alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Jumlah Penonton Tembus 16.745

Rela Antre buat Nonton KKN di Desa Penari di Bioskop Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Industri perfilman tanah air sempat lesu kurang lebih dua tahun akibat pandemi Covid-19, kini kembali pulih. Terbukti seluruh bioskop ramai penonton film Indonesia, termasuk bioskop di Bojonegoro.

 

Animo penonton tinggi ingin menyaksikan film horor berjudul KKN di Desa Penari. Bioskop di Bojonegoro kebetulan hanya menampilkan dua film yakni KKN di Desa Penari dan Doctor Strange. Kedua film itu tayang akhir April. Setelah dua minggu tayang penonton KKN di Desa Penari masih membludak. Antrean mengular setiap harinya.

 

Putra petugas parkir bioskop mengatakan, antusias penonton film horor besutan sutradara Awi Suryadi itu tinggi. Minggu pertama tayang, ratusan orang kehabisan tiket. “Bahkan antrean mengular lebih dari lima puluh meter. Saya juga heran kok sampai membludak begini,” katanya.

Baca Juga :  Terbitkan SE Wajib Vaksin

 

Memasuki minggu kedua juga masih ramai, tapi tidak seheboh minggu pertama. Namun, banyak penonton rela antre mulai dini hari hingga Subuh. “Mereka ninggal sandal, tas, atau helm di depan bioskop secara mengular, biar paginya saat bioskop buka pukul 09.30 bisa dapat tiket,” bebernya. Beberapa juga ada yang menggunakan jasa ojek online untuk antre beli tiket.

 

Ketika Jawa Pos Radar Bojonegoro datang ke bioskop sekitar pukul 12.00 kemarin (17/5), tiket KKN di Desa Penari sudah ludes terjual. Film diputar lima kali sehari, di antaranya pukul 10.30, 12.50, 15.10, 17.30, dan 20.00.

 

Satu studio berisi total 197 penonton, jadi apabila film tayang lima kali sehari, jadi bioskop bisa meraup 985 penonton per hari. Sehingga sejak awal tayang pada 30 April hingga 17 Mei, totalnya tembus 16.745 penonton.

Baca Juga :  Relokasi Pedagang Pasar Harus Tepat dan Tidak Molor

 

Willy, salah satu penonton KKN di Desa Penari mengaku sudah menonton film itu dua kali. Dia beli tiket pakai jasa ojek online. “Filmnya bagus, jadi tadi pengin nonton kedua kalinya. Kebetulan ada teman ngajak juga,” ucapnya. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Industri perfilman tanah air sempat lesu kurang lebih dua tahun akibat pandemi Covid-19, kini kembali pulih. Terbukti seluruh bioskop ramai penonton film Indonesia, termasuk bioskop di Bojonegoro.

 

Animo penonton tinggi ingin menyaksikan film horor berjudul KKN di Desa Penari. Bioskop di Bojonegoro kebetulan hanya menampilkan dua film yakni KKN di Desa Penari dan Doctor Strange. Kedua film itu tayang akhir April. Setelah dua minggu tayang penonton KKN di Desa Penari masih membludak. Antrean mengular setiap harinya.

 

Putra petugas parkir bioskop mengatakan, antusias penonton film horor besutan sutradara Awi Suryadi itu tinggi. Minggu pertama tayang, ratusan orang kehabisan tiket. “Bahkan antrean mengular lebih dari lima puluh meter. Saya juga heran kok sampai membludak begini,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Apresiasi Pembangunan Pemkab Bojonegoro

 

Memasuki minggu kedua juga masih ramai, tapi tidak seheboh minggu pertama. Namun, banyak penonton rela antre mulai dini hari hingga Subuh. “Mereka ninggal sandal, tas, atau helm di depan bioskop secara mengular, biar paginya saat bioskop buka pukul 09.30 bisa dapat tiket,” bebernya. Beberapa juga ada yang menggunakan jasa ojek online untuk antre beli tiket.

 

Ketika Jawa Pos Radar Bojonegoro datang ke bioskop sekitar pukul 12.00 kemarin (17/5), tiket KKN di Desa Penari sudah ludes terjual. Film diputar lima kali sehari, di antaranya pukul 10.30, 12.50, 15.10, 17.30, dan 20.00.

 

Satu studio berisi total 197 penonton, jadi apabila film tayang lima kali sehari, jadi bioskop bisa meraup 985 penonton per hari. Sehingga sejak awal tayang pada 30 April hingga 17 Mei, totalnya tembus 16.745 penonton.

Baca Juga :  Banyak yang Belum Ajukan, DAK Pendidikan Terancam Hangus

 

Willy, salah satu penonton KKN di Desa Penari mengaku sudah menonton film itu dua kali. Dia beli tiket pakai jasa ojek online. “Filmnya bagus, jadi tadi pengin nonton kedua kalinya. Kebetulan ada teman ngajak juga,” ucapnya. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/