alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Kemenag Bojonegoro Fokus Bereskan Administrasi Haji

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemerintah Arab Saudi telah memberikan lampu hijau penyelenggaraan ibadah haji. Namun, belum mengumumkan kuota haji. Selain itu, DPR RI dan pemerintah pusat masih menggodok biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2022. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro memilih membereskan administrasi calon jemaah haji.

 

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Yasmani mengatakan, belum bisa berbicara banyak terkait kuota haji tahun ini. Karena masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat.

 

Adapun berdasar porsi haji 2020, totalnya ada 1.456 calon jamaah haji (CJH).

Pihaknya fokus membereskan adminstrasi para CJH. Di antarnya penggantian paspor telah kedaluwarsa. “Berdasar data kami ada 58 CJH paspornya sudah kedaluwarsa. Sudah kami lakukan penggantian. Karena para CJH itu harus foto paspor lagi,” tuturnya.

Baca Juga :  Bertambah 522 CJH, Didominasi Petani

 

Terkait vaksinasi meningitis, influenza, dan Covid-19 bagi seluruh CJH juga ditargetkan rampung bulan ini. “Saat ini vaksinasi bagi CJH berjalan di masing-masing puskesmas. Tiap puskesmas punya data by name by address para CJH tersebut,” terangnya.

 

Sementara itu, perihal pelunasan BPIH 2022 masih menunggu penetapan dari DPR RI. Diperkirakan BPIH 2022 sekitar Rp 42 juta hingga Rp 45 juta. Kenaikan BPIH itu penyesuaian kebutuhan protokol kesehatan (prokes) di tengah pandemi Covid-19. Adapun BPIH sebelum pandemi Covid-19, kisaran Rp 37,5 juta.

 

Jadwal keberangkatan haji 2022 diperkirakan awal Juni mendatang. Mengingat awal Juli memasuki Idul Adha. “Kalau manasik haji dijadwalkan saat bulan Syawal atau Mei,” imbuhnya. (bgs/rij)

Baca Juga :  Target Pengadaan Beras Menurun

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemerintah Arab Saudi telah memberikan lampu hijau penyelenggaraan ibadah haji. Namun, belum mengumumkan kuota haji. Selain itu, DPR RI dan pemerintah pusat masih menggodok biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2022. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro memilih membereskan administrasi calon jemaah haji.

 

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Yasmani mengatakan, belum bisa berbicara banyak terkait kuota haji tahun ini. Karena masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat.

 

Adapun berdasar porsi haji 2020, totalnya ada 1.456 calon jamaah haji (CJH).

Pihaknya fokus membereskan adminstrasi para CJH. Di antarnya penggantian paspor telah kedaluwarsa. “Berdasar data kami ada 58 CJH paspornya sudah kedaluwarsa. Sudah kami lakukan penggantian. Karena para CJH itu harus foto paspor lagi,” tuturnya.

Baca Juga :  Game Online Tak Geser Pasar PS 

 

Terkait vaksinasi meningitis, influenza, dan Covid-19 bagi seluruh CJH juga ditargetkan rampung bulan ini. “Saat ini vaksinasi bagi CJH berjalan di masing-masing puskesmas. Tiap puskesmas punya data by name by address para CJH tersebut,” terangnya.

 

Sementara itu, perihal pelunasan BPIH 2022 masih menunggu penetapan dari DPR RI. Diperkirakan BPIH 2022 sekitar Rp 42 juta hingga Rp 45 juta. Kenaikan BPIH itu penyesuaian kebutuhan protokol kesehatan (prokes) di tengah pandemi Covid-19. Adapun BPIH sebelum pandemi Covid-19, kisaran Rp 37,5 juta.

 

Jadwal keberangkatan haji 2022 diperkirakan awal Juni mendatang. Mengingat awal Juli memasuki Idul Adha. “Kalau manasik haji dijadwalkan saat bulan Syawal atau Mei,” imbuhnya. (bgs/rij)

Baca Juga :  Xi Jinping yang Tiada Tanding 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/