alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Komisi C akan Cek Galeri Bengawan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro –  Galeri Bengawan Solo di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, belum difungsikan. Padahal, pembangunannya sudah selesai sejak tahun lalu. Dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar) memastikan bangunan itu akan difungsikan tahun ini. DPRD segera melakukan cek lokasi ke bangunan tersebut.

Sekretaris Disbudpar Chumaidi mengatakan, Galeri Bengawan Solo rencananya akan difungsikan tahun ini. Saat ini, disbudpar mulai persiapan pemfungsian setelah masa pemeliharaan selesai. 

Galeri Bengawan bercorak bangunan Tionghoa itu dibangun sejak 2019. Pada 2020 pembangunan tidak dilanjutkan karena ada pandemi. Pembangunan dilanjutkan lagi 2021 dan selesai tahun lalu. Yakni, melengkapi sejumlah bangunan. 

Bangunan membentang tak jauh dari Bengawan Solo itu masih dalam pemeliharaan rekanan yang membangun. Rencananya, disbudpar akan menggunakan gedung itu untuk menempatkan benda-benda berhubungan dengan kebudayaan. 

Baca Juga :  Jawab Tantangan Global, Menteri Desa PDTT-Bupati Bojonegoro Resmikan Beasiswa

Ketua Komisi C DPRD Mochlasin Afan mengatakan, akan melakukan cek lokasi ke sejumlah proyek dikerjakan oleh disbudpar. Seperti pembangunan Galeri Bengawan dan pembangunan masjid di Margomulyo. ‘’Semua akan kita cek nanti. Untuk Galeri Bengawan ini akan kami lihat secepatnya,’’ terangnya.

Pengecekan itu, lanjut dia, untuk melihat kondisi bangunan. Terutama kesesuaiannya dengan peruntukan. Afan menjelaskan, pembangunan masjid di Margomulyo tahun ini memang belum dilakukan penuh. Pembangunan baru dilakukan pada fondasi bangunan. ‘’Tahun ini anggarannya dipasang lagi. Anggarannya besar itu,’’ jelasnya.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro –  Galeri Bengawan Solo di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, belum difungsikan. Padahal, pembangunannya sudah selesai sejak tahun lalu. Dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar) memastikan bangunan itu akan difungsikan tahun ini. DPRD segera melakukan cek lokasi ke bangunan tersebut.

Sekretaris Disbudpar Chumaidi mengatakan, Galeri Bengawan Solo rencananya akan difungsikan tahun ini. Saat ini, disbudpar mulai persiapan pemfungsian setelah masa pemeliharaan selesai. 

Galeri Bengawan bercorak bangunan Tionghoa itu dibangun sejak 2019. Pada 2020 pembangunan tidak dilanjutkan karena ada pandemi. Pembangunan dilanjutkan lagi 2021 dan selesai tahun lalu. Yakni, melengkapi sejumlah bangunan. 

Bangunan membentang tak jauh dari Bengawan Solo itu masih dalam pemeliharaan rekanan yang membangun. Rencananya, disbudpar akan menggunakan gedung itu untuk menempatkan benda-benda berhubungan dengan kebudayaan. 

Baca Juga :  Jembatan Akan Ditukar Guling, Agar Kendaraan Berat Tidak Lewat Kota

Ketua Komisi C DPRD Mochlasin Afan mengatakan, akan melakukan cek lokasi ke sejumlah proyek dikerjakan oleh disbudpar. Seperti pembangunan Galeri Bengawan dan pembangunan masjid di Margomulyo. ‘’Semua akan kita cek nanti. Untuk Galeri Bengawan ini akan kami lihat secepatnya,’’ terangnya.

Pengecekan itu, lanjut dia, untuk melihat kondisi bangunan. Terutama kesesuaiannya dengan peruntukan. Afan menjelaskan, pembangunan masjid di Margomulyo tahun ini memang belum dilakukan penuh. Pembangunan baru dilakukan pada fondasi bangunan. ‘’Tahun ini anggarannya dipasang lagi. Anggarannya besar itu,’’ jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Termotivasi Cetak Gol

Asah Kemampuan Menembak

Artikel Terbaru


/