alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Kepengurusan Tio Eng Bo Disahkan Kemenag RI

TUBAN, Radar Tuban – Pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio (KSB) dan Tjoe Ling Kiong (TLK) Tuban masa bakti 2019 – 2022 resmi disahkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Dalam penjelasan di softcopy, Anam Warsito SH, penasihat hukum kepengurusan yang baru menyampaikan surat pengesahan dari Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Binmas) Buddha Kemenag RI diterima melalui pos, Kamis (16/7).

Surat  bernomor : B1196.DJ.VII/DT.VII.1/BA.01.1/07/2020 dan tertanggal 13 Juli 2020 tersebut memuat nama pengurus dan penilik TITD KSB dan TLK Tuban. Tertulis ketua pengurus Mardjojo/Tio Eng Bo dan ketua penilik Tan Ming Ang. Selain surat pengesahan pengurus, surat Dirjen Binmas Buddha Kemenag RI tersebut juga menerbitkan tanda daftar rumah ibadah TITD Kwan Sing Bio dan Tjoe Ling Kiong Tuban dengan nomor register 08.60.35.23.00708 tertanggal 8 Juli 2020.

Dalam penjelasan tersebut, tertulis Mardjojo alias Tio Eng Bo selaku ketua pengurus TITD KSB dan TLK Tuban menyambut gembira terbitnya surat pengesahan pengurus yang disahkan Dirjen Binmas Buddha Kemenag RI. Dia mengatakan, terbitnya surat pengesahan kepengurusan dan tanda daftar tempat ibadah akan ditindaklanjuti jajaran pengurus untuk berkonsolidasi dan menyusun rencana kerja. 

Baca Juga :  Program Satu Desa Dua Sarjan Promotor Nasional

Mengingat kepengurusan TITD KSB dan TLK Tuban vakum sangat lama. Persisnya sekitar tujuh tahun sejak tidak dilantiknya hasil musyawarah umat pada 2012. Tio Eng Bo mengatakan, saat ini dirinya fokus pada konsolidasi pengurus dan meningkatkan pelayanan umat agar mereka dapat beribadah dengan tenang dan nyaman di TITD KSB dan TLK Tuban. 

Disinggung terkait mengapa pendaftaran tempat ibadah dan pengesahan kepengurusan ke Dirjen Binmas Buddha Kemenag RI? Tio Eng Bo menjelaskan, awalnya dia dan pengurus lain bermaksud mendaftar ke Kemenkum HAM. Dari hasil koordinasi, Kemenkum HAM tidak bisa mengeluarkan badan hukum untuk tempat ibadah dan menganjurkan ke Kemenag.

Sampai saat ini, terang dia, di Kemenag belum ada nomenklatur dirjen untuk agama Konghucu dan Tao, sehingga yang menerbitkan pengesahan kepengurusan dan tanda daftar tempat ibadah adalah Dirjen Binmas Agama Buddha.

Baca Juga :  Objek Wisata Masih Sepi

Anam Warsito dalam penjelasan di softcopy juga mengutip pernyataan rohaniawan agama Konghucu, Xue Shi Antonius Ong menyampaikan kegembiraan atas disahkannya kepengurusan dengan ketua Tio Eng Bo dan Tan Ming Ang. Dia mengaku tidak keberatan TITD KSB dan TLK Tuban didaftarkan ke Dirjen Binmas Agama Buddha Kemenag RI. Mengingat Kemenag belum ada dirjen yang menaungi Konghucu. Dia menjelaskan, pemeluk Konghucu di Tuban adalah keturunan pemeluk Konghucu yang beribadah di TITD. 

Penjelasan yang sama juga mengutip pernyataan Lioe Pramono, mantan ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Provinsi Jawa Timur. Dia mengatakan, pemeluk agama Konghucu di Tuban pada umumnya tidak keberatan jika TITD KSB dan TLK Tuban didaftarkan ke Dirjen Binmas Agama Buddha Kemenag RI. Selama ini, umat Konghucu, Tao, dan Buddha hidup damai dan berdampingan serta menjalankan ibadah dengan tenang di TITD KSB dan TLK Tuban.

