alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Pedoman Baru, Petugas Mulai Kurangi Pemakaian APD

Radar Tuban – Tidak ada yang bisa memastikan kapan Covid-19 akan berakhir. Bahkan, tidak sedikit pakar memprediksi virus korona ini akan selamanya menemani kehidupan manusia, layaknya virus flu.

Apakah penanganan terhadap pasien Covid-19 ini akan selamanya menerapkan protokol medis, memakai alat pelindung diri (APD) lengkap? Juru Bicara Satgas Covid-19 Tuban Endah Nurul Kumarijati mengatakan, saat ini ada pedoman baru terkait penggunaan APD dalam menangani pasien covid.

Disampaikan Endah, ke depan tidak selamanya penanganan pasien covid memakai APD lengkap. ‘’Tergantung ruangan dan berhadapan dengan siapa. Intinya memperhatikan tingkat risiko,’’ terang Endah kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan dia, saat ini dikembangkan telemedicine dalam menjawab tantangan penanganan pasien Covid-19 tersebut. Telemedicine adalah pemakaian telekomunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan medis jarak-jauh.

Baca Juga :  Vaksin Sinovac Habis, Stok Diganti Astrazeneca

Diakui sekretaris Dinas Kesehatan Tuban tersebut, penggunaan APD membutuhkan biaya luar biasa besar. Karena itulah, dibutuhkan penghematan. ‘’Makanya sekarang dikembangkan telemedicine,’’ tandas nya.

Terkait penanganan pasien yang meninggal dunia, Endah mengatakan, penanganan pemulasaran jenazah masih sama dengan menerapkan protokol covid. Hanya saja, penggunaan APD-nya yang mulai disesuaikan. 

Radar Tuban – Tidak ada yang bisa memastikan kapan Covid-19 akan berakhir. Bahkan, tidak sedikit pakar memprediksi virus korona ini akan selamanya menemani kehidupan manusia, layaknya virus flu.

Apakah penanganan terhadap pasien Covid-19 ini akan selamanya menerapkan protokol medis, memakai alat pelindung diri (APD) lengkap? Juru Bicara Satgas Covid-19 Tuban Endah Nurul Kumarijati mengatakan, saat ini ada pedoman baru terkait penggunaan APD dalam menangani pasien covid.

Disampaikan Endah, ke depan tidak selamanya penanganan pasien covid memakai APD lengkap. ‘’Tergantung ruangan dan berhadapan dengan siapa. Intinya memperhatikan tingkat risiko,’’ terang Endah kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan dia, saat ini dikembangkan telemedicine dalam menjawab tantangan penanganan pasien Covid-19 tersebut. Telemedicine adalah pemakaian telekomunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan medis jarak-jauh.

Baca Juga :  Mengenal Mbah Singonoyo, Cikal Bakal Sukorejo

Diakui sekretaris Dinas Kesehatan Tuban tersebut, penggunaan APD membutuhkan biaya luar biasa besar. Karena itulah, dibutuhkan penghematan. ‘’Makanya sekarang dikembangkan telemedicine,’’ tandas nya.

Terkait penanganan pasien yang meninggal dunia, Endah mengatakan, penanganan pemulasaran jenazah masih sama dengan menerapkan protokol covid. Hanya saja, penggunaan APD-nya yang mulai disesuaikan. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/