alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Saturday, May 28, 2022

Target Vaksinasi Anak Sisa Dua Hari

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Target vaksinasi anak dosis pertama tinggal dua hari lagi yakni Kamis (20/1). Tentu, semua pihak diminta bergerak menuntaskan vaksinasi anak agar tercapai 100 persen. Percepatan ini agar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen bisa berlangsung.

Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan, telah rapat koordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes), dinas pendidikan (disdik), dan Kodim terkait vaksinasi ditergetkan 100 persen. “Terlebih varian Omricorn di Jatim sudah terdeteksi delapan kasus,” katanya kemarin (17/1).

Selain vaksinasi anak, vaksinasi usia lanjut atau lansia akan dipercepat. Dengan door to door bagi lansia tidak bisa keluar rumah. Juga menyesuaikan waktu vaksinasi, khususnya bagi petani ketika siang berada di sawah. “Mendatangi lansia, jam vaksinasi disesuiakan sore atau malam bagi petani yang bekerja siang,” terangnya.

Kepala SDN 2 Kauman, Puryanto mengatakan, siswanya akan kembali divaksin besok (19/1). Untuk siswa kelas 1, 2, dan 5, dilakukan dosis pertama, sedangkan kelas 3, 4, dan 6, dosis kedua.

Baca Juga :  Desak Pemkab Segera Perbaiki Jembatan Ngasem

Kabid Pendidikan Dasar Disdik Bojonegoro Fathur Rokhim menjelaskan, vaksinasi siswa masih terus dilakukan. “Rapat dengan polres, kodim, dan dinkes targetnya dosis pertama untuk anak-anak dan lansia harus selesai semua,” jelasnya.

Rokhim menjelaskan, vaksinasi dosis kedua sudah digelar beberapa sekolah. Salah satunya di Kecamatan Kasiman. Sedangkan dosis pertama kelas 1, 2, dan 5 sebelumnya berbarengan dengan vaksinasi bulan imunisasi anak sekolah (BIAS).

Menurut Rokhim, vaksinasi lansia sudah mencapai 50,04 persen. Sehingga, sudah memenuhi syarat dilakukan PTM 100 persen. Namun, pihaknya tetap mengirimkan surat ke dinkes, meminta data capaian vaksinasi lansia. Sehingga bisa menjadi dasar surat edaran (SE) PTM. 

“Untuk capaian vaksinasi anak sebenarnya bukan termasuk syarat penentuan PTM, namun vaksinasi lansia menjadi syarat,” ungkapnya. 

Baca Juga :  Soeyono Kembalikan Uang Rp 210 Juta

Sementara itu, vaksin booster sudah mulai berjalan sejak Rabu (12/1). Capaiannya kini baru 0,47 persen atau 4.818 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio menyampaikan, sebanyak 4.818 orang itu terdiri atas tenaga kesehatan (nakes) dan usia lanjut. 

“Karena vaksin booster untuk nakes sudah mulai sejak Juli 2021 lalu. Kalau vaksin booster mulai 12 Januari lalu sasarannya masih memprioritaskan usia lanjut dan kelompok rentan,” jelas Triguno. 

Praktik vaksin booster di lapangan tentu ada tantangan tersendiri. Karena tak sedikit usia lanjut takut atau enggan vaksinasi. “Usaha tim gabungan tentu lebih ekstra untuk mendorong masyarakat usia lanjut bersedia divaksin dosis ketiga, demi antisipasi Covid-19 varian baru Omicron,” ucapnya. Syaratnya bersangkutan sudah vaksin dua kali minimal intervalnya enam bulan. (irv)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Target vaksinasi anak dosis pertama tinggal dua hari lagi yakni Kamis (20/1). Tentu, semua pihak diminta bergerak menuntaskan vaksinasi anak agar tercapai 100 persen. Percepatan ini agar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen bisa berlangsung.

Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan, telah rapat koordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes), dinas pendidikan (disdik), dan Kodim terkait vaksinasi ditergetkan 100 persen. “Terlebih varian Omricorn di Jatim sudah terdeteksi delapan kasus,” katanya kemarin (17/1).

Selain vaksinasi anak, vaksinasi usia lanjut atau lansia akan dipercepat. Dengan door to door bagi lansia tidak bisa keluar rumah. Juga menyesuaikan waktu vaksinasi, khususnya bagi petani ketika siang berada di sawah. “Mendatangi lansia, jam vaksinasi disesuiakan sore atau malam bagi petani yang bekerja siang,” terangnya.

Kepala SDN 2 Kauman, Puryanto mengatakan, siswanya akan kembali divaksin besok (19/1). Untuk siswa kelas 1, 2, dan 5, dilakukan dosis pertama, sedangkan kelas 3, 4, dan 6, dosis kedua.

Baca Juga :  Tertimpa Pohon, Pemotor dan Pembonceng Tewas

Kabid Pendidikan Dasar Disdik Bojonegoro Fathur Rokhim menjelaskan, vaksinasi siswa masih terus dilakukan. “Rapat dengan polres, kodim, dan dinkes targetnya dosis pertama untuk anak-anak dan lansia harus selesai semua,” jelasnya.

Rokhim menjelaskan, vaksinasi dosis kedua sudah digelar beberapa sekolah. Salah satunya di Kecamatan Kasiman. Sedangkan dosis pertama kelas 1, 2, dan 5 sebelumnya berbarengan dengan vaksinasi bulan imunisasi anak sekolah (BIAS).

Menurut Rokhim, vaksinasi lansia sudah mencapai 50,04 persen. Sehingga, sudah memenuhi syarat dilakukan PTM 100 persen. Namun, pihaknya tetap mengirimkan surat ke dinkes, meminta data capaian vaksinasi lansia. Sehingga bisa menjadi dasar surat edaran (SE) PTM. 

“Untuk capaian vaksinasi anak sebenarnya bukan termasuk syarat penentuan PTM, namun vaksinasi lansia menjadi syarat,” ungkapnya. 

Baca Juga :  Pedagang Pasar Banjarejo Desak Keringanan Sewa

Sementara itu, vaksin booster sudah mulai berjalan sejak Rabu (12/1). Capaiannya kini baru 0,47 persen atau 4.818 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bojonegoro Triguno Sudjono Prio menyampaikan, sebanyak 4.818 orang itu terdiri atas tenaga kesehatan (nakes) dan usia lanjut. 

“Karena vaksin booster untuk nakes sudah mulai sejak Juli 2021 lalu. Kalau vaksin booster mulai 12 Januari lalu sasarannya masih memprioritaskan usia lanjut dan kelompok rentan,” jelas Triguno. 

Praktik vaksin booster di lapangan tentu ada tantangan tersendiri. Karena tak sedikit usia lanjut takut atau enggan vaksinasi. “Usaha tim gabungan tentu lebih ekstra untuk mendorong masyarakat usia lanjut bersedia divaksin dosis ketiga, demi antisipasi Covid-19 varian baru Omicron,” ucapnya. Syaratnya bersangkutan sudah vaksin dua kali minimal intervalnya enam bulan. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/