alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Hari Ini Terakhir PPDB Jalur Zonasi

Banyak SMPN di Bojonegoro Belum Penuhi Pagu

Baru Lima SMPN Penuhi Pagu

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMPN jalur zonasi menyisakan hari ini (20/5). Namun, baru lima SMPN yang memenuhi pagu pada hari ketiga kemarin (19/5). Sedangkan, pagu SMPN lainnya masih belum terpenuhi bahkan minim pendaftar.

 

Sekolah mampu memenuhi pagu meliputi SMPN 2 Bojonegoro, dan SMPN 3 Bojonegoro yang berada di wilayah kota. Juga pagu SMPN 1 Baureno, SMPN 1 Padangan, hingga SMPN 1 Purwosari telah terpenuhi.

 

Namun untuk beberapa SMPN masih minim siswa dari jalur zonasi. Seperti SMPN 2 Gondang yang baru mendapat 7 siswa dari 64 pagu tersedia. Bahkan dari jalur lainnya tidak memperoleh siswa.

 

Hal sama, SMPN 3 Sumberrejo baru memperoleh 10 siswa dari 64 pagu tersedia. Dan hanya berasal dari jalur zonasi. Juga SMPN 3 Kedungadem baru 26 siswa.

 

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Fathur Rokhim mengatakan, belum terpenuhinya pagu sekolah perlu melihat perkembangan hari terkahir PPDB hari ini. Sebab diperkirakan masih ada siswa kelas 6 SD belum mendaftar ke SMPN.

Baca Juga :  Penumpang Kereta Api Lokal Penuh

 

“Ada SMPN masih sedikit pendaftar,” ungkapnya kemarin.

 

Rokhim menjelaskan, sebenarnya siswa lulusan SD di setiap kecamatan banyak. Total siswa kelas 6 yang lulus tahun ini mencapai 13.034 anak. Selain itu masih ada lulusan dari madrasah ibtidaiyah (MI).

 

“Hari kedua PPDB baru sekitar 4 ribu siswa mendaftar,” jelasnya.

 

Ketika pagu belum terpenuhi sampai akhir PPDB, menurut Rokhim, sekolah bisa meminta perpanjangan waktu. Sehingga masih ada kesempatan bagi lulusan SD yang belum mendaftar. “Sekolah meminta kami fasilitasi,” ungkapnya.

 

Plt Kepala SMPN 2 Gondang Imam Dardiri mengatakan, masih sedikitnya pendaftar jalur zonasi karena belum semua berkas pendaftar dimasukan atau di-input ke laman PPDB. Banyak siswa mendaftar secara offline. Juga tidak banyak lulusan SD di sekitar SMPN.

Baca Juga :  Kepercayaan Diri Pemain Meninggi

 

“Baru dimasukan kemarin, mungkin update di website hari ini,” terang pria merangkap kepala SMPN 1 Gondang tersebut.

 

Imam menjelaskan, untuk SMPN 1 Gondang pagu juga belum terpenuhi. Baru 115 siswa dari total pagu 160 siswa. “Semoga hari terakhir PPDB bisa terpenuhi,” jelasnya.

 

Sedikitnya pendaftar, menurut Imam, karena banyak faktor. Seperti lulusan SD di Kecamatan Gondang hanya 245 siswa. Sedangkan, sekolah setara SMP cukup banyak. Sehingga menyebar di sekolah lainnya, baik negeri maupun swasta.

 

Selain itu, kecenderungan masyarakat mendaftarkan anaknya di pondok pesantren. Namun, biasanya ada siswa tidak betah di pondok, selanjutnya pindah ke SMPN.

 

Selain dari wilayah Gondang, pendaftar ada dari Kecamatan Sekar. Namun, jumlahnya juga tidak banyak. Terlebih ada lulusan dari Desa Klino memilih melanjurkan pendidikan ke Kabupaten Madiun, karena lebih dekat. “Lebih dekat ke wilayah Caruban, Madiun,” terangnya. (irv/rij)

 

Baru Lima SMPN Penuhi Pagu

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMPN jalur zonasi menyisakan hari ini (20/5). Namun, baru lima SMPN yang memenuhi pagu pada hari ketiga kemarin (19/5). Sedangkan, pagu SMPN lainnya masih belum terpenuhi bahkan minim pendaftar.

