alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Gempa 5,2 SR di Tuban, Tak Berpotensi Tsunami

Radar Tuban – Gempa berkekuatan 5,2 skala Richter (SR) mengguncang perairan Tuban kemarin (16/2) sekitar pukul 15.42. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban Rofiq Isa Manshur mengatakan, meski berkekuatan cukup besar, gempa tersebut tak berpotensi tsunami. Juga tak berpengaruh terhadap tinggi gelombang.

Dikatakan dia, hanya terjadi riak kecil yang mungkin terlihat selama beberapa menit setelah gempa terjadi. ‘’Tidak perlu khawatir, hanya fenomena alam biasa dan tidak berpotensi tsunami,’’ tegas dia yang mengimbau masyarakat tak perlu panik.

Rofiq menerangkan, gempa terjadi di titik koordinat 6,70 lin tang selatan dan 112,05 bujur timur. Persisnya, 21 kilometer di timur laut perairan Tuban. Gempa tersebut berada di kedalaman 649 kilometer di bawah permukaan laut. ‘’Dengan jarak sedalam itu, guncangan gempa tidak dirasakan di daratan Tuban. Justru gempa dirasakan di sekitar Nusa Tenggara Barat (NTB),’’ terangnya.

Baca Juga :  Pemkab Tuban Sukses Kembangkan Pertanian Modern

Pria kelahiran Bondowoso ini menyampaikan, sementara gempa terjadi sekali. Pemicunya, pergeseran lempeng bumi Eurasia di sebagian wilayah Pulau Jawa. Kalau lokasinya dangkal dan dekat daratan, menurut Rofiq, gempa 5,2 SK baru terasa.

Radar Tuban – Gempa berkekuatan 5,2 skala Richter (SR) mengguncang perairan Tuban kemarin (16/2) sekitar pukul 15.42. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban Rofiq Isa Manshur mengatakan, meski berkekuatan cukup besar, gempa tersebut tak berpotensi tsunami. Juga tak berpengaruh terhadap tinggi gelombang.

Dikatakan dia, hanya terjadi riak kecil yang mungkin terlihat selama beberapa menit setelah gempa terjadi. ‘’Tidak perlu khawatir, hanya fenomena alam biasa dan tidak berpotensi tsunami,’’ tegas dia yang mengimbau masyarakat tak perlu panik.

Rofiq menerangkan, gempa terjadi di titik koordinat 6,70 lin tang selatan dan 112,05 bujur timur. Persisnya, 21 kilometer di timur laut perairan Tuban. Gempa tersebut berada di kedalaman 649 kilometer di bawah permukaan laut. ‘’Dengan jarak sedalam itu, guncangan gempa tidak dirasakan di daratan Tuban. Justru gempa dirasakan di sekitar Nusa Tenggara Barat (NTB),’’ terangnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Tuban Tembus 5.000 Pasien

Pria kelahiran Bondowoso ini menyampaikan, sementara gempa terjadi sekali. Pemicunya, pergeseran lempeng bumi Eurasia di sebagian wilayah Pulau Jawa. Kalau lokasinya dangkal dan dekat daratan, menurut Rofiq, gempa 5,2 SK baru terasa.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/