TUBAN, Radar Tuban – Pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio (KSB) dan Tjoe Ling Kiong (TLK) Tuban masa bakti 2019 – 2022 resmi disahkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Dalam penjelasan di softcopy, Anam Warsito SH, penasihat hukum kepengurusan yang baru menyampaikan surat pengesahan dari Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Binmas) Buddha Kemenag RI diterima melalui pos, Kamis (16/7).

Surat  bernomor : B1196.DJ.VII/DT.VII.1/BA.01.1/07/2020 dan tertanggal 13 Juli 2020 tersebut memuat nama pengurus dan penilik TITD KSB dan TLK Tuban. Tertulis ketua pengurus Mardjojo/Tio Eng Bo dan ketua penilik Tan Ming Ang. Selain surat pengesahan pengurus, surat Dirjen Binmas Buddha Kemenag RI tersebut juga menerbitkan tanda daftar rumah ibadah TITD Kwan Sing Bio dan Tjoe Ling Kiong Tuban dengan nomor register 08.60.35.23.00708 tertanggal 8 Juli 2020.

Dalam penjelasan tersebut, tertulis Mardjojo alias Tio Eng Bo selaku ketua pengurus TITD KSB dan TLK Tuban menyambut gembira terbitnya surat pengesahan pengurus yang disahkan Dirjen Binmas Buddha Kemenag RI. Dia mengatakan, terbitnya surat pengesahan kepengurusan dan tanda daftar tempat ibadah akan ditindaklanjuti jajaran pengurus untuk berkonsolidasi dan menyusun rencana kerja. 

Baca Juga :  Objek Wisata Masih Sepi

Mengingat kepengurusan TITD KSB dan TLK Tuban vakum sangat lama. Persisnya sekitar tujuh tahun sejak tidak dilantiknya hasil musyawarah umat pada 2012. Tio Eng Bo mengatakan, saat ini dirinya fokus pada konsolidasi pengurus dan meningkatkan pelayanan umat agar mereka dapat beribadah dengan tenang dan nyaman di TITD KSB dan TLK Tuban. 

Disinggung terkait mengapa pendaftaran tempat ibadah dan pengesahan kepengurusan ke Dirjen Binmas Buddha Kemenag RI? Tio Eng Bo menjelaskan, awalnya dia dan pengurus lain bermaksud mendaftar ke Kemenkum HAM. Dari hasil koordinasi, Kemenkum HAM tidak bisa mengeluarkan badan hukum untuk tempat ibadah dan menganjurkan ke Kemenag.

Sampai saat ini, terang dia, di Kemenag belum ada nomenklatur dirjen untuk agama Konghucu dan Tao, sehingga yang menerbitkan pengesahan kepengurusan dan tanda daftar tempat ibadah adalah Dirjen Binmas Agama Buddha.

Baca Juga :  Hormati Persibo, Chalwa Tolak Tawaran Klub Liga 2

Anam Warsito dalam penjelasan di softcopy juga mengutip pernyataan rohaniawan agama Konghucu, Xue Shi Antonius Ong menyampaikan kegembiraan atas disahkannya kepengurusan dengan ketua Tio Eng Bo dan Tan Ming Ang. Dia mengaku tidak keberatan TITD KSB dan TLK Tuban didaftarkan ke Dirjen Binmas Agama Buddha Kemenag RI. Mengingat Kemenag belum ada dirjen yang menaungi Konghucu. Dia menjelaskan, pemeluk Konghucu di Tuban adalah keturunan pemeluk Konghucu yang beribadah di TITD. 

Penjelasan yang sama juga mengutip pernyataan Lioe Pramono, mantan ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Provinsi Jawa Timur. Dia mengatakan, pemeluk agama Konghucu di Tuban pada umumnya tidak keberatan jika TITD KSB dan TLK Tuban didaftarkan ke Dirjen Binmas Agama Buddha Kemenag RI. Selama ini, umat Konghucu, Tao, dan Buddha hidup damai dan berdampingan serta menjalankan ibadah dengan tenang di TITD KSB dan TLK Tuban.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/