 

Sekolah mampu memenuhi pagu meliputi SMPN 2 Bojonegoro, dan SMPN 3 Bojonegoro yang berada di wilayah kota. Juga pagu SMPN 1 Baureno, SMPN 1 Padangan, hingga SMPN 1 Purwosari telah terpenuhi.

 

Namun untuk beberapa SMPN masih minim siswa dari jalur zonasi. Seperti SMPN 2 Gondang yang baru mendapat 7 siswa dari 64 pagu tersedia. Bahkan dari jalur lainnya tidak memperoleh siswa.

 

Hal sama, SMPN 3 Sumberrejo baru memperoleh 10 siswa dari 64 pagu tersedia. Dan hanya berasal dari jalur zonasi. Juga SMPN 3 Kedungadem baru 26 siswa.

 

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Fathur Rokhim mengatakan, belum terpenuhinya pagu sekolah perlu melihat perkembangan hari terkahir PPDB hari ini. Sebab diperkirakan masih ada siswa kelas 6 SD belum mendaftar ke SMPN.

Baca Juga :  Samin Surosentiko Layak Jadi Pahlawan Nasional

 

“Ada SMPN masih sedikit pendaftar,” ungkapnya kemarin.

 

Rokhim menjelaskan, sebenarnya siswa lulusan SD di setiap kecamatan banyak. Total siswa kelas 6 yang lulus tahun ini mencapai 13.034 anak. Selain itu masih ada lulusan dari madrasah ibtidaiyah (MI).

 

“Hari kedua PPDB baru sekitar 4 ribu siswa mendaftar,” jelasnya.

 

Ketika pagu belum terpenuhi sampai akhir PPDB, menurut Rokhim, sekolah bisa meminta perpanjangan waktu. Sehingga masih ada kesempatan bagi lulusan SD yang belum mendaftar. “Sekolah meminta kami fasilitasi,” ungkapnya.

 

Plt Kepala SMPN 2 Gondang Imam Dardiri mengatakan, masih sedikitnya pendaftar jalur zonasi karena belum semua berkas pendaftar dimasukan atau di-input ke laman PPDB. Banyak siswa mendaftar secara offline. Juga tidak banyak lulusan SD di sekitar SMPN.

Baca Juga :  Penumpang Kereta Api Lokal Penuh

 

“Baru dimasukan kemarin, mungkin update di website hari ini,” terang pria merangkap kepala SMPN 1 Gondang tersebut.

 

Imam menjelaskan, untuk SMPN 1 Gondang pagu juga belum terpenuhi. Baru 115 siswa dari total pagu 160 siswa. “Semoga hari terakhir PPDB bisa terpenuhi,” jelasnya.

 

Sedikitnya pendaftar, menurut Imam, karena banyak faktor. Seperti lulusan SD di Kecamatan Gondang hanya 245 siswa. Sedangkan, sekolah setara SMP cukup banyak. Sehingga menyebar di sekolah lainnya, baik negeri maupun swasta.

 

Selain itu, kecenderungan masyarakat mendaftarkan anaknya di pondok pesantren. Namun, biasanya ada siswa tidak betah di pondok, selanjutnya pindah ke SMPN.

 

Selain dari wilayah Gondang, pendaftar ada dari Kecamatan Sekar. Namun, jumlahnya juga tidak banyak. Terlebih ada lulusan dari Desa Klino memilih melanjurkan pendidikan ke Kabupaten Madiun, karena lebih dekat. “Lebih dekat ke wilayah Caruban, Madiun,” terangnya. (irv/rij)

 

Artikel Terkait

Most Read

Mahasiswa Harus Mengetahui Industri Migas

Apresiasi Prestasi

Kemarau, Berkah Petani Tembakau

Artikel Terbaru


/