alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Sunday, September 25, 2022

Disdik Belum Miliki Pejabat Teknis

Ratusan Ruang Kelas di Bojonegoro Belum Diperbaiki

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Perbaikan ruang kelas rusak di Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro belum dimulai. Gegaranya, disdik belum mendapatkan pejabat teknis untuk melaksanakan kegiatan konstruksi itu. DPRD Bojonegoro mengingatkan bahwa tidak terserapnya anggaran bakal menyebabkan tingginya sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa).

 

Kabid Pendidikan Dasar Disdik Bojonegoro Fatkhur Rochim mengatakan, perbaikan ruang kelas hingga kini masih belum berlangsung. Itu disebabkan masih belum adanya pejabat pembuat komitmen (PPKom) dari dinas teknis.

Sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), PPKom harus berasal dari dinas teknis. ‘’Kami minta dari dinas cipta karya. Tapi, belum dapat,’’ ungkapnya kemarin.

 

- Advertisement -

Belum adanya PPKom dari dinas teknis karena banyaknya pekerjaan ditangani di dinas tersebut. Sehingga, dinas perumahan kawasan permukiman dan cipta karya (PKPCK) belum bisa memperbantukan pejabat teknisnya ke disdik.

Baca Juga :  Enya Ebiarta Ariani, Pemain Futsal dan Sepak Bola Putri

 

Rochim menjelaskan, awal tahun ini KPK menyarankan agar pekerjaan rehab dan pembangunan dilaksanakan oleh dinas teknis. Jika dilaksanakan sendiri oleh disdik, harus dibantu oleh PPKom dari dinas teknis. ‘’Kami belum bisa memastikan kapan bisa dilaksanakan. Yang jelas jika sudah ada PPKom dari dinas teknis pekerjaan akan segera dimulai,’’ jelasnya.

 

Tahun ini ruang kelas rusak ringan dan berat akan diperbaiki disdik. Pekerjaan itu dilaksanakan dengan metode pemilihan langsung (PL) dan lelang. Saat ini perbaikan sekolah sudah dimulai yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

 

Proses pengiriman berkas pencairan oleh disdik sudah selesai dilakukan. Selanjutnya adalah proses pencairan dilakukan oleh badan pengelolaan keuangan dan aset daerah atau BPKAD. (zim/rij)

Baca Juga :  8.936 Peserta Selesai Mewarnai Kaligrafi Radar Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Perbaikan ruang kelas rusak di Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro belum dimulai. Gegaranya, disdik belum mendapatkan pejabat teknis untuk melaksanakan kegiatan konstruksi itu. DPRD Bojonegoro mengingatkan bahwa tidak terserapnya anggaran bakal menyebabkan tingginya sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa).

 

Kabid Pendidikan Dasar Disdik Bojonegoro Fatkhur Rochim mengatakan, perbaikan ruang kelas hingga kini masih belum berlangsung. Itu disebabkan masih belum adanya pejabat pembuat komitmen (PPKom) dari dinas teknis.

Sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), PPKom harus berasal dari dinas teknis. ‘’Kami minta dari dinas cipta karya. Tapi, belum dapat,’’ ungkapnya kemarin.

 

- Advertisement -

Belum adanya PPKom dari dinas teknis karena banyaknya pekerjaan ditangani di dinas tersebut. Sehingga, dinas perumahan kawasan permukiman dan cipta karya (PKPCK) belum bisa memperbantukan pejabat teknisnya ke disdik.

Baca Juga :  Menentukan Nasib Jembatan Glendeng, Jadi Aset Bojonegoro atau Tuban?

 

Rochim menjelaskan, awal tahun ini KPK menyarankan agar pekerjaan rehab dan pembangunan dilaksanakan oleh dinas teknis. Jika dilaksanakan sendiri oleh disdik, harus dibantu oleh PPKom dari dinas teknis. ‘’Kami belum bisa memastikan kapan bisa dilaksanakan. Yang jelas jika sudah ada PPKom dari dinas teknis pekerjaan akan segera dimulai,’’ jelasnya.

 

Tahun ini ruang kelas rusak ringan dan berat akan diperbaiki disdik. Pekerjaan itu dilaksanakan dengan metode pemilihan langsung (PL) dan lelang. Saat ini perbaikan sekolah sudah dimulai yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

 

Proses pengiriman berkas pencairan oleh disdik sudah selesai dilakukan. Selanjutnya adalah proses pencairan dilakukan oleh badan pengelolaan keuangan dan aset daerah atau BPKAD. (zim/rij)

Baca Juga :  Emas Hitam Tak Lagi Mengilap Seperti Dulu 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Telur Mata Sapi

MenPAN-RB Ajak Survei Kepuasan Publik

Proyek RPH Blora, Dinilai Lambat

Dinas PMD Masih Konsultasi dengan Pakar


/