alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

BSU Tahap Pertama Hanya Cair untuk 600 Karyawan

- Advertisement -

Radar Tuban – Bantuan subsidi upah (BSU) tahap pertama sudah dicairkan untuk 600 karyawan di Tuban. Jumlah penerimanya sangat sedikit jika dibandingkan jumlah keseluruhan kayawan yang terdata.

Di Tuban, karyawan yang terdata sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja sekitar 21 ribu pekerja. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tuban Sonny Alonsye menjelaskan, BSU tahap pertama sudah dicairkan untuk 600 pekerja. Pencairan dilakukan langsung oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) melalui bank Himbara (himpunan bank negara) sejak sepekan terakhir.

‘’BSU tahap pertama tahun 2021 yang sudah cair di KCP Tuban sekitar 600 orang,’’ terangnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Mantan kepala BPJS Ketenagakerjaan Sumenep ini mengatakan, BSU diberikan berdasarkan verifikasi yang dilakukan Kemenaker. Jadi, belum tentu semua karyawan dalam satu perusahaan mendapatkan BSU. Dalam satu perusahaan, bisa saja yang mendapatkan BSU hanya beberapa karyawan saja.

Baca Juga :  Akhirnya, Pembelajaran Tatap Muka Dibuka Meskipun Terbatas

‘’Sesuai petunjuk teknis demikian, bisa saja dalam satu perusahaan yang dapat BSU hanya satu atau dua karyawan saja,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Pejabat kelahiran Surabaya ini menuturkan, kriteria wajib penerima BSU adalah karyawan perusahaan yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan lain pemerintah. Selanjutnya, Kemenaker dan Kemenkeu masih akan melakukan verifikasi ulang. Terkait kriteria apa saja yang harus dipenuhi dalam verifikasi ulang tersebut, Sonny mengatakan hal tersebut merupakan wewenang pemerintah pusat. ‘’BPJS Ketenagakerjaan hanya menyetor data,’’ jelasnya.

Sonny menyampaikan, sekitar 8 ribu data pekerja swasta yang diserahkan ke Kemenaker terkait pencairan BSU tahap pertama. Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan kembali menyerahkan data sekitar 8 ribu pekerja untuk BSU tahap dua. Dari data yang disetorkan tersebut, nantinya Kemenaker akan melakukan pengecekan. Informasi sementara BSU tahap kedua akan kembali dicairkan akhir Agustus. ‘’Hanya jumlah penerimanya berapa karyawan kami tidak tahu,’’ tegas Sonny.

Baca Juga :  F-RAP Klaim Dilamar Tiga Kandidat

Radar Tuban – Bantuan subsidi upah (BSU) tahap pertama sudah dicairkan untuk 600 karyawan di Tuban. Jumlah penerimanya sangat sedikit jika dibandingkan jumlah keseluruhan kayawan yang terdata.

Di Tuban, karyawan yang terdata sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja sekitar 21 ribu pekerja. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tuban Sonny Alonsye menjelaskan, BSU tahap pertama sudah dicairkan untuk 600 pekerja. Pencairan dilakukan langsung oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) melalui bank Himbara (himpunan bank negara) sejak sepekan terakhir.

‘’BSU tahap pertama tahun 2021 yang sudah cair di KCP Tuban sekitar 600 orang,’’ terangnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Mantan kepala BPJS Ketenagakerjaan Sumenep ini mengatakan, BSU diberikan berdasarkan verifikasi yang dilakukan Kemenaker. Jadi, belum tentu semua karyawan dalam satu perusahaan mendapatkan BSU. Dalam satu perusahaan, bisa saja yang mendapatkan BSU hanya beberapa karyawan saja.

Baca Juga :  Menanti Gebrakan Kinerja Guru PPPK

‘’Sesuai petunjuk teknis demikian, bisa saja dalam satu perusahaan yang dapat BSU hanya satu atau dua karyawan saja,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Pejabat kelahiran Surabaya ini menuturkan, kriteria wajib penerima BSU adalah karyawan perusahaan yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan lain pemerintah. Selanjutnya, Kemenaker dan Kemenkeu masih akan melakukan verifikasi ulang. Terkait kriteria apa saja yang harus dipenuhi dalam verifikasi ulang tersebut, Sonny mengatakan hal tersebut merupakan wewenang pemerintah pusat. ‘’BPJS Ketenagakerjaan hanya menyetor data,’’ jelasnya.

Sonny menyampaikan, sekitar 8 ribu data pekerja swasta yang diserahkan ke Kemenaker terkait pencairan BSU tahap pertama. Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan kembali menyerahkan data sekitar 8 ribu pekerja untuk BSU tahap dua. Dari data yang disetorkan tersebut, nantinya Kemenaker akan melakukan pengecekan. Informasi sementara BSU tahap kedua akan kembali dicairkan akhir Agustus. ‘’Hanya jumlah penerimanya berapa karyawan kami tidak tahu,’’ tegas Sonny.

Baca Juga :  Pangdam V Brawijaya Resmikan Koramil Grabagan

Artikel Terkait

Most Read

Pasar Sore

Meski Laka Lantas Menurun, Tetap Waspada

Artikel Terbaru


/