alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Pendaftar Hari Pertama PPDB Tahap Zonasi

SMPN 1 dan SMPN 5 di Bojonegoro Terbanyak di Perkotaan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMPN tahap zonasi dibuka kemarin (17/5). Jalur zonasi semakin ketata dan hanya berlangsung empat hari, berakhir Jumat (20/5).

 

Hari pertama jumlah pendaftar membludak mengincar SMPN di perkotaan. Misalnya, SMPN 1 Bojonegoro dan  SMPN 5 Bojonegoro melebihi 50 persen dari total pagu. Sedangkan di wilayah pinggiran, SMPN 1 Padangan pendaftar sudah 195 siswa dari total pagu jalur zonasi 256 siswa. Juga SMPN 1 Tambakrejo ada 190 siswa mendaftar dari pagu jalur zonasi 249 siswa.

 

Kepala SMPN 1 Bojonegoro Munir mengatakan, hingga pukul 16.00 kemarin jumlah pendaftar sudah mencapai 147 siswa. Tersisa pagu 128 dari total pagu mencapai 275 siswa. “Hari pertama belum memenuhi pagu,” ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Jalur Kereta Api Tuban - Lasem Belum Fix

 

Munir menjelaskan, berkas 147 pendaftar sudah dinyatakan sesuai. Berkas sudah diperiksa operator sekolah. Terlebih pendaftar datang langsung ke sekolah. Juga operator membantu pendaftaran siswa. Pihaknya optimistis pagu PPDB tahun ini mampu terpenuhi. Apalagi, PPDB sudah menjadi komitmen bersama wali murid, komite sekolah, hingga alumni.

 

“Harus bisa melayani yang terbaik,” jelasnya.

 

Kepala SMPN 5 Bojonegoro Zamroni mengatakan, sudah terdapat sekitar 168 siswa mendaftar pada hari pertama PPDB. Ddari pagu jalur zonasi 273 siswa menyisakan sekitar 105 siswa. Hari pertama pendaftaran, terdapat siswa lulusan madrasah ibtidaiyah (MI) yang mendaftar.

 

Namun, belum ada pendaftar dari luar kota. Sebab, siswa luar kota akan diarahkan ke sekolah-sekolah terdekat dengan perbatasan. “Sistem otomatis menyarankan sekolah di perbatasan, seperti SMPN Baureno, hingga SMPN 4 Bojonegoro yang dekat dengan wilayah Tuban,” jelasnya.

Baca Juga :  Botol Bensin Pecah, Warkop Terbakar dan Meledak

 

Zamroni meminta pendaftar tetap memilih SMPN terdekat dengan tempat tinggal. Sehingga peluang diterima tinggi. “Boleh di pilihan kedua atau ketiga,” ujarnya. (irv/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMPN tahap zonasi dibuka kemarin (17/5). Jalur zonasi semakin ketata dan hanya berlangsung empat hari, berakhir Jumat (20/5).

 

Hari pertama jumlah pendaftar membludak mengincar SMPN di perkotaan. Misalnya, SMPN 1 Bojonegoro dan  SMPN 5 Bojonegoro melebihi 50 persen dari total pagu. Sedangkan di wilayah pinggiran, SMPN 1 Padangan pendaftar sudah 195 siswa dari total pagu jalur zonasi 256 siswa. Juga SMPN 1 Tambakrejo ada 190 siswa mendaftar dari pagu jalur zonasi 249 siswa.

 

Kepala SMPN 1 Bojonegoro Munir mengatakan, hingga pukul 16.00 kemarin jumlah pendaftar sudah mencapai 147 siswa. Tersisa pagu 128 dari total pagu mencapai 275 siswa. “Hari pertama belum memenuhi pagu,” ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Bengawan Aman, Kota Tak Nyaman

 

Munir menjelaskan, berkas 147 pendaftar sudah dinyatakan sesuai. Berkas sudah diperiksa operator sekolah. Terlebih pendaftar datang langsung ke sekolah. Juga operator membantu pendaftaran siswa. Pihaknya optimistis pagu PPDB tahun ini mampu terpenuhi. Apalagi, PPDB sudah menjadi komitmen bersama wali murid, komite sekolah, hingga alumni.

 

“Harus bisa melayani yang terbaik,” jelasnya.

 

Kepala SMPN 5 Bojonegoro Zamroni mengatakan, sudah terdapat sekitar 168 siswa mendaftar pada hari pertama PPDB. Ddari pagu jalur zonasi 273 siswa menyisakan sekitar 105 siswa. Hari pertama pendaftaran, terdapat siswa lulusan madrasah ibtidaiyah (MI) yang mendaftar.

 

Namun, belum ada pendaftar dari luar kota. Sebab, siswa luar kota akan diarahkan ke sekolah-sekolah terdekat dengan perbatasan. “Sistem otomatis menyarankan sekolah di perbatasan, seperti SMPN Baureno, hingga SMPN 4 Bojonegoro yang dekat dengan wilayah Tuban,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Panglima Polim Kerap Tergenang, Air Tak Terserap Drainase

 

Zamroni meminta pendaftar tetap memilih SMPN terdekat dengan tempat tinggal. Sehingga peluang diterima tinggi. “Boleh di pilihan kedua atau ketiga,” ujarnya. (irv/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/