alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Pelunasan PBB-P2 Konsisten Lampaui Target

TUBAN, Radar Tuban – Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan penerimaan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) selama 2021, kemarin (16/12) Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Tuban kembali memberikan insentif prestasi pemungutan PBB-P2 kepada camat dan kepala desa tercepat dalam pemungutan PBB-P2.
Insentif prestasi berupa uang tunai dan inventaris kendaraan bermotor itu diserahkan langsung oleh Bupati Aditya Halindra Faridzky bersama Wakil Bupati Riyadi secara simbolis di Pendapa Krida Manunggal. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Budi Wiyana, Plt. Kepala BPPKAD Teguh Setyobudi, dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban R. Deni Mahendra.
Plt. Kepala BPPKAD Teguh Setyobudi mengatakan, apresiasi prestasi diberikan kepada camat dan kepala desa yang PBB-P2-nya lunas tercepat. Untuk tiga kecamatan tercepat lunas PBB mendapat hadiah sepeda motor inventaris PBB atau uang pembinaan sebesar Rp 20 juta bagi kecamatan yang sudah pernah mendapat hadiah inventaris di tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan desa/kelurahan yang lunas tercepat berdasar kriteria pagu masing-masing mendapat piagam penghargaan dari bupati dan hadiah khusus dari Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur atau Bank Jatim. (Selengkapnya pada grafis).
Disampaikan Teguh, dari total 20 kecamatan, 311 desa, dan 17 kelurahan se-Kabupaten Tuban, realisasi pemungutan PBB-P2 pada 2021 ini sebesar Rp 36.903.754.652 atau mencapai 102,51 persen dari target Rp 36 miliar. ‘’Melebihi target 2,51 persen,’’ katanya.
Lebih lanjut mantan Kabag Humas Setda ini menyampaikan, selain sukses melampaui target pemungutan PBB-P2, pada 2021 ini objek PBB-P2 juga mengalami peningkatan sebanyak 15.674 objek pajak. Adapun tahun lalu sebanyak 699.718 objek pajak. ‘’Tahun ini meningkat menjadi 715.392 objek pajak,’’ paparnya.
Diungkapkan Teguh, kinerja apik BPPKAD dalam pemungutan PBB-P2 ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras tim intensifikasi PAD dan semua pihak terkait. Utamanya, kerja keras dari camat dan kepala desa yang terus konsisten dalam mempercepat proses pemungutan PBB-P2. ‘’Kepada semua pihak terkait, terima kasih atas komitmennya dalam mempercepat proses pelunasan PBB-P2 Tuban hingga bisa melebihi target,’’ tuturnya memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan pemungutan PBB-P2 Tuban.
Teguh berharap, diberikannya penghargaan kepada camat dan kepala desa/lurah yang pemungutan PBB-P2-nya tercepat sesuai dengan kriteria masing-masing ini dapat memacu semangat camat dan kepala desa/lurah dalam menjalankan tugas pemungutan PBB-P2 di wilayahnya masing-masing.
‘’Semoga dengan apresiasi hadiah sepeda motor atau uang pembinaan ini, ke depan semakin berlomba-lomba mempercepat pemungutan dan pelunasan PBB-nya,’’ harapnya.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, pemberian insentif kepada camat dan kepala desa/lurah adalah bentuk apresiasi Pemkab Tuban atas kinerja camat dan kepala desa/lurah yang telah melaksanakan pemungutan PBB-P2 tercepat. Harapannya, apresiasi dalam wujud sepeda motor inventaris dan uang pembinaan ini bisa menjadi motivasi kepada mereka untuk lebih meningkatkan dan mempercepat pemungutan PBB-P2.
Lebih lanjut Mas Bupati menyampaikan, terlampauinya target pemungutan PBB-P2 sebesar 102,51 persen tersebut menggambarkan bahwa masih banyak potensi pajak, utamanya PBB-P2. Sehingga, gambaran potensi yang ada tersebut bisa terus ditingkatkan. ‘’Harapannya, ke depan (PBB-P2, Red) terus mengalami peningkatan,’’ tuturnya.
Mas Bupati memaparkan, semakin banyak potensi PBB-P2 yang bisa digarap, maka semakin banyak pula pendapatan asli daerah (PAD) yang diterima. Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Tuban bisa terus ditingkatkan. Dan, muara dari pembangunan daerah adalah kesejahteraan masyarakat. Karena itu, potensi PAD dari PBB-P2 harus terus ditingkatkan.
‘’(Objek PBB-P2, Red) yang sudah ada harus dipertahankan dan yang belum masuk harus terus digali,’’ tuturnya.
Selain PAD dari sektor PBB-P2, bupati termuda sepanjang sejarah pemerintahan Kabupaten Tuban ini juga meminta tim untuk lebih mengintensifkan potensi PAD dari sektor lain yang bisa dioptimalkan, seperti sektor pariwisata, restoran, dan papan reklame. Sebab, meningkatnya jumlah PAD berbanding lurus pada pembiayaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. ‘’Karena itu potensi PAD yang ada harus dimaksimalkan. Kita harus kejar PAD dari berbagai sektor,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Bersentuhan Langsung Dengan Bengawan Solo, 27 Desa Ini Rawan Banjir

TUBAN, Radar Tuban – Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan penerimaan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) selama 2021, kemarin (16/12) Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Tuban kembali memberikan insentif prestasi pemungutan PBB-P2 kepada camat dan kepala desa tercepat dalam pemungutan PBB-P2.
Insentif prestasi berupa uang tunai dan inventaris kendaraan bermotor itu diserahkan langsung oleh Bupati Aditya Halindra Faridzky bersama Wakil Bupati Riyadi secara simbolis di Pendapa Krida Manunggal. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Budi Wiyana, Plt. Kepala BPPKAD Teguh Setyobudi, dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban R. Deni Mahendra.
Plt. Kepala BPPKAD Teguh Setyobudi mengatakan, apresiasi prestasi diberikan kepada camat dan kepala desa yang PBB-P2-nya lunas tercepat. Untuk tiga kecamatan tercepat lunas PBB mendapat hadiah sepeda motor inventaris PBB atau uang pembinaan sebesar Rp 20 juta bagi kecamatan yang sudah pernah mendapat hadiah inventaris di tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan desa/kelurahan yang lunas tercepat berdasar kriteria pagu masing-masing mendapat piagam penghargaan dari bupati dan hadiah khusus dari Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur atau Bank Jatim. (Selengkapnya pada grafis).
Disampaikan Teguh, dari total 20 kecamatan, 311 desa, dan 17 kelurahan se-Kabupaten Tuban, realisasi pemungutan PBB-P2 pada 2021 ini sebesar Rp 36.903.754.652 atau mencapai 102,51 persen dari target Rp 36 miliar. ‘’Melebihi target 2,51 persen,’’ katanya.
Lebih lanjut mantan Kabag Humas Setda ini menyampaikan, selain sukses melampaui target pemungutan PBB-P2, pada 2021 ini objek PBB-P2 juga mengalami peningkatan sebanyak 15.674 objek pajak. Adapun tahun lalu sebanyak 699.718 objek pajak. ‘’Tahun ini meningkat menjadi 715.392 objek pajak,’’ paparnya.
Diungkapkan Teguh, kinerja apik BPPKAD dalam pemungutan PBB-P2 ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras tim intensifikasi PAD dan semua pihak terkait. Utamanya, kerja keras dari camat dan kepala desa yang terus konsisten dalam mempercepat proses pemungutan PBB-P2. ‘’Kepada semua pihak terkait, terima kasih atas komitmennya dalam mempercepat proses pelunasan PBB-P2 Tuban hingga bisa melebihi target,’’ tuturnya memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan pemungutan PBB-P2 Tuban.
Teguh berharap, diberikannya penghargaan kepada camat dan kepala desa/lurah yang pemungutan PBB-P2-nya tercepat sesuai dengan kriteria masing-masing ini dapat memacu semangat camat dan kepala desa/lurah dalam menjalankan tugas pemungutan PBB-P2 di wilayahnya masing-masing.
‘’Semoga dengan apresiasi hadiah sepeda motor atau uang pembinaan ini, ke depan semakin berlomba-lomba mempercepat pemungutan dan pelunasan PBB-nya,’’ harapnya.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, pemberian insentif kepada camat dan kepala desa/lurah adalah bentuk apresiasi Pemkab Tuban atas kinerja camat dan kepala desa/lurah yang telah melaksanakan pemungutan PBB-P2 tercepat. Harapannya, apresiasi dalam wujud sepeda motor inventaris dan uang pembinaan ini bisa menjadi motivasi kepada mereka untuk lebih meningkatkan dan mempercepat pemungutan PBB-P2.
Lebih lanjut Mas Bupati menyampaikan, terlampauinya target pemungutan PBB-P2 sebesar 102,51 persen tersebut menggambarkan bahwa masih banyak potensi pajak, utamanya PBB-P2. Sehingga, gambaran potensi yang ada tersebut bisa terus ditingkatkan. ‘’Harapannya, ke depan (PBB-P2, Red) terus mengalami peningkatan,’’ tuturnya.
Mas Bupati memaparkan, semakin banyak potensi PBB-P2 yang bisa digarap, maka semakin banyak pula pendapatan asli daerah (PAD) yang diterima. Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Tuban bisa terus ditingkatkan. Dan, muara dari pembangunan daerah adalah kesejahteraan masyarakat. Karena itu, potensi PAD dari PBB-P2 harus terus ditingkatkan.
‘’(Objek PBB-P2, Red) yang sudah ada harus dipertahankan dan yang belum masuk harus terus digali,’’ tuturnya.
Selain PAD dari sektor PBB-P2, bupati termuda sepanjang sejarah pemerintahan Kabupaten Tuban ini juga meminta tim untuk lebih mengintensifkan potensi PAD dari sektor lain yang bisa dioptimalkan, seperti sektor pariwisata, restoran, dan papan reklame. Sebab, meningkatnya jumlah PAD berbanding lurus pada pembiayaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. ‘’Karena itu potensi PAD yang ada harus dimaksimalkan. Kita harus kejar PAD dari berbagai sektor,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Kembalikan Esensi Hari Ibu, Bupati Yes Ajak Sungkem kepada Ibu

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/