alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Terungkap! Perekam Video Antrean Mobil yang Viral di Tuban

Radar Tuban – Pencairan tahap awal pembebasan lahan kilang GRR berlangsung sejak Maret 2020 atau hampir satu tahun silam. Sejak itu, sebenarnya banyak warga yang memborong mobil. Sekali beli, langsung 15 – 20 unit.

Mobil-mobil tersebut diangkut truk pengangkut yang dikawal polisi. Kejadian tersebut baru viral Senin (15/2). Itu setelah video berdurasi 18 detik yang mempertontonkan deretan mobil tersebut tersebar di seluruh platform media sosial.

Usut punya usut perekam video tersebut adalah Tain, 38, warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu yang juga penerima uang pembebasan lahan. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Tain mengaku awalnya merekam video hanya untuk iseng karena semua tetangganya untuk kesekian kalinya mendatangkan mobil secara masal. Pemuda ini dulunya merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Baca Juga :  Satreskim Selidiki Ketidakberesan Penyaluran BPNT Tuban

Dia pulang kampung karena men dengar kabar tanah keluar ganya dibeli untuk pem bebasan lahan. Tain mengatakan, rekaman video berdurasi belasan detik itu awalnya dia bagikan ke grup WhatsApp teman-temannya di perantauan Negeri Jiran.

‘’Setelah itu, saya unggah di grup FB JITU (Jaringan Informasi Tuban), nggak nyangka jadi viral,’’ ujarnya. Video unggahan Tain berlanjut viral saat ada akun TikTok dan Instagram yang memiliki pengi kut banyak ikut mengunggah ulang.

Dia mengaku mengikuti komentar warganet tentang video unggahannya. Tak sedikit yang kontra atau mengejeknya karena dianggap pamer. ‘’Kaget bakal viral se-Indonesia dan sampai Malaysia,’’ tutur Tain.

Video yang sama juga diangkat salah satu media di Malaysia. Pria yang saat ini direkrut sebagai pekerja di kilang minyak ini mendapatkan Rp 9 miliar dari pembebasan lahan seluas 1 hektare. Karena belum bisa nyetir mobil, Tain memilih membelanjakan uangnya untuk motor sport seharga puluhan juta. Selebihnya dibelikan tanah tegal seluas 7.000 meter persegi. ‘’Belum beli mobil karena lebih suka motor sport, enak untuk jalan-jalan,’’ kata dia.

Baca Juga :  256 Petugas Siap Bubarkan Kerumunan

Radar Tuban – Pencairan tahap awal pembebasan lahan kilang GRR berlangsung sejak Maret 2020 atau hampir satu tahun silam. Sejak itu, sebenarnya banyak warga yang memborong mobil. Sekali beli, langsung 15 – 20 unit.

Mobil-mobil tersebut diangkut truk pengangkut yang dikawal polisi. Kejadian tersebut baru viral Senin (15/2). Itu setelah video berdurasi 18 detik yang mempertontonkan deretan mobil tersebut tersebar di seluruh platform media sosial.

Usut punya usut perekam video tersebut adalah Tain, 38, warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu yang juga penerima uang pembebasan lahan. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Tain mengaku awalnya merekam video hanya untuk iseng karena semua tetangganya untuk kesekian kalinya mendatangkan mobil secara masal. Pemuda ini dulunya merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Baca Juga :  Mabuk Tuak, Kepruk Teman Minum Hingga Tewas

Dia pulang kampung karena men dengar kabar tanah keluar ganya dibeli untuk pem bebasan lahan. Tain mengatakan, rekaman video berdurasi belasan detik itu awalnya dia bagikan ke grup WhatsApp teman-temannya di perantauan Negeri Jiran.

‘’Setelah itu, saya unggah di grup FB JITU (Jaringan Informasi Tuban), nggak nyangka jadi viral,’’ ujarnya. Video unggahan Tain berlanjut viral saat ada akun TikTok dan Instagram yang memiliki pengi kut banyak ikut mengunggah ulang.

Dia mengaku mengikuti komentar warganet tentang video unggahannya. Tak sedikit yang kontra atau mengejeknya karena dianggap pamer. ‘’Kaget bakal viral se-Indonesia dan sampai Malaysia,’’ tutur Tain.

Video yang sama juga diangkat salah satu media di Malaysia. Pria yang saat ini direkrut sebagai pekerja di kilang minyak ini mendapatkan Rp 9 miliar dari pembebasan lahan seluas 1 hektare. Karena belum bisa nyetir mobil, Tain memilih membelanjakan uangnya untuk motor sport seharga puluhan juta. Selebihnya dibelikan tanah tegal seluas 7.000 meter persegi. ‘’Belum beli mobil karena lebih suka motor sport, enak untuk jalan-jalan,’’ kata dia.

Baca Juga :  99.155 Remaja Tuban Telah Terdata Vaksin

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/