alexametrics
28.9 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Dinsos Berupaya sebelum Lebaran

Tiga Bulan BPNTD di Bojonegoro Belum Cair

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Para penerima bantuan pangan nontunai daerah (BPNTD) harus bersabar. Tiga bulan pertama bantuan itu masih belum cair. Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro dituntut segera pencairan tahap awal ini. Dinsos berupaya agar cair sebelum Lebaran.

 

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Pengentasan Kemiskinan Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Murtiasih Fatimah menjelaskan, pencairan BPNTD masih dalam proses. Pihaknya berupaya agar program bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) itu bisa cair sebelum Lebaran.

 

‘’Saat ini kami masih berupaya agar bisa secepatnya cair,’’ jelasnya kemarin.

BPNTD dicairkan tiga bulan sekali. Yang cair bulan ini periode pertama. Yakni, Januari, Fabruari, dan Maret. Tiga bulan itu seharusnya diterimakan April ini.

Baca Juga :  Wayang Thengul Rawan Mandul, Tersisa Tiga Perajin dan 13 Dalang

 

Murti menuturkan, BPNTD itunganya memang setiap bulan. Namun, penerimaanya dilakukan setiap tiga bulan sekali. Setiap bulan besarannya Rp 150 ribu.  Jumlah BPNTD akan cair sebanyak 3.194 orang. Jumlah anggaran untuk tiga bulan pertama dialokasikan Rp 1,4 miliar.

 

Murti menjelaskan, pada APBD induk BPNTD diterimakan sebesar Rp 150 ribu. Namun, para Perubahan (P)-APBD nanti penerima akan diberi ditambahan Rp 50 ribu. Sehingga, total BPNTD diterima sebesar Rp 200 ribu per bulan.

 

Penerimaan dibagi dua kali karena awalnya besaran BPNTD hanya Rp 150 ribu. Namun, seiring waktu berjalan ada perintah menambah jadi Rp 200 ribu. Sehingga, yang Rp 50 ribu diberikan pada P-APBD mendatang.

Baca Juga :  Bolehkah Menolak Vaksin Covid-19?

 

Penerima BPNTD tahun ini awalnya tercatat 5.835 orang. Namun, verifikasi dan validasi dilakukan dinsos menemukan 2.641 penerima ganda. Mereka juga tercatat sebagai penerima BPNT pusat. Sehingga, harus dicoret penerima BPNTD.  Sebab, data penerima BPNTD tidak boleh dobel dengan pemerina BPNT pusat.

 

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto meminta dinsos mempercepat pencairan BPNTD itu. Sebab, mendekati Lebaran seperti ini dana itu sangat dibutuhkan.

 

Sehingga, dana bisa digunakan masyarakat kebutuhan dengan sebaik-baiknya. ‘’Jangan sampai pencairannya telat terlalu lama. Apalagi ini sudah waktunya cair,’’ jelasnya. (zim/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Para penerima bantuan pangan nontunai daerah (BPNTD) harus bersabar. Tiga bulan pertama bantuan itu masih belum cair. Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro dituntut segera pencairan tahap awal ini. Dinsos berupaya agar cair sebelum Lebaran.

 

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Pengentasan Kemiskinan Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Murtiasih Fatimah menjelaskan, pencairan BPNTD masih dalam proses. Pihaknya berupaya agar program bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) itu bisa cair sebelum Lebaran.

 

‘’Saat ini kami masih berupaya agar bisa secepatnya cair,’’ jelasnya kemarin.

BPNTD dicairkan tiga bulan sekali. Yang cair bulan ini periode pertama. Yakni, Januari, Fabruari, dan Maret. Tiga bulan itu seharusnya diterimakan April ini.

Baca Juga :  Jelang Penutupan Pemutihan, Samsat Sesak

 

Murti menuturkan, BPNTD itunganya memang setiap bulan. Namun, penerimaanya dilakukan setiap tiga bulan sekali. Setiap bulan besarannya Rp 150 ribu.  Jumlah BPNTD akan cair sebanyak 3.194 orang. Jumlah anggaran untuk tiga bulan pertama dialokasikan Rp 1,4 miliar.

 

Murti menjelaskan, pada APBD induk BPNTD diterimakan sebesar Rp 150 ribu. Namun, para Perubahan (P)-APBD nanti penerima akan diberi ditambahan Rp 50 ribu. Sehingga, total BPNTD diterima sebesar Rp 200 ribu per bulan.

 

Penerimaan dibagi dua kali karena awalnya besaran BPNTD hanya Rp 150 ribu. Namun, seiring waktu berjalan ada perintah menambah jadi Rp 200 ribu. Sehingga, yang Rp 50 ribu diberikan pada P-APBD mendatang.

Baca Juga :  Misa Paskah, Berlanjut Jumat Agung di Bojonegoro

 

Penerima BPNTD tahun ini awalnya tercatat 5.835 orang. Namun, verifikasi dan validasi dilakukan dinsos menemukan 2.641 penerima ganda. Mereka juga tercatat sebagai penerima BPNT pusat. Sehingga, harus dicoret penerima BPNTD.  Sebab, data penerima BPNTD tidak boleh dobel dengan pemerina BPNT pusat.

 

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto meminta dinsos mempercepat pencairan BPNTD itu. Sebab, mendekati Lebaran seperti ini dana itu sangat dibutuhkan.

 

Sehingga, dana bisa digunakan masyarakat kebutuhan dengan sebaik-baiknya. ‘’Jangan sampai pencairannya telat terlalu lama. Apalagi ini sudah waktunya cair,’’ jelasnya. (zim/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/