28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Gelar Sekolah Pasar Modal

STEI Permata Dorong Melek Investasi Saham

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kesadaran investasi di tengah masyarakat memang meningkat. Apalagi saat diterpa pandemi Covid-19, mendadak banyak orang tertarik berinvestasi. Sebab berniat uang tabungannya bisa memberikan imbal hasil dari investasi. Akibatnya, tak sedikit orang justru terjerumus dengan iming-iming investasi bodong yang janjikan imbal hasil tidak rasional.

 

Sehingga, dengan hadirnya Galeri Investasi (GI) oleh Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Permata Bojonegoro bisa menjadi wadah untuk masyarakat belajar investasi yang aman, baik, dan benar. Ketua STEI Permata Bojonegoro Dr. Agung Hirmantono, M.Ak. menyampaikan, bahwa kesadaran berinvestasi perlu diikuti dengan literasi investasi serta keuangan yang mumpuni.

 

“Agar tidak terjerumus pada investasi atau arisan bodong, yang sedang marak akhir-akhir ini,” tutur Agung.

- Advertisement -

 

Karena itu, GI STEI Permata Bojonegoro menggelar seminar bertajuk Sekolah Pasar Modal untuk Negeri: Investasi Cerdas dan Berkah untuk Masa Depan Cerah pada 14-17 September. “Tanggal 14, 15, dan 17 September pesertanya masyarakat umum. Sedangkan pada 16 September itu pesertanya khusus para pengusaha,” katanya.

 

Seminar tersebut menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur (Jatim), dan Mirae Asset Sekuritas. Antusias peserta sangat tinggi. Seminar untuk masyarakat umum digelar di Hotel MCM. “Jumlah peserta dari masyarakat umum lebih dari seratus per hari, padahal kuota kami seratus peserta,” ucapnya.

 

Sedangkan seminar khusus pengusaha digelar di Hotel Aston. “Kuota kami 30 peserta, tapi yang ikut hampir 50 peserta,” imbuhnya. Adapun saat seminar di Hotel MCM pada Sabtu lalu (17/9) diisi empat narasumber kompeten. Di antaranya Catur Nugroho dari OJK Kantor Regional 4 Jatim, Dyan Fajar Mahardika dari BEI, Lukas Yudhi dari Bank Jatim, dan Susantyo dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

 

Ketua Yayasan Sentosa Darma Dr. Cuk Triono Singgih, MM. menambahkan, bahwa kegiatan seminar untuk meningkatkan literasi investasi ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Harapannya masyarakat mampu untuk melakukan investasi di pasar modal secara aman dan benar. “Sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*/bgs)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kesadaran investasi di tengah masyarakat memang meningkat. Apalagi saat diterpa pandemi Covid-19, mendadak banyak orang tertarik berinvestasi. Sebab berniat uang tabungannya bisa memberikan imbal hasil dari investasi. Akibatnya, tak sedikit orang justru terjerumus dengan iming-iming investasi bodong yang janjikan imbal hasil tidak rasional.

 

Sehingga, dengan hadirnya Galeri Investasi (GI) oleh Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Permata Bojonegoro bisa menjadi wadah untuk masyarakat belajar investasi yang aman, baik, dan benar. Ketua STEI Permata Bojonegoro Dr. Agung Hirmantono, M.Ak. menyampaikan, bahwa kesadaran berinvestasi perlu diikuti dengan literasi investasi serta keuangan yang mumpuni.

 

“Agar tidak terjerumus pada investasi atau arisan bodong, yang sedang marak akhir-akhir ini,” tutur Agung.

- Advertisement -

 

Karena itu, GI STEI Permata Bojonegoro menggelar seminar bertajuk Sekolah Pasar Modal untuk Negeri: Investasi Cerdas dan Berkah untuk Masa Depan Cerah pada 14-17 September. “Tanggal 14, 15, dan 17 September pesertanya masyarakat umum. Sedangkan pada 16 September itu pesertanya khusus para pengusaha,” katanya.

 

Seminar tersebut menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur (Jatim), dan Mirae Asset Sekuritas. Antusias peserta sangat tinggi. Seminar untuk masyarakat umum digelar di Hotel MCM. “Jumlah peserta dari masyarakat umum lebih dari seratus per hari, padahal kuota kami seratus peserta,” ucapnya.

 

Sedangkan seminar khusus pengusaha digelar di Hotel Aston. “Kuota kami 30 peserta, tapi yang ikut hampir 50 peserta,” imbuhnya. Adapun saat seminar di Hotel MCM pada Sabtu lalu (17/9) diisi empat narasumber kompeten. Di antaranya Catur Nugroho dari OJK Kantor Regional 4 Jatim, Dyan Fajar Mahardika dari BEI, Lukas Yudhi dari Bank Jatim, dan Susantyo dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

 

Ketua Yayasan Sentosa Darma Dr. Cuk Triono Singgih, MM. menambahkan, bahwa kegiatan seminar untuk meningkatkan literasi investasi ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Harapannya masyarakat mampu untuk melakukan investasi di pasar modal secara aman dan benar. “Sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*/bgs)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/