28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Honorer Kemenag Menanti Kepastian Seleksi PPPK

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Honorer di lingkup Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Blora menanti adanya seleksi pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK). Hingga kini belum ada informasi. Berbeda dengan seleksi lingkup Pemkab Bojonegoro maupun Pemprov Jawa Timur, sudah selesai tahap pendaftaran.

 

Bahkan, kemarin (17/11) seleksi PPPK guru lingkup Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jatim sudah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi administrasi. Berlanjut masa sanggah 18-20 November. Hingga kini Cabdisdik Wilayah Bojonegoro-Tuban belum mengetahui jumlah kuota PPPK di wilayahnya.

 

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Bojonegoro Sholihul Hadi mengatakan, sampai saat ini belum ada informasi seleksi PPPK guru. Saat ini baru verifikasi dan validasi gaji pengajuan PPPK 2021 lalu. “Yang pengajuan tahun ini belum ada,” jelasnya.

- Advertisement -

 

Sholi sapaannya menjelaskan terdapat perbedaan seleksi PPPK guru lingkup pemkab dan pemprov. Sebab seleksi PPPK Kantor Kemenag diatur oleh pusat. Sehingga menunggu informasi dari pusat. “Kemudian turun ke kanwil, baru ke kemenag kota/kabupatan,” ungkapnya.

 

Adapun pendataan dan pengajuan tenaga hononer dilakukan beberapa bulan lalu termasuk dalam pendaftaran. Sehingga tinggal menunggu waktu seleksi.

Berdasar pendataan terdapat 521 guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) berasal dari madrasah negeri, kantor Kemenag setempat, kantor urusan agama (KUA), dan penyuluh non-PNS. Tenaga honorer di madrasah negeri menjadi terbanyak dengan 251 GTT dan PTT.

 

Kasubbag TU Cabdisdik Bojonegoro-Tuban Jaswadi mengatakan, belum ada informasi terkait kuota PPPK guru di lingkup instansinya. Di Bojonegoro terdapat 387 GTT di lingkup cabdisidk. Serta 445 PTT. Sedangkan di Tuban 326 GTT dan 415 PTT. (irv/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Honorer di lingkup Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Blora menanti adanya seleksi pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK). Hingga kini belum ada informasi. Berbeda dengan seleksi lingkup Pemkab Bojonegoro maupun Pemprov Jawa Timur, sudah selesai tahap pendaftaran.

 

Bahkan, kemarin (17/11) seleksi PPPK guru lingkup Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jatim sudah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi administrasi. Berlanjut masa sanggah 18-20 November. Hingga kini Cabdisdik Wilayah Bojonegoro-Tuban belum mengetahui jumlah kuota PPPK di wilayahnya.

 

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Bojonegoro Sholihul Hadi mengatakan, sampai saat ini belum ada informasi seleksi PPPK guru. Saat ini baru verifikasi dan validasi gaji pengajuan PPPK 2021 lalu. “Yang pengajuan tahun ini belum ada,” jelasnya.

- Advertisement -

 

Sholi sapaannya menjelaskan terdapat perbedaan seleksi PPPK guru lingkup pemkab dan pemprov. Sebab seleksi PPPK Kantor Kemenag diatur oleh pusat. Sehingga menunggu informasi dari pusat. “Kemudian turun ke kanwil, baru ke kemenag kota/kabupatan,” ungkapnya.

 

Adapun pendataan dan pengajuan tenaga hononer dilakukan beberapa bulan lalu termasuk dalam pendaftaran. Sehingga tinggal menunggu waktu seleksi.

Berdasar pendataan terdapat 521 guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) berasal dari madrasah negeri, kantor Kemenag setempat, kantor urusan agama (KUA), dan penyuluh non-PNS. Tenaga honorer di madrasah negeri menjadi terbanyak dengan 251 GTT dan PTT.

 

Kasubbag TU Cabdisdik Bojonegoro-Tuban Jaswadi mengatakan, belum ada informasi terkait kuota PPPK guru di lingkup instansinya. Di Bojonegoro terdapat 387 GTT di lingkup cabdisidk. Serta 445 PTT. Sedangkan di Tuban 326 GTT dan 415 PTT. (irv/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/