alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Santunan Duka di Bojonegoro Mulai Mengucur, Cairkan 1.018 Ahli Waris

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Anggaran santunan duka mulai mengucur. Pemkab Bojonegoro bulan ini sudah menggelontorkan Rp 2,5 miliar untuk 1.018 ahli waris. Saat ini 319 ahli waris sudah antre pengajuan santunan duka itu.

 

Kasubbag Kesehateraan Sosial dan Masyarakat Bagian Kesra Setda Bojonegoro Abdul Faqih menjelaskan, pengajuan masuk ke instansinya ada 1.337. Dari jumlah itu sebanyak 1.018 pengajuan sudah cair. ‘’Sisanya masih proses di BPKAD (badan pengelola keuangan dan aset daerah),’’ jelasnya.

 

Sebanyak 1.018 ahli waris yang mengajukan itu masing-masing menerima Rp 2,5 juta. Sehingga, total anggaran sudah digelontor program itu sebanyak Rp 2,5 miliar. Sedangkan saat ini masih proses pengajuan Rp 797 juta. ‘’Itu untuk 319 pengajuan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Agendakan Bangun Istana Sampah

 

Faqih menuturkan, pengajuan santunan duka dilakukan oleh ahli waris. Pengajuan dilakukan oleh ahli waris sebelum 40 hari kematian. Administrasi bisa dilakukan di kecamatan. ‘’Setelah itu tidak bisa. Jadi, sebelum itu harus segera diurus persyaratannya,’’ jelasnya.

 

Alokasi anggaran santunan duka tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun lalu. Tahun ini pemkab mengalokaskan Rp 22,5 miliar. Jumlah itu bisa mencakup 9.000 ahli waris yang keluarganya meninggal. Tahun lalu pagu anggarannya Rp 20,5 miliar.

 

Santunan duka menggunakan dana tidak terduga. Karena itu, alokasi anggarannya bisa bertambah sesuai kebutuhan. Namun, alokasi disediakan tetap dibatasi Rp 22,5 miliar. ‘’Menggunakan dana tidak terduga karena kematian memang tidak bisa diprediksi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Brilliananto, Jadi Geolog Muda Bisa Keliling Indonesia sambil Kerja

 

Tahun lalu alokasi anggaran santunan duka lebih banyak dari pagu anggaran. Bagian kesra mengusulkan Rp 18,7 miliar.  Namun, jumlah usulan masuk mencapai 8.239. Jumlah usulan itu menelan anggaran sebesar Rp 22,5 miliar. Sehingga, harus dilakukan usulan tambahan.

 

Ketua Komisi C DPRD Mochlasin Afan berharap pencairan santunan duka bisa terus lancar. Sehingga, banyak masyarakat terbantu dengan bantuan duka itu. ‘’Verifikasi penerima dana itu juga harus dilakukan dengan teliti. Sehingga, bisa tepat sasaran,’’ tuturnya. (zim/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Anggaran santunan duka mulai mengucur. Pemkab Bojonegoro bulan ini sudah menggelontorkan Rp 2,5 miliar untuk 1.018 ahli waris. Saat ini 319 ahli waris sudah antre pengajuan santunan duka itu.

 

Kasubbag Kesehateraan Sosial dan Masyarakat Bagian Kesra Setda Bojonegoro Abdul Faqih menjelaskan, pengajuan masuk ke instansinya ada 1.337. Dari jumlah itu sebanyak 1.018 pengajuan sudah cair. ‘’Sisanya masih proses di BPKAD (badan pengelola keuangan dan aset daerah),’’ jelasnya.

 

Sebanyak 1.018 ahli waris yang mengajukan itu masing-masing menerima Rp 2,5 juta. Sehingga, total anggaran sudah digelontor program itu sebanyak Rp 2,5 miliar. Sedangkan saat ini masih proses pengajuan Rp 797 juta. ‘’Itu untuk 319 pengajuan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Menjanjikan, Pemasukan Parkir Berlangganan Bisa Tembus Rp 8,2 Miliar

 

Faqih menuturkan, pengajuan santunan duka dilakukan oleh ahli waris. Pengajuan dilakukan oleh ahli waris sebelum 40 hari kematian. Administrasi bisa dilakukan di kecamatan. ‘’Setelah itu tidak bisa. Jadi, sebelum itu harus segera diurus persyaratannya,’’ jelasnya.

 

Alokasi anggaran santunan duka tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun lalu. Tahun ini pemkab mengalokaskan Rp 22,5 miliar. Jumlah itu bisa mencakup 9.000 ahli waris yang keluarganya meninggal. Tahun lalu pagu anggarannya Rp 20,5 miliar.

 

Santunan duka menggunakan dana tidak terduga. Karena itu, alokasi anggarannya bisa bertambah sesuai kebutuhan. Namun, alokasi disediakan tetap dibatasi Rp 22,5 miliar. ‘’Menggunakan dana tidak terduga karena kematian memang tidak bisa diprediksi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Agendakan Bangun Istana Sampah

 

Tahun lalu alokasi anggaran santunan duka lebih banyak dari pagu anggaran. Bagian kesra mengusulkan Rp 18,7 miliar.  Namun, jumlah usulan masuk mencapai 8.239. Jumlah usulan itu menelan anggaran sebesar Rp 22,5 miliar. Sehingga, harus dilakukan usulan tambahan.

 

Ketua Komisi C DPRD Mochlasin Afan berharap pencairan santunan duka bisa terus lancar. Sehingga, banyak masyarakat terbantu dengan bantuan duka itu. ‘’Verifikasi penerima dana itu juga harus dilakukan dengan teliti. Sehingga, bisa tepat sasaran,’’ tuturnya. (zim/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Penerima BPNT Berkurang 32 Ribu

Kendalikan Penurunan Produksi

Artikel Terbaru


/