alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Penerimaan PBB-P2 2019 Lampaui Target

TUBAN – Insentif prestasi kembali diberikan Pemkab Tuban kepada camat dan kepala desa yang sukses melakukan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) 2019 tercepat kemarin (17/12). Bertempat di Pendapa Krida Manunggal Tuban, pemberian reward kepada camat dan kepala desa yang diinisiasi Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Tuban itu diserahkan langsung oleh Bupati Tuban Fathul Huda.

Ikut mendampingi bupati dalam penyerahan insentif tersebut, Kepala BPPKD Tuban Dra. Rini Indrawati, para staf ahli bupati, dan asisten sekda, serta dari Bank Jatim Cabang Tuban yang diwakili pimpinan bidang operasional Iqbal Mabruri.

Dalam sambutannya, bupati Fathul Huda menyampaikan apresiasi atas konsistensi BPPKAD dalam memberikan reward kepada camat dan kades yang melakukan pemungutan pajak tercepat. Apresiasi yang setinggi-tingginya juga diberikan bupati kepada seluruh pegawai BPPKAD, tim intensifikasi PAD, camat, kepala desa/lurah, serta pihak terkait yang berhasil memenuhi target pemungutan PBB-P2 2019. Tak lupa, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bank Jatim Cabang Tuban yang selama ini menjadi mitra kerja Pemkab Tuban, khususnya dalam pengelolaan pembayaran PBB-P2 sekaligus turut memberikan hadiah kepada camat dan kepala desa/lurah berprestasi. ‘’Ini (hasil penerimaan PBB-P2 yang melampaui target, Red) adalah hasil kerja keras bersama,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Talok Residence Dikembalikan ke Pemkab

Bupati berpesan, sejalan dengan rencana kenaikan PBB-P2 pada 2020 mendatang, pelayanan pajak daerah kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Utamanya dalam hal inovasi. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. ‘’Tahun depan, proses pembayaran pajak harus semakin mudah dan nyaman. Masyarakat juga dimudahkan dalam mendapat informasi tentang perpajakan, khususnya PBB-P2,’’ tegas bupati.

Kepala BPPKAD Tuban Dra. Rini Indrawati mengungkapkan, hingga 30 November 2019, realisasi penerimaan PBB-P2 Pemkab Tuban mencapai Rp 28.109.307.226. Angka tersebut melejit 102,66 persen dari target penerimaan yang  ditetapkan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2019 sebesar Rp 27.380.000.000. Jumlah penerimaan PBB-P2 yang mencapai Rp 28 miliar lebih itu berasal dari 699.815 objek pajak.

‘’Dibanding 2018 lalu ada peningkatan sebanyak 8.129 objek pajak,’’ paparnya. Tahun lalu objek pajak sebanyak 691.686 titik.

Disampaikan Rini, keberhasilan BPPKAD dalam melampaui target penerimaan PBB-P2 merupakan hasil kerja keras bersama. Utamanya, dukungan dan stimulan semangat yang terus diberikan bupati Fathul Huda secara konsisten. ‘’Alhamdulillah, setiap tahun selalu bisa melebihi target. Semoga tahun depan, juga bisa melebihi target,’’ kata dia berharap. 

Baca Juga :  Wisata Sunan Bonang Paling Banyak Dikunjungi

Masih dikatakan Rini, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan penerimaan PBB-P2 yang melampaui target, tiga kecamatan yang lunas PBB-P2 tercepat masing-masing mendapat satu unit sepeda motor inventaris PBB. Ketiga kecamatan tersebut, Kenduruan yang berhasil lunas pada 20 Agustus. Kemudian disusul Kecamatan Tambakboyo 28 Agustus dan Kecamatan Soko 5 September.

Sedangkan bagi camat yang mengulang sukses atau berhasil mempertahankan prestasi lunas tercepat secara berturut-turut, tidak lagi mendapat sepeda motor. Melaikan, menerima uang pembinaan PBB-P2 masing-masing Rp 20 juta. Kedua kecamatan yang sukses mempertahankan gelar lunas PBB-P2 selama dua tahun itu, Jatirogo lunas pada 22 Juni dan Kecamatan Montong lunas 22 Juni.

Selain menerima inventaris sepeda motor, lima kecamatan dan desa/kelurahan lunas tercepat sesuai kriteria baku pajak, juga menerima piagam penghargaan dari bupati dan uang pembinaan dari Bank Jatim.

TUBAN – Insentif prestasi kembali diberikan Pemkab Tuban kepada camat dan kepala desa yang sukses melakukan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) 2019 tercepat kemarin (17/12). Bertempat di Pendapa Krida Manunggal Tuban, pemberian reward kepada camat dan kepala desa yang diinisiasi Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Tuban itu diserahkan langsung oleh Bupati Tuban Fathul Huda.

Ikut mendampingi bupati dalam penyerahan insentif tersebut, Kepala BPPKD Tuban Dra. Rini Indrawati, para staf ahli bupati, dan asisten sekda, serta dari Bank Jatim Cabang Tuban yang diwakili pimpinan bidang operasional Iqbal Mabruri.

Dalam sambutannya, bupati Fathul Huda menyampaikan apresiasi atas konsistensi BPPKAD dalam memberikan reward kepada camat dan kades yang melakukan pemungutan pajak tercepat. Apresiasi yang setinggi-tingginya juga diberikan bupati kepada seluruh pegawai BPPKAD, tim intensifikasi PAD, camat, kepala desa/lurah, serta pihak terkait yang berhasil memenuhi target pemungutan PBB-P2 2019. Tak lupa, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bank Jatim Cabang Tuban yang selama ini menjadi mitra kerja Pemkab Tuban, khususnya dalam pengelolaan pembayaran PBB-P2 sekaligus turut memberikan hadiah kepada camat dan kepala desa/lurah berprestasi. ‘’Ini (hasil penerimaan PBB-P2 yang melampaui target, Red) adalah hasil kerja keras bersama,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Talok Residence Dikembalikan ke Pemkab

Bupati berpesan, sejalan dengan rencana kenaikan PBB-P2 pada 2020 mendatang, pelayanan pajak daerah kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Utamanya dalam hal inovasi. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. ‘’Tahun depan, proses pembayaran pajak harus semakin mudah dan nyaman. Masyarakat juga dimudahkan dalam mendapat informasi tentang perpajakan, khususnya PBB-P2,’’ tegas bupati.

Kepala BPPKAD Tuban Dra. Rini Indrawati mengungkapkan, hingga 30 November 2019, realisasi penerimaan PBB-P2 Pemkab Tuban mencapai Rp 28.109.307.226. Angka tersebut melejit 102,66 persen dari target penerimaan yang  ditetapkan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2019 sebesar Rp 27.380.000.000. Jumlah penerimaan PBB-P2 yang mencapai Rp 28 miliar lebih itu berasal dari 699.815 objek pajak.

‘’Dibanding 2018 lalu ada peningkatan sebanyak 8.129 objek pajak,’’ paparnya. Tahun lalu objek pajak sebanyak 691.686 titik.

Disampaikan Rini, keberhasilan BPPKAD dalam melampaui target penerimaan PBB-P2 merupakan hasil kerja keras bersama. Utamanya, dukungan dan stimulan semangat yang terus diberikan bupati Fathul Huda secara konsisten. ‘’Alhamdulillah, setiap tahun selalu bisa melebihi target. Semoga tahun depan, juga bisa melebihi target,’’ kata dia berharap. 

Baca Juga :  Angka Covid Terus Menurun, Tuban Layak Turun ke Level 2

Masih dikatakan Rini, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan penerimaan PBB-P2 yang melampaui target, tiga kecamatan yang lunas PBB-P2 tercepat masing-masing mendapat satu unit sepeda motor inventaris PBB. Ketiga kecamatan tersebut, Kenduruan yang berhasil lunas pada 20 Agustus. Kemudian disusul Kecamatan Tambakboyo 28 Agustus dan Kecamatan Soko 5 September.

Sedangkan bagi camat yang mengulang sukses atau berhasil mempertahankan prestasi lunas tercepat secara berturut-turut, tidak lagi mendapat sepeda motor. Melaikan, menerima uang pembinaan PBB-P2 masing-masing Rp 20 juta. Kedua kecamatan yang sukses mempertahankan gelar lunas PBB-P2 selama dua tahun itu, Jatirogo lunas pada 22 Juni dan Kecamatan Montong lunas 22 Juni.

Selain menerima inventaris sepeda motor, lima kecamatan dan desa/kelurahan lunas tercepat sesuai kriteria baku pajak, juga menerima piagam penghargaan dari bupati dan uang pembinaan dari Bank Jatim.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/