alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Mewujudkan Ketertiban, Keamanan, Kenyamanan, Kesejahteraan, & Keadilan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro-Untuk menjaga kukuhnya bangunan, sehingga mampu   bertahan serta menangkal segala macam ancaman dan gangguan di butuhkan pilar. Sebuah negara pun harus memiliki pilar yang kukuh untuk menjamin terwujudnya ketertiban, keamanan, dan kenyamanan, serta mampu mengantar terwujudnya kesejahteraan dan keadilan yang menjadi dambaan seluruh warga negara.

Paparan di atas disampaikan anggota DPR-MPR RI Dr Didik Mukrianto, SH, MH dalam kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI di Bojonegoro kemarin (18/3).  Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan tokoh masyarakat, organisasi pemuda, dan organisasi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, politisi kelahiran Magetan itu menekankan pentingnya Empat Pilar MPR RI dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat. ”Suatu bangunan akan kuat apabila memiliki pondasi serta soko atau pilar yang kuat. Dalam konteks ini kukuh dan kuatnya tatanan masyarakat menuju masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. Apabila makna Empat Pilar MPR RI ini benar-benar dilaksanakan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, Insya Allah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar. Bangsa yang masyarakatnya memiliki rasa hormat-menghormati serta saling menghargai yang tinggi, tidak ada lagi pertikaian dan perpecahan,” ungkap anggota komisi hukum DPR RI itu.

Baca Juga :  Dr. Didik Mukrianto Berbagi di Tengah Pandemi

Ketua umum Karang Taruna Nasional itu menegaskan, Empat Pilar  MPR RI  harus dijadikan sebagai landasan. Hal itu karena terbukti mampu menjadi penyokong atau penyangga menyusun program kerja dalam melaksanakan setiap kegiatan pemerintah dan masyarakat. Karena itu, politisi Partai Demokrat tersebut meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk tetap memedomani dan menjalankan nilai-nilai luhur dalam menjalankan setiap aktivitas, baik dalam membuat kebijakan maupun program kerja secara utuh dan sepenuhnya.

”Selain sebagai dasar negara, kedudukan dan fungsi Pancasila sangat fundamental bagi negara dan bangsa Indonesia. Khususnya dalam pembangunan karakter bangsa,” tegas dia.

Didik juga menyampaikan,  Pancasila merupakan landasan utama. Sedangkan UUD 1945 merupakan acuan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Dan, Bhinneka Tunggal Ika menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

Baca Juga :  Kisah Warga Sumurgeneng: Dapat Miliaran Malah Menutup Tempat Usahanya

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro-Untuk menjaga kukuhnya bangunan, sehingga mampu   bertahan serta menangkal segala macam ancaman dan gangguan di butuhkan pilar. Sebuah negara pun harus memiliki pilar yang kukuh untuk menjamin terwujudnya ketertiban, keamanan, dan kenyamanan, serta mampu mengantar terwujudnya kesejahteraan dan keadilan yang menjadi dambaan seluruh warga negara.

Paparan di atas disampaikan anggota DPR-MPR RI Dr Didik Mukrianto, SH, MH dalam kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI di Bojonegoro kemarin (18/3).  Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan tokoh masyarakat, organisasi pemuda, dan organisasi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, politisi kelahiran Magetan itu menekankan pentingnya Empat Pilar MPR RI dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat. ”Suatu bangunan akan kuat apabila memiliki pondasi serta soko atau pilar yang kuat. Dalam konteks ini kukuh dan kuatnya tatanan masyarakat menuju masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. Apabila makna Empat Pilar MPR RI ini benar-benar dilaksanakan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, Insya Allah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar. Bangsa yang masyarakatnya memiliki rasa hormat-menghormati serta saling menghargai yang tinggi, tidak ada lagi pertikaian dan perpecahan,” ungkap anggota komisi hukum DPR RI itu.

Baca Juga :  108 Personel Satlantas Siap Amankan Long Weekend

Ketua umum Karang Taruna Nasional itu menegaskan, Empat Pilar  MPR RI  harus dijadikan sebagai landasan. Hal itu karena terbukti mampu menjadi penyokong atau penyangga menyusun program kerja dalam melaksanakan setiap kegiatan pemerintah dan masyarakat. Karena itu, politisi Partai Demokrat tersebut meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk tetap memedomani dan menjalankan nilai-nilai luhur dalam menjalankan setiap aktivitas, baik dalam membuat kebijakan maupun program kerja secara utuh dan sepenuhnya.

”Selain sebagai dasar negara, kedudukan dan fungsi Pancasila sangat fundamental bagi negara dan bangsa Indonesia. Khususnya dalam pembangunan karakter bangsa,” tegas dia.

Didik juga menyampaikan,  Pancasila merupakan landasan utama. Sedangkan UUD 1945 merupakan acuan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Dan, Bhinneka Tunggal Ika menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

Baca Juga :  Jaga Persatuan-Kesatuan Bangsa, Guyup Rukun, Tenteram, dan Sejahtera

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/