliharaan Dinas PU SDA Bojonegoro David Yudha Prasetya menerangkan, bahwa saat ini masih proses perencanaan. Tingginya pagu anggaran pembangunan rumah pompa air di Desa Lebaksari mencapai Rp 25 miliar karena ada penggabungan paket proyek.

Baca Juga :  Ilmi Siap PTUN-kan Gubernur

 

“Proyek tersebut terdiri atas pembangunan rumah pompa air, pintu air pengendali banjir, dan pengadaan pompa air,” terangnya.

Apabila perencanaan rampung, pihaknya menargetkan berkas lelang pekerjaan fisik bisa mulai dilelang Juni mendatang. “Sehingga Juli lelang rampung dan segera dimulai pengerjaannya,” tuturnya.

 

Ia mengatakan, sebisa mungkin proyek tersebut dimulai lebih awal sebelum musim hujan. Sebab saat memasuki musim hujan, arus Bengawan Solo deras mengakibatkan pengerjaan kurang maksimal.

 

Perlu diketahui, fungsi rumah pompa pengendali banjir di Desa Lebaksari tentunya untuk meminimalisasi luapan air Kali Ingas. Karena setiap musim hujan, kawasan di Kecamatan Baureno selalu langganan banjir luapan Kali Ingas.

 

Baca Juga :  Usulan Pertanian Menjadi Prioritas

Adapun berkaca pada dua proyek pembangunan rumah pompa air pengendali banjir di Desa Kalirejo dan Desa Semanding turut Kecamatan Bojonegoro Kota yang dikerjakan pada akhir Agustus 2021 tidak bisa rampung tepat waktu. Bahkan, proyek pembangunan rumah pompa air di Desa Kalirejo tak rampung hingga sekarang dan pihak kontraktor diputus kontrak. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/