alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Bupati: Musyawarah, Solusi Masalah User-PT HK

TUBAN, Radar Tuban – Bupati Fathul Huda memastikan persoalan antara user lama Pasar Besar Tuban (PBT) dengan PT Hutama Karya (HK) akan difasilitas hingga tuntas.

Pernyataan tersebut kemarin (17/10) disampaikannya saat menemui puluhan user yang menggelar aksi unjuk rasa di lokasi groundbreaking atau peletakan batu pertama kelanjutan pembangunan PBT. ‘’Nanti akan kita fasilitasi dan akan dimediasi langsung oleh kapolres,’’ kata dia  di hadapan puluhan user di lokasi PBT.

Ditegaskan bupati, penyelesaian masalah antara user dengan PT HK tidak bisa dengan cara menang-menangan sendiri. Semua harus sesuai aturan dengan landasan hukum yang jelas. Termasuk penyesuaian harga sewa dulu dan sekarang. ‘’Caranya hanya bisa diselesaikan dengan musyawarah,’’ tegas bupati dua periode itu.

Baca Juga :  Eksploitasi Gas Blok Bulu tanpa Kejelasan

Disampaikan bupati, baik user maupun PT HK masing-masing memiliki hak dan tanggung jawab. Nah, hak dan tanggung jawab tersebut harus dipertemukan dengan cara duduk bersama. ‘’Tentu, untuk masalah harga sewa dulu dan sekarang pasti beda. Harganya pasti naik. Apalagi sekarang konsepnya pasar modern, makanya harus dimusyawarahkan. Sehingga ada titik temu,’’ kata bupati yang kemudian memastikan semua user lama mendapatkan haknya.

Setelah pertemuan tersebut, para user yang menggelar aksi bisa menerima dan menunggu undangan mediasi dari polres.

TUBAN, Radar Tuban – Bupati Fathul Huda memastikan persoalan antara user lama Pasar Besar Tuban (PBT) dengan PT Hutama Karya (HK) akan difasilitas hingga tuntas.

Pernyataan tersebut kemarin (17/10) disampaikannya saat menemui puluhan user yang menggelar aksi unjuk rasa di lokasi groundbreaking atau peletakan batu pertama kelanjutan pembangunan PBT. ‘’Nanti akan kita fasilitasi dan akan dimediasi langsung oleh kapolres,’’ kata dia  di hadapan puluhan user di lokasi PBT.

Ditegaskan bupati, penyelesaian masalah antara user dengan PT HK tidak bisa dengan cara menang-menangan sendiri. Semua harus sesuai aturan dengan landasan hukum yang jelas. Termasuk penyesuaian harga sewa dulu dan sekarang. ‘’Caranya hanya bisa diselesaikan dengan musyawarah,’’ tegas bupati dua periode itu.

Baca Juga :  Sulit Prediksi Puncak dan Berakhirnya Covid

Disampaikan bupati, baik user maupun PT HK masing-masing memiliki hak dan tanggung jawab. Nah, hak dan tanggung jawab tersebut harus dipertemukan dengan cara duduk bersama. ‘’Tentu, untuk masalah harga sewa dulu dan sekarang pasti beda. Harganya pasti naik. Apalagi sekarang konsepnya pasar modern, makanya harus dimusyawarahkan. Sehingga ada titik temu,’’ kata bupati yang kemudian memastikan semua user lama mendapatkan haknya.

Setelah pertemuan tersebut, para user yang menggelar aksi bisa menerima dan menunggu undangan mediasi dari polres.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/