alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Baru Lahir, Bayi Dibuang di Tepi Jalan

Radar Tuban – Bayi berkelamin perempuan berumur sekitar satu hari, kemarin (18/3) pagi ditemukan di tepi jalan Dusun Banjarjo, Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel. Saat ditemukan, bayi yang diduga hasil hubungan gelap tersebut masih bertali pusar. Berpakaian putih, diselimuti kain merah muda, dan topi bayi.

Di tempat kejadian perkara juga ditemukan jarit coklat. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kapolsek Rengel Iptu Dean Tomy Rimbawan menjelaskan, kronologi penemuan tersebut bermula saat Setio Budi Purnomo, 36, warga setempat keluar rumah sekitar pukul 07.00 untuk mencari sarapan.

Saat itu, dia mendengar tangis bayi. Begitu mendengar suara tersebut, Setio mencari sumber suara yang mengarah pada buntelan kain. Setelah diperiksa, kain tersebut diketahui berisi bayi. Temuan inilah yang dilaporkannya ke aparat desa setempat dan dilanjutkan ke polsek.

Baca Juga :  Tuban Masih Jauh Menuju Era New Normal

Tomy menerangkan, bayi yang memiliki panjang 48 cm dan berat 2,5 kg tersebut sekarang ini dirawat di RSUD dr R. Koesma Tuban setelah sebelumnya mendapat penanganan pertama di puskesmas setempat.

Ketika ditemukan, kata dia, kondisinya memang terlihat lemas karena kekurangan cairan. Dia memerkirakan, bayi tersebut dibuang orang tuanya sesaat setelah dilahirkan. Dugaan tersebut setidaknya terlihat dari tali pusarnya yang belum lepas dan masih segar. Untuk menelusuri orang tuanya, kata dia, anggotanya langsung mengecek seluruh bidan di Kecamatan Rengel terkait data kelahiran terbaru.

Radar Tuban – Bayi berkelamin perempuan berumur sekitar satu hari, kemarin (18/3) pagi ditemukan di tepi jalan Dusun Banjarjo, Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel. Saat ditemukan, bayi yang diduga hasil hubungan gelap tersebut masih bertali pusar. Berpakaian putih, diselimuti kain merah muda, dan topi bayi.

Di tempat kejadian perkara juga ditemukan jarit coklat. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kapolsek Rengel Iptu Dean Tomy Rimbawan menjelaskan, kronologi penemuan tersebut bermula saat Setio Budi Purnomo, 36, warga setempat keluar rumah sekitar pukul 07.00 untuk mencari sarapan.

Saat itu, dia mendengar tangis bayi. Begitu mendengar suara tersebut, Setio mencari sumber suara yang mengarah pada buntelan kain. Setelah diperiksa, kain tersebut diketahui berisi bayi. Temuan inilah yang dilaporkannya ke aparat desa setempat dan dilanjutkan ke polsek.

Baca Juga :  Mantapkan Penerapan Transaksi Nontunai dalam Pengelolaan BOS

Tomy menerangkan, bayi yang memiliki panjang 48 cm dan berat 2,5 kg tersebut sekarang ini dirawat di RSUD dr R. Koesma Tuban setelah sebelumnya mendapat penanganan pertama di puskesmas setempat.

Ketika ditemukan, kata dia, kondisinya memang terlihat lemas karena kekurangan cairan. Dia memerkirakan, bayi tersebut dibuang orang tuanya sesaat setelah dilahirkan. Dugaan tersebut setidaknya terlihat dari tali pusarnya yang belum lepas dan masih segar. Untuk menelusuri orang tuanya, kata dia, anggotanya langsung mengecek seluruh bidan di Kecamatan Rengel terkait data kelahiran terbaru.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/