alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Empat Orang Terkonfirmasi Covid, Muncul 50 Kontak Erat

Radar Tuban — 50 kasus kontak erat muncul dari empat kasus terkonfirmasi baru kemarin (18/10). Kondisi ini menunjukkan bahwa satu pasien yang terkonfirmasi baru berpotensi melakukan kontak erat dengan puluhan pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Tuban Bambang Priyo Utomo menyampaikan, masifnya penularan Covid-19 membuat orang tidak merasa tertular maupun menularkan. Sebaliknya, baru diketahui setelah mengalami gejala dan dilakukan tes swab.

Biasanya kasus kontak erat yang banyak ini berasal dari pasien positif tanpa gejala. Yang setiap hari bertemu banyak orang. “Jika positif, maka orang-orang yang selama ini sering bertemu masuk kontak erat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Meski demikian, terang Bambang, kini potensi kasus kontak erat yang berujung dengan hasil positif Covid-19 mulai menurun menyusul penegakan protokol kesehatan yang semakin ketat. Artinya, meski melakukan kontak erat, tetapi jika menerapkan protokol kesehatan, maka potensi tertular itu cukup kecil.

Baca Juga :  Disparbudpora Tuban Sukses Berprestasi di Berbagai Sektor

“Kecuali yang melakukan kontak erat tidak menerapkan protokol kesehatan, kemungki nan besar tertular,” ungkapnya. Karena itu, lanjut Bambang, dengan masif persebaran virus korona ini, semua orang berpotensi tertular dan melakukan kontak erat dengan pasien positif.

“Terkadang kita tidak tahu, teman kita yang sehat pun ternyata positif covid. Kalau kita tidak menerapkan protokol kesehatan ya bahaya. Makanya, protokol kesehatan itu tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang lain,” tandasnya.

Dengan penambahan empat kasus terkonfirmasi baru tersebut, hingga tadi malam jumlah pasien positif Covid-19 telah mencapai angka 589 orang. Dari total angka tersebut, yang sudah sembuh sebanyak 468 orang. Sedangkan yang meninggal mencapai 69 orang. Adapun yang masih menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 52 orang.

Baca Juga :  Pilihan SNMPTN Rerata Kampus Surabaya dan Malang

Radar Tuban — 50 kasus kontak erat muncul dari empat kasus terkonfirmasi baru kemarin (18/10). Kondisi ini menunjukkan bahwa satu pasien yang terkonfirmasi baru berpotensi melakukan kontak erat dengan puluhan pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Tuban Bambang Priyo Utomo menyampaikan, masifnya penularan Covid-19 membuat orang tidak merasa tertular maupun menularkan. Sebaliknya, baru diketahui setelah mengalami gejala dan dilakukan tes swab.

Biasanya kasus kontak erat yang banyak ini berasal dari pasien positif tanpa gejala. Yang setiap hari bertemu banyak orang. “Jika positif, maka orang-orang yang selama ini sering bertemu masuk kontak erat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Meski demikian, terang Bambang, kini potensi kasus kontak erat yang berujung dengan hasil positif Covid-19 mulai menurun menyusul penegakan protokol kesehatan yang semakin ketat. Artinya, meski melakukan kontak erat, tetapi jika menerapkan protokol kesehatan, maka potensi tertular itu cukup kecil.

Baca Juga :  Setahun Pandemi Covid-19 BPJAMSOSTEK Bojonegoro Bayar Klaim Rp 77 M

“Kecuali yang melakukan kontak erat tidak menerapkan protokol kesehatan, kemungki nan besar tertular,” ungkapnya. Karena itu, lanjut Bambang, dengan masif persebaran virus korona ini, semua orang berpotensi tertular dan melakukan kontak erat dengan pasien positif.

“Terkadang kita tidak tahu, teman kita yang sehat pun ternyata positif covid. Kalau kita tidak menerapkan protokol kesehatan ya bahaya. Makanya, protokol kesehatan itu tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang lain,” tandasnya.

Dengan penambahan empat kasus terkonfirmasi baru tersebut, hingga tadi malam jumlah pasien positif Covid-19 telah mencapai angka 589 orang. Dari total angka tersebut, yang sudah sembuh sebanyak 468 orang. Sedangkan yang meninggal mencapai 69 orang. Adapun yang masih menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 52 orang.

Baca Juga :  Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, 3 SD dan 3 SMP Selesai Disurvei

Artikel Terkait

Most Read

Obyek Wisata Tetap Buka

Diawali 45 RT di Kecamatan Paciran

Persela U-19 : Butuh Uji Coba Lagi

Artikel Terbaru